Kompetisi ini sudah mati suri sejak 2019 lalu. Ironisnya, itu tahun pertama liga sepak bola wanita kasta tertinggi digelar. PSSI sebelumnya berencana menghidupkannya kembali pada 2027, namun memutuskan untuk mempercepatnya.
Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Komisaris IWL, Vivin Cahyani, menyatakan basis talenta pesepak bola putri kian melimpah, menyusul banyaknya kompetisi yang digelar swasta. Aspek itu yang membuat federasi memberanikan diri guna menggelar liga lebih cepat
"Hari ini, tanggal 11 Agustus, kita yang sudah lama ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Hari ini secara resmi Liga Putri Indonesia akan diselenggarakan lagi pada tahun ini. Kita juga bisa melihat bahwa talent pool tahun-tahun belakangan ini makin bertambah, sehingga tahun ini kami memberanikan diri untuk memulai," kata Vivin Cahyani.