Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino di New York, Amerika Serikat, Rabu (24/9).
Melansir CNN, bukan cuma pembayaran pesangon, tapi UEFA mengaku tahu ada uang yang dipakai untuk membiayai pendidikan MBA bagi pegawai tersebut. UEFA heran dana tersebut bisa mengalir dengan mudah, padahal regulasi mengenai kompensasi pegawai telah diperketat sejak 2016, tanpa memandang jabatannya.
"Pembayaran pesangon telah diberikan kepada individu yang bersangkutan, disertai dengan biaya untuk mengikuti program MBA di sebuah sekolah bisnis setempat. Pembayaran tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi staf yang meninggalkan organisasi pada saat itu. Peraturan tersebut telah diperketat sejak 2016, dan peraturan staf yang berlaku saat ini, yang diterapkan kepada seluruh karyawan UEFA, di tingkat apa pun, mencerminkan standar berlaku di organisasi modern dan berprofil tinggi," tulis UEFA.