Baru-baru ini juga, Mbappe membuka sebuah celah atas adanya konflik internal di Madrid. Dia menyebutkan jika selama ini tak main karena sudah didemosi oleh pelatih Alvaro Arbeloa sebagai striker keempat Los Blancos.
"Saya sudah 100 persen. Saya gak main karena pelatih bilang cuma pilihan keempat setelah Franco Mastantuono, Vinicius Junior, dan Gonzalo. Saya menerimanya dan bermain sesuai waktu yang diberikan. Saya rasa telah bermain bagus," ujar Mbappe, dilansir ESPN.
Langsung saja, Arbeloa merespons pernyataan Mbappe. Menurut eks pemain Liverpool itu, Mbappe hanya salah paham atau tidak mendengar dengan jelas apa instruksinya saat menggelar pembicaraan secara khusus.
Dalam momen itu, Arbeloa mengaku jika Mbappe harus sadar posisinya di Madrid tak aman karena memiliki empat striker.
"Kalau saya gak pilih, dia gak main. Saya yang menentukan, karena pelatihnya. Saya gelar pembicaraan dengannya dan tak paham apakah dia mengerti artinya. Hari ini, dia gak main karena ini bukan momen hidup dan mati. Berselang tujuh hari, dia akan main sebagai striker utama. Saya paham dia gak senang, tapi ini keputusan yang sudah disesuaikan dengan situasinya," ujar Arbeloa.