Memuji Dominasi Spanyol di Ballon d'Or 2026: Raih 8 Penghargaan

Spanyol meraih delapan dari 13 penghargaan Ballon d'Or 2026 di London, sementara Inggris mendapat tiga penghargaan serta Prancis dan Meksiko masing-masing satu.
Lamine Yamal dan Vicky López mempertahankan Trofi Kopa; Unai Simon dan Cata Coll memenangkan Trofi Yashin perdana; Luis de la Fuente serta Pere Romeu dinobatkan pelatih terbaik.
Alexia Putellas merebut Ballon d'Or Féminin ketiganya, memperpanjang enam musim beruntun kemenangan pemain Spanyol; Barcelona Femení juga menjadi Klub Putri Terbaik Tahun Ini.
Jakarta, IDN Times – Spanyol mendominasi malam penganugerahan Ballon d'Or 2026 yang berlangsung di London, Selasa (27/10/2026) dini hari WIB. Dari total 13 penghargaan yang diberikan di London Palladium Theatre, delapan di antaranya berhasil diraih pemain, pelatih, atau klub asal Negeri Matador.
Sementara itu, lima penghargaan lainnya terbagi untuk perwakilan Inggris, Prancis, dan Meksiko. Inggris membawa pulang tiga penghargaan, sedangkan Prancis dan Meksiko masing-masing meraih satu penghargaan.
Dominasi Spanyol terlihat jelas dalam kategori Pemain Muda Terbaik, Kiper Terbaik, dan Pelatih Terbaik. Keenam penghargaan di kategori putra dan putri tersebut seluruhnya diraih oleh perwakilan Spanyol.
1. Lamine Yamal dan Vicky López pertahankan Trofi Kopa
Lamine Yamal kembali meraih Trofi Kopa kategori putra. Bintang Barcelona tersebut berhasil mempertahankan penghargaan Pemain Muda Terbaik untuk tahun ketiga secara beruntun.
Di kategori putri, penghargaan Pemain Muda Terbaik kembali menjadi milik pemain Barcelona. Vicky López sukses mempertahankan trofi yang diraihnya pada tahun sebelumnya.
2. Unai Simon dan Cata Coll raih Trofi Yashin
Spanyol juga mendominasi kategori kiper terbaik melalui Unai Simon dari Athletic Bilbao dan Cata Coll dari Barcelona. Keduanya masing-masing meraih Trofi Yashin kategori putra dan putri untuk pertama kalinya dalam karier mereka.
Bagi Simon, pencapaiannya semakin istimewa berkat penampilan bersama Timnas Spanyol. Ia disebut turut berperan dalam keberhasilan La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2026 setelah hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Di kategori pelatih, pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Sepak Bola Putra. Pelatih berusia 65 tahun tersebut menghabiskan sebagian besar kariernya di lingkungan sepak bola Spanyol, termasuk menangani berbagai kelompok usia tim nasional sebelum mencapai posisi saat ini.
Sementara itu, Pere Romeu meraih penghargaan Pelatih Terbaik Sepak Bola Putri berkat kontribusinya bersama Barcelona Femení. Romeu juga membawa timnya meraih empat trofi sepanjang musim 2025/26. Barcelona Femení pun dinobatkan sebagai Klub Putri Terbaik Tahun Ini.
3. Alexia Putellas raih Ballon d'Or Féminin ketiga
Alexia Putellas kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola putri setelah memenangkan Ballon d'Or Féminin 2026. Penghargaan tersebut menjadi trofi ketiga bagi bintang asal Spanyol itu sepanjang kariernya.
Putellas menjadi salah satu pemain kunci Barcelona Femení dalam menjalani musim 2025/2026 yang sukses. Performa dan kontribusinya mengantarkan dirinya kembali dinobatkan sebagai pemain putri terbaik dunia.
Meski kini telah bergabung dengan London City Lionesses, Putellas menegaskan dalam pidato kemenangannya bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di Barcelona.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang dominasi pemain Spanyol dalam perebutan Ballon d'Or Féminin. Dalam enam musim terakhir, penghargaan tersebut selalu diraih pemain asal Spanyol.
4. Banyak wakil LaLiga di nominasi Ballon d'Or 2026
Sejumlah pemain LaLiga juga menempati posisi teratas dalam daftar peringkat. Kylian Mbappé finis di posisi kedua, diikuti Lamine Yamal di urutan ketiga dan Rodri di posisi keempat.
Bagi Mbappé, hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang keikutsertaannya dalam perebutan Ballon d'Or. Sementara itu, Yamal kembali menembus tiga besar untuk kedua kalinya sebelum berusia 20 tahun.
Secara keseluruhan, hasil Ballon d'Or 2026 menjadi panggung bagi sepak bola Spanyol untuk menunjukkan kekuatannya. Delapan penghargaan yang diraih pemain, pelatih, dan klub asal Spanyol menjadi penanda dominasi.

















