Vincenzo Grifo, Top Skor Sepanjang Masa Freiburg yang Baru

Freiburg berhasil lolos secara comeback dari 16 besar Liga Europa 2025/2026. Tertinggal 0-1 pada leg pertama (12/3/2026), tim asuhan Julian Schuster membalikkan keadaan dengan mengalahkan Genk 5-1 pada leg kedua, Kamis (19/3/2026). Vincenzo Grifo menjadi salah satu pemain dengan kontribusi paling krusial karena menyumbang sepasang gol dan assist.
Tidak hanya membuat klubnya bakal bermain pada perempat final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, Grifo juga mengukir rekor individu pada laga ini. Gol itu resmi menasbihkannya sebagai top skor sepanjang masa Freiburg. Penggawa dengan nomor punggung 32 tersebut sudah 106 kali membobol gawang lawan dengan seragam Die Breisgauer.
1. Gol bersejarah Vincenzo Grifo membuat Freiburg kembali unggul atas Genk
Freiburg bermain di kandang, Europa-Park Stadion, saat melakoni leg kedua 16 besar Liga Europa 2025/2026 melawan Genk pada Kamis (19/3/2026). Mereka berhasil menyamakan agregat usai Matthias Ginter menanduk umpan Vincenzo Grifo pada menit 19. Freiburg lantas berbalik memimpin berkat gol Igor Matanovic pada menit 25. Namun, Genk membuat keadaan kembali imbang lewat Matte Smets pada menit 39. Grifo kemudian membawa Freiburg unggul lagi pada menit 53. Ia memaksimalkan blunder Smets ketika melepaskan umpan di kotak penaltinya sendiri.
Freiburg akhirnya mengamankan tiket perempat final setelah menambah dua gol melalui Yuito Suzuki pada menit 56 dan Maximilian Eggestein pada menit 79. Bagi Grifo, gol yang membuatnya menjadi top skor sepanjang masa Freiburg terasa makin istimewa. Sebab, ia bertindak sebagai kapten pada laga ini. Pemain setinggi 1,8 meter itu menggantikan tugas Christian Guenter yang hanya duduk di bangku cadangan. Namun, Grifo tidak bermain penuh. Pria berpaspor Italia yang lahir di Jerman pada 7 April 1993 tersebut keluar lapangan pada menit 72 dan digantikan Derry Scherhant.
2. Vincenzo Grifo membuat 106 gol untuk Freiburg dari 347 penampilan
Vincenzo Grifo menjadi top skor sepanjang masa Freiburg yang anyar dengan 106 gol. Ia membuatnya dalam 347 penampilan. Grifo membela Freiburg pada 2 periode berbeda. Ia pertama kali bergabung dari Hoffenheim pada 2015 ketika klub masih bermain di Bundesliga Jerman 2. Grifo langsung menjadi bintang dengan mencetak 14 gol dan 11 assist yang membuat Freiburg naik kasta. Grifo kemudian membuat 6 gol dan 7 assist di Bundesliga Jerman 2016/2017. Meski produktivitas dan kreativitasnya menurun, Borussia Moenchengladbach tidak ragu untuk memboyongnya pada awal 2017/2018. Sayangnya, perkembangan Grifo di Gladbach terhenti. Salah satu penyebabnya adalah cedera. Ia hanya bermain 18 kali selama 801 menit di semua kompetisi dengan membuat 4 assist dan nirgol.
Grifo lantas kembali secara permanen ke Hoffenheim pada awal 2018/2019. Namun, performanya juga tidak membaik. Ia cuma membuat 10 penampilan selama 455 menit, 1 gol, dan 3 assist sepanjang paruh pertama. Freiburg kemudian memanfaatkan situasi dengan mengajukan peminjaman pada Januari 2019. Grifo sangat menyambut kesempatan ini. Beruntungnya, Hoffenheim menerima proposal dari Freiburg. Grifo pun langsung moncer bersama Freiburg dengan mencetak 6 gol dan 3 assist hanya dari 16 kali tampil pada paruh kedua Bundesliga 2018/2019. Freiburg akhirnya memiliki lagi Grifo secara utuh usai menebusnya dengan harga sekitar 7 juta euro (121,67 miliar) pada 2 September 2019. Kontraknya sekarang tersisa sampai 30 Juni 2027.
3. Vincenzo Grifo bangga menjadi top skor sepanjang masa Freiburg karena bukan striker murni
Vincenzo Grifo menjadi top skor sepanjang masa Freiburg yang baru dengan melewati Nil Petersen yang membuat 105 gol dalam 277 penampilan pada 2015—2023. Ada satu hal spesifik yang membuatnya sangat bangga dengan pencapaian ini. Itu adalah karena statusnya sebagai gelandang, tidak seperti Petersen yang merupakan striker murni.
Grifo mendapat pengakuan dari Joachim Loew yang berposisi sama dengan Petersen. Loew ada di urutan ketiga dalam daftar top skor sepanjang masa Freiburg dengan 83 gol. Grifo mengungkapkan, pelatih yang membawa Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 itu memujinya karena mampu membuat begitu banyak gol dari wilayah operasionalnya di lapangan.
Grifo tampaknya akan memegang titel top skor sepanjang masa Freiburg dalam waktu yang lama. Sebab, per 20 Maret 2026, orang terdekat yang bisa melewatinya saja adalah Lucas Hoeler yang hanya mengoleksi 47 gol. Hoeler pun rasanya sulit untuk mencapai misi tersebut karena statusnya saat ini bukan pemain penting di tim dan usianya cuma setahun lebih muda dari Grifo. Lantas, berapa total gol yang akan dibuat Grifo untuk Freiburg sebelum benar-benar meninggalkan mereka?


















