Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Merekam Perjalanan Persib Menuju Hat-Trick Super League

Merekam Perjalanan Persib Menuju Hat-Trick Super League
Tim dan ofisial Persib Bandung mengangkat piala usai menjuarai BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026). ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr
Intinya Sih
  • Persib Bandung menjuarai Super League 2025/26 setelah unggul atas Borneo FC, sekaligus mencetak hat-trick gelar juara liga tiga musim beruntun.
  • Awal musim berjalan sulit bagi Persib karena adaptasi pemain baru dan inkonsistensi performa, hingga kemenangan di ACL2 melawan Bangkok United jadi titik balik penting.
  • Memasuki putaran kedua, Persib tampil dominan tanpa kekalahan dalam 17 laga terakhir, menutup musim dengan rekor 24 kemenangan dari total 34 pertandingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persib Bandung merupakan cermin dari efektivitas di Super League 2025/26. Bukan cuma perkara cinta atau budaya yang diwariskan turun temurun di Kota Kembang, tim ini jadi ejawantah dari sebuah kualitas.

Skuad Maung Bandung sukses meraih gelar juara Super Leagu 2025/26, selepas mengungguli Borneo FC Samarinda di klasemen akhir liga. Ini jadi kali ketiga secara beruntun, Persib meraih gelar liga.

Keberhasilan Persib kembali jadi juara tak lepas dari terjaganya kualitas yang mereka miliki. Hal itu tercermin dari perjalanan Persib sepanjang musim 2025/26.

1. Sempat terseok-seok di awal musim

Kebutuhan IDN Times (2).jpg
Salah satu momen pertandingan laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung versus PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Gedebage pada 27 Desember 2025. (Instagram.com/psm_makassar)

Di awal musim 2025/26, Persib sempat terseok-seok dan inkonsisten. Banyaknya pemain asing dan lokal yang baru membela tim membuat kohesi belum tercipta di tim ini. Permainan masih berpusat pada individu.

Persib sempat kalah dari Persijap, serta diimbangi PSIM Yogyakarta di awal musim ini. Tak cuma itu, mereka juga pernah kalah dari Persita Tangerang. Keraguan pun sempat menyeruak sampai Oktober 2025.

2. Mulai menemukan ritme

Persib Bandung menang atas Persis Solo di Super League 2025/26. (Dok. Persib)
Persib Bandung menang atas Persis Solo di Super League 2025/26. (Dok. Persib)

Pada laga kedua fase grup AFC Champions League Two (ACL2) 2025/26, Persib menang atas Bangkok United. Laga inilah yang jadi titik balik bagi Persib. Mereka menemukan ritmenya.

Selepas laga ini, Persib berhasil menang enam kali beruntun di Super League 2025/26, termasuk mengalahkan Bali United, Dewa United, dan Borneo FC Samarinda. Meski sempat kalah dari Malut United, itu tak berpengaruh.

Di sini, ritme Persib sudah terbentuk. Kendati gagal di 16 besar ACL2 2025/26, mereka sukses melaju tanpa henti di Super League 2025/26.

3. Melaju tak terhentikan sampai akhir

large_ramon_barros_madura_sut_322982d7f4.jpg
Persib Bandung menang dalam laga pekan 23 Super League 2025/26 melawan Madura United dengan skor 5-0. Dok Persib

Memasuki putaran kedua pasca laga lawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib tak terhenti. Dalam 17 laga di putaran kedua, tim Maung Bandung tidak tersentuh kekalahan.

Selama periode itu, Persib tercatat hanya lima kali imbang. Sisanya, 12 laga berakhir dengan kemenangan bagi mereka, tanpa sekalipun menderita kekalahan. Solidnya Persib sudah tak terbantahkan.

Total dari 34 laga yang Persib lakoni di liga, mereka menang 24 kali, imbang tujuh kali, dan cuma kalah tiga kali. Tak ayal, mereka sukses mengunci gelar Super League 2025/26, sekaligus memastikan diri juara liga tiga musim beruntun.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More