3 Musim Pertama Ole Romeny Cetak Gol pada Pertandingan Pembuka

- Ole Romeny mencetak gol saat Fortuna Sittard menahan PSV Eindhoven 2-2 pada laga pembuka Eredivisie 2026/2027, meski golnya pada menit keenam dianulir karena offside.
- Gol menit ke-42 Romeny memanfaatkan kesalahan Ryan Flamingo; PSV kemudian berbalik unggul, sebelum Edouard Michut menyelamatkan Fortuna lewat gol pada menit 90+2.
- Ini menjadi gol laga pembuka senior ketiga Romeny, setelah bersama FC Utrecht pada 2024/2025 dan FC Emmen pada 2022/2023, yang menjadi musim paling produktifnya dengan 12 gol.
Ole Romeny berhasil mencetak gol pada pertandingan perdana di Eredivisie Belanda 2026/2027, Sabtu (8/8/2026). Striker Timnas Indonesia itu membantu Fortuna Sittard menahan PSV Eindhoven 2-2. Ini merupakan musim ketiga ketika pria yang lahir di Nijmegen pada 2 Juni 2000 tersebut mampu membuat gol pada laga pembuka.
1. Ole Romeny sempat membawa Fortuna Sittard unggul saat melawan PSV Eindhoven pada 8 Agustus 2026
Ole Romeny dan Fortuna Sittard memulai Eredivisie 2026/2027 dengan melawan PSV Eindhoven sebagai tamu di Philips Stadion. Romeny mengejutkan juara bertahan tersebut dengan golnya pada menit 42. Pemain yang mengenakan nomor punggung 10 tersebut memaksimalkan blunder Ryan Flamingo. Kiper Romeny, Mattijs Branderhorst, melepaskan umpan panjang. Flamingo kemudian memberikan backpass dengan kepalanya kepada penjaga gawangnya, Matej Kovar. Namun, Romeny dengan cerdik memotongnya. Ia mengontrol bola dengan dada sebelum menaruhnya ke gawang dengan kaki kanan.
Sayangnya, Fortuna hanya bisa mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 2-2. Flamingo menebus kesalahannya dengan mencetak gol pada menit 55. Ia menanduk umpan sepak pojok dari Ivan Perisic. PSV lantas berbalik unggul lewat gol Noah Fernandez pada menit 74. Namun, Fortuna mampu menghindar dari kekalahan berkat gol Edouard Michut pada menit 90+2. Romeny tidak tergantikan sampai pertarungan selesai. Sosok yang resmi melakukan naturalisasi pada 8 Februari 2025 itu sebetulnya sempat membuat gol pada menit keenam. Namun, wasit menganulirnya akibat offside.
2. Gol tunggal Ole Romeny membawa FC Utrecht menang atas PEC Zwolle pada partai perdana Eredivisie 2024/2025
Sebelum 2026/2027, Ole Romeny mencetak gol terakhirnya pada pertandingan pembuka musim pada 2024/2025. Saat itu, ia melakukannya juga di Eredivisie, tetapi untuk FC Utrecht. Torehan Romeny ini menjadi gol tunggal Utrecht yang membuat mereka menang di kandang, Stadion Galgenwaard, atas PEC Zwolle. Menariknya, gol Romeny juga kembali berawal dari blunder lawan. Jens Toornstra memotong backpass Davy van den Berg. Toornstra kemudian mengirim umpan ke tiang jauh dan Romeny menuntaskannya dengan tap-in mudah.
Sebagai catatan, Romeny juga berhasil mencetak gol pada pekan berikutnya. Ia membawa Utrecht memimpin atas Heerenveen pada menit ketiga. Namun, mereka hanya meraih satu poin pada akhir laga. Setelahnya, Romeny cuma bisa menambah satu gol sebelum musim selesai. Pilar setinggi 1,85 meter tersebut menciptakannya untuk Oxford United pada pekan ke-35 Championship Inggris. Personel pinjaman ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 53. Sayangnya, Romeny dan Oxford menuntaskan pertandingan dengan kekalahan 2-3.
3. Ole Romeny mencetak gol hiburan FC Emmen saat dibantai PSV Eindhoven 1-4 pada 2022/2023
Musim pertama ketika Ole Romeny berhasil mencatatkan namanya di papan skor terjadi di Eredivisie 2022/2023. Seperti pada 2026/2027, ia juga membobol gawang PSV Eindhoven di Philips Stadion. Sayangnya, gol Romeny hanya menjadi hiburan bagi FC Emmen. Mereka dibantai 1-4. Romeny menciptakan golnya pada menit 61. Ia mengontrol umpan dari Lucas Bernadou di kotak penalti dengan kaki kanan, berbalik badan, dan langsung melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kiri. Sebelumnya, PSV sudah mendapat empat golnya dari Johan Bakayoko, bunuh diri Maikel Kieftenbeld, dan Cody Gakpo (2).
Meski begitu, gol tersebut terbukti menjadi awal yang bagus bagi Romeny. Sebab, ia tercatat berhasil mengakhiri kompetisi dengan torehan 12 gol. Romeny bahkan terekam mengemas brace yang membawa Emmen menang 2-0 atas Excelsior pada pekan ke-25 dan hattrick yang membuat timnya mengalahkan Heerenveen 3-2 secara comeback. Ini masih menjadi musim paling produktif dalam kariernya. Sebagai catatan, Romeny juga sebetulnya mampu mencetak gol pada pertandingan perdana pada 2017/2018. Ia menyumbang satu gol dalam kemenangan 5-0 NEC Nijmegen atas Sparta Rotterdam. Namun, ini tercipta di Divisie 1 Fall U-19 alias ajang level junior.
Dua momen pertama ketika Romeny mampu mencetak gol pada pertandingan pembuka masih menjadi musim paling produktif sepanjang kariernya di level senior. Ia kemudian kembali berhasil mengantongi gol pada pertandingan perdana pada 2026/2027. Lantas, berapa gol yang bakal dikumpulkan Romeny pada akhir kompetisi nanti?


















