Jakarta, IDN Times - Kevin Lamour akhirnya dipecat oleh FIFA dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer usai melancarkan kritik kepada Presiden Gianni Infantino. Pemecatan ini terjadi hanya dua pekan setelah Kevin melancarkan protes kepada Infantino akibat proyek FIFA Forward Enterprise yang dijadikan ujung tombak dalam penjualan saham Piala Dunia.
Dilansir Sky News, Kevin dipecat setelah mengabdi selama dua tahun. Menurut keterangan FIFA, masa bakti Kevin berakhir sejak Senin (17/8/2026).
"FIFA mengonfirmasi, hubungan kerja dengan Kevin Lamour sebagai FIFA Chief Operating Officer berakhir pada 17 Agustus 2026. FIFA berterima kasih kepada Kevin atas dua tahun pengabdiannya dan berharap yang terbaik untuknya di masa mendatang," begitu pernyataan resmi FIFA.
