Cesc Fabregas baru memulai karier kepelatihannya bersama Como 1907 pada November 2023. Ia kala itu berstatus sebagai pelatih interim menggantikan posisi Osian Roberts. Meski minim pengalaman di dunia kepelatihan, pria asal Spanyol itu langsung membuat gebrakan dengan membawa Como promosi ke Serie A usai finis di peringkat kedua Serie B 2023/2024. Fabregas langsung dipercaya sebagai manajer tetap Como pada Juli 2024. Ia sukses mempertahankan posisi Como di Serie A dengan finis di peringkat 10 klasemen akhir 2024/2025.
Fabregas kemudian mengantarkan Como melaju ke Liga Champions 2026/2027 usai menempati posisi ke-4 pada klasemen akhir Serie A 2025/2026. Hebatnya lagi, ia mampu memoles para pemain muda Como menjadi pilar utama tim, seperti Martin Baturina, Jacobo Ramon, Nico Paz, dan Tazos Douvikas. Pencapaian tersebut membuat Fabregas dinobatkan sebagai Serie A Coach of the Year 2025/2026. Ia mengalahkan Cristian Chivu yang membawa Inter Milan menjuarai Serie A pada musim tersebut.
Ketiga pelatih telah mengukir prestasi mentereng bersama klubnya masing-masing. Eriksson sukses menciptakan sejarah bagi Lazio dengan menjuarai Serie A 1999/2000. Mourinho menjadi satu-satunya pelatih asing yang mampu meraih treble winner bersama Inter Milan. Sementara itu, Fabregas mampu memimpin Como finis ke UCL untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.