Peluang Juara Real Madrid Sirna Usai Imbang dengan Girona?

- Real Madrid hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona di Santiago Bernabeu, membuat jarak dengan Barcelona bisa melebar hingga sembilan poin.
- Pelatih Alvaro Arbeloa menilai timnya seharusnya menang karena tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, namun gagal memanfaatkannya secara maksimal.
- Arbeloa mengkritik keras keputusan wasit dan VAR yang tidak memberikan penalti setelah insiden pelanggaran terhadap Mbappe di kotak penalti.
Jakarta, IDN Times - Real Madrid berada dalam situasi tak menguntungkan usai gagal menang atas Girona di Santiago Bernabeu, Sabtu dini hari WIB (11/4/2026). Akibat hasil tersebut, jarak poin Madrid dengan Barcelona bisa semakin lebar.
Los Blancos hanya bisa memetik satu poin. Meski sempat unggul lewat gol Federico Valverde (51'), pada akhirnya Girona bisa menyamakan lewat aksi Thomas Lemar berselang 11 menit.
Dengan torehan itu, Madrid kini berjarak enam poin dari Barcelona. Bisa saja marginnya menjadi sembilan, andai Barcelona mampu menang atas Espanyol di Camp Nou, malam nanti WIB.
1. Madrid belum menyerah

Situasi itu membuat posisi Madrid sulit. Los Blancos kini kemungkinan besar gagal jadi juara LaLiga, akibat sering terpeleset dan margin poin begitu jauh.
"Sampai kami kalah, pasti akan mengalaminya. Hal yang tersisa buat kami adalah melakoni setiap laga dan memberikan kesan terbaik. Ini Real Madrid dan hingga titik darah penghabisan harus berjuang," kata pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, dilansir situs resmi klub.
2. Sesal Madrid gagal menang
Arbeloa merasa Madrid seharusnya bisa menang. Sebab, mereka mencetak begitu banyak peluang dan dominan di atas lapangan. Tapi, pertahanan rapat Girona membuat Madrid kewalahan, hingga akhirnya kecolongan.
"Dengan seluruh peluang yang diciptakan, dan kami kebobolan, seharusnya laga ini bisa dimenangkan dengan kekuatan terbaik yang sudah diturunkan. Mempertimbangkan performa pemain, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Sialnya, tak terjadi malah hasil imbang yang diraih," kata Arbeloa.
3. Kecam kinerja wasit
Wasit, menurut Arbeloa, bekerja dengan begitu buruk dalam duel ini. Sempat terjadi insiden di kotak penalti yang membuat Mbappe terkapar dan kepalanya terluka akibat sikutan pemain belakang Girona.
Tapi, wasit tak menunjuk titik putih. Video Assistant Referee (VAR) juga tak memberikan rekomendasi Madrid mendapatkan penalti hingga laga terus berjalan seperti biasanya.
"Bagi saya, itu penalti di sini dan bulan. Setiap pekannya, kami selalu menghadapi situasi ini. Saya gak mengerti dan mungkin semuanya kurang paham kapan VAR mengintervensi," ujar Arbeloa.
















