Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Baru Stade Rennais yang Bikin Gol per GW14 Ligue 1 2025/2026

ilustrasi pertandingan sepak bola
ilustrasi pertandingan sepak bola (pixabay.com/MaDzi)
Intinya sih...
  • Esteban Lepaul menjadi top skor sementara dengan 7 gol dalam 12 laga, tanpa kekalahan saat mencetak gol.
  • Breel Embolo mencetak gol kemenangan atas Paris FC dan satu assist pada laga melawan FC Metz.
  • Mahdi Camara bangkit setelah absen dua pekan dan mencetak 1 gol serta 2 assist dalam laga melawan AS Monaco.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Stade Rennais mempertahankan status mereka sebagai salah satu klub yang masih berpeluang merebut gelar juara Ligue 1 Prancis 2025/2026. Kemenangan tipis 1-0 di kandang FC Metz pada pekan 14 membuat mereka bertahan di papan atas klasemen sementara. Rennes kini mengoleksi 24 poin dari hasil 6 menang, 6 imbang, dan baru 2 kali kalah.

Pemain-pemain baru tim besutan Habib Beye menyita perhatian berkat kontribusi nyata di atas lapangan. Dari 7 pemain yang direkrut pada musim panas 2025, 4 di antaranya telah mencatatkan nama mereka di papan skor. Itu termasuk Valentin Rongier, pahlawan kemenangan atas FC Metz di Stade Saint-Symphorien.

1. Esteban Lepaul tampil moncer dengan torehan tujuh gol

Esteban Lepaul menjawab kepercayaan manajemen Stade Rennais dengan penampilan yang begitu baik. Berstatus sebagai rekrutan termahal pada musim panas 2025, ia tampil moncer dengan torehan 7 gol dalam 12 laga, menjadikannya top skor sementara tim. Kontribusi itu juga berpotensi melewati torehan sembilan golnya di Ligue 1 2024/2025 bersama Angers SCO.

Striker berpaspor Prancis itu tampil gemilang dalam duel kontra Strasbourg Alsace pada pekan 11. Ia dimainkan selama 90 menit dan menjebloskan 3 gol dalam kemenangan 4-1 untuk timnya. Fakta menarik lain mengenai kiprahnya musim ini, Rennes belum pernah merasakan kekalahan saat Lepaul mencetak gol.

2. Breel Embolo menjadi pencetak gol kemenangan atas Paris FC

Breel Embolo memainkan peran penting di lini serang Stade Rennais. Sebagai seorang ujung tombak yang menemani Esteban Lepaul, ia telah mengemas 4 gol dan 1 assist dari 11 kali kesempatan bermain. Sebelumnya, Rennes merekrutnya dari AS Monaco setelah sang pemain mengemas 6 gol dan 5 assist di Ligue 1 2024/2025.

Duel melawan Paris FC pada pekan 12 menjadi bukti pentingnya kehadiran Embolo di skuad Rennes. Bermain sebagai pemain pengganti, ia mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut. Kemudian, satu assist-nya berbuah kemenangan atas FC Metz.

3. Mahdi Camara mencetak 1 gol dan 2 assist dalam laga melawan AS Monaco

Mahdi Camara memulai kiprahnya bersama Stade Rennais pada 2025/2026 dengan situasi yang kurang beruntung. Setelah bermain dalam dua laga pertama Ligue 1, ia harus absen selama dua pekan karena hukaman kartu merah. Namun, pemain yang direkrut dari Stade Brestois itu bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai seorang gelandang.

Camara selalu bermain sejak pekan 5 hingga 14 di Ligue 1 2025/2026 dengan sembilan laga di antaranya selama 90 menit. Ia juga telah mengoleksi 1 gol dan 2 assist, seluruhnya tercipta dalam duel kontra AS Monaco. Berkat kontribusinya, Rennes menang 4-1 dalam duel itu.

4. Valentin Rongier menjadi kapten tim dan telah mencetak satu gol

Valentin Rongier mengikuti jejak tiga pemain lainnya sebagai penggawa baru Stade Rennais yang telah mencetak gol di Ligue 1 2025/2026. Setelah melewati 12 laga sebagai kapten tim sekaligus sosok sentral di lini tengah, ia mencetak satu-satunya gol dalam duel menghadapi FC Metz. Dalam laga itu, ia dipasang di lini tengah selama 90 menit.

Status kapten yang dipegang gelandang berusia 30 tahun itu di Rennes cukup menarik. Sebab, ia bergabung ketika diboyong dari Marseille pada musim panas 2025. Dengan pengalaman berlaga di kasta teratas Prancis sejak 2014/2015, Rongier dinilai sebagai sosok yang cocok untuk memimpin rekan-rekannya.

Perubahan komposisi skuad yang dilakukan Stade Rennais pada bursa transfer musim panas 2025 berbuah manis. Kontribusi para pemain baru membawa harapan kebangkitan setelah tampil buruk hingga finis di peringkat 12 pada musim lalu. Selanjutnya, Pelatih Habib Beye dituntut mempertahankan konsistensi performa anak buahnya dalam laga-laga berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Hattrick Kylian Mbappe di Liga Champions per November 2025

30 Nov 2025, 13:52 WIBSport