Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemain yang Bobol Gawang Jerman di Piala Dunia 2026
ilustrasi pendukung Timnas Jerman (unsplash.com/Fachry Zella Devandra)
  • Timnas Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Paraguay, memperpanjang tren buruk sejak juara pada 2014.
  • Dalam empat laga, lima pemain berbeda berhasil membobol gawang Jerman: Livano Comenencia, Franck Kessie, Nilson Angulo, Gonzalo Plata, dan Julio Enciso.
  • Kegagalan pertahanan dan performa tidak konsisten membuat Jerman kembali gagal menembus babak 16 besar, menjadi sinyal perlunya evaluasi besar bagi Die Mannschaft.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tim Nasional Jerman pulang lebih awal dari Piala Dunia 2026. Kalah dari Paraguay lewat adu penalti pada babak 32 besar, langkah Manuel Neuer dan kolega di panggung dunia ini resmi terhenti. Kegagalan ini melanjutkan tren negatif mereka yang tak pernah mencapai babak 16 besar sejak juara pada 2014.

Sebelum kalah lewat drama adu penalti, pertahanan Die Mannschaft sejatinya tak mampu tampil maksimal. Dari 4 laga, ada 5 pemain yang menjebol gawang mereka. Siapa saja pemain tersebut?

1. Sepakan keras Livano Comenencia gagal ditepis Menuel Neuer

Livano Comenencia, bek kanan Curacao, menjadi pemain pertama yang membobol gawang Jerman di Piala Dunia 2026. Ia mencetak gol penyama kedudukan usai Jerman unggul lebih dahulu lewat gol Felix Nmecha pada laga pertama. Sayangnya, gol Comenencia berakhir dengan kekalahan telak 1-7 bagi Curacao.

Gol Comenencia berawal dari skema serangan dari sisi kanan. Usai pergerakan dua rekan setimnya mampu ditahan bek Jerman, ia menyambut bola liar dengan sepakan keras kaki kiri. Bola sempat mengenai satu pemain Jerman hingga tak mampu diantisipasi dengan sempurna oleh Neuer pada menit 21.

2. Franck Kessie sempat membawa Pantai Gading unggul sebelum takluk dari Jerman

Franck Kessie sempat mengejutkan Jerman ketika bermain untuk Pantai Gading pada laga kedua. Ia membobol gawang  Die Mannschaft pada menit 30 dan membawa timnya unggul 1-0 pada babak pertama. Namun, Jerman berhasil comeback dan menutup duel dengan kemenangan 2-1.

Gol tersebut berawal dari pergerakan gesit Yan Diomande di sisi kiri. Memanfaatkan kecepatan yang dimiliki, ia berhasil menyodorkan umpan ke sisi tengah. Amad Diallo berhasil menerima bola, namun sepakannya masih belum mampu memecah kebuntuan. Bola rebound yang menghampiri Kessie lantas disambut dengan sontekan kaki kanan yang berbuah gol.

3. Lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata, Ekuador mengalahkan Jerman

Jerman sempat unggul cepat sejak menit 2 lewat gol Leroy Sane ketika bertemu Ekuador pada laga penutup fase grup. Namun, Ekuador memberi respons apik dengan menyamakan kedudukan 7 menit berikutnya. Setelah mampu merebut bola di lini tengah, Pedro Vite menyodorkan umpan kepada Nilson Angulo yang melakukan dribel sebelum melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu ditepis Neuer.

Jerman kembali kebobolan pada menit 77 yang sekaligus menjadi penentu kemenangan bagi Ekuador. Kali ini, giliran Gonzalo Plata yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari sepak pojok, bola berhasil disambut Kevin Rodriguez dengan sundulan. Plata yang berdiri tepat di samping Menuel Neuer langsung menyambar bola dengan kaki kiri yang berbelok ke gawang.

4. Julio Enciso mencetak gol untuk Paraguay

Sebelum kalah lewat adu penalti dari Paraguay pada babak 32 besar, Jerman tertinggal lebih dahulu. Manuel Neuer harus memungut bola dari gawangnya usai dibobol Julio Enciso pada menit 42. Gol penyama kedudukan oleh Kai Havertz pada menit 54 lantas membuat skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir.

Gol Enciso berawal dari kerja sama apik Matias Galarza dan Miguel Almiron di sisi kanan. Setelah mengelabui pemain lawan, Galarza berhasil melepaskan umpan ke kotak penalti. Tanpa pengawalan berarti, Enciso menyambut bola dengan sundulan ke sisi kanan gawang Jerman.

Gol-gol dari lima pemain di atas mewarnai kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tak kunjung mencapai babak 16 besar sejak merengkuh gelar juara pada 2014. Ini menjadi catatan penting bagi mereka untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi mampu bangkit pada edisi berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article