6 Pemain Bodo/Glimt Terpenting di Liga Champions 2025/2026

- FK Bodo/Glimt tampil mengejutkan di Liga Champions 2025/2026 dengan menumbangkan tim besar seperti Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan sebelum tersingkir oleh Sporting CP di babak 16 besar.
- Nikita Haikin, Odin Bjortuft, dan Patrick Berg menjadi trio andalan yang selalu tampil penuh menit, menjaga stabilitas pertahanan serta keseimbangan permainan sepanjang kompetisi.
- Jens Petter Hauge, Kasper Hogh, dan Ole Didrik Blomberg jadi motor serangan utama dengan kontribusi gol dan assist signifikan yang membawa Bodo/Glimt bersinar di panggung Eropa.
FK Bodo/Glimt hadir sebagai tim kuda hitam di Liga Champions Eropa 2025/2026. Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan menjadi raksasa yang tumbang olehnya. Pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, mereka juga menang dengan skor 3-0 atas Sporting CP. Namun, pada leg kedua, Sporting CP membalas dengan kemenangan 5-0.
Kekalahan dengan agregat 3-5 membuat tim asal Norwegia ini tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Dalam perjalannya, sejumlah pemain Bodo/Glimt mencuri perhatian berkat penampilan impresifnya. Inilah enam pemain terpenting Bodo/Glimt dengan performa paling menonjol selama 12 kali bermain di Liga Champions 2025/2026.
1. Nikita Haikin menjadi tembok kuat di bawah mistar
Nikita Haikin tak tersentuh rotasi selama Bodo/Glimt tampil di Liga Champions 2025/2026. Kiper asal Rusia itu membukukan 12 penampilan dengan total 1.110 menit, termasuk tambahan 30 menit babak extra time saat menghadapi Sporting CP. Meski hanya mengemas satu nirbobol, ia tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbanyak di kompetisi ini per 16 besar, yakni 68 penyelamatan.
2. Odin Bjortuft tak pernah absen dalam mengawal lini belakang
Bodo/Glimt memiliki lima bek tengah yang didaftarkan di Liga Champions 2025/2026. Hanya Odin Bjortuft yang tak pernah tergantikan. Sama seperti Nikita Haikin, ia juga mencatatkan 12 penampilan dengan perincian 1.110 menit. Per 16 besar Liga Champions 2025/2026, ia memimpin statistik dalam urusan recovery dengan catatan 81 recovery.
3. Patrick Berg menjaga keseimbangan di lini tengah
Serupa dengan dua nama sebelumnya, Patrick Berg juga tak pernah tergantikan dengan mencatat 12 penampilan dengan perincian 1.110 menit. Ia ditugaskan untuk mengawal dan menjaga keseimbangan di lini tengah. Hal tersebut membuatnya jarang membantu serangan. Kendati demikian, kapten Bodo/Glimt ini masih bisa menyumbang satu assist.
4. Ole Didrik Blomberg memiliki andil besar dalam terciptanya enam gol FK Bodo/Glimt
Ole Didrik Blomberg hanya mencatat 636 menit dalam 10 laga di Liga Champions musim ini. Meski begitu, ia tampil sangat efektif dalam mengisi posisi sayap kanan timnya. Ia juga memiliki andil besar dalam terciptanya enam gol Bodo/Glimt. Secara perincian, ia mencetak 2 gol dan 4 assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi raja assist Bodo/Glimt di Liga Champions musim ini.
5. Jens Petter Hauge mendapat 3 Man of the Match dari 12 laga Liga Champions musim ini
Jens Petter Hauge adalah pemain paling menonjol dalam perjalanan Bodo/Glimt di Liga Champions 2025/2026. Mantan pemain AC Milan ini mencatatkan 6 gol dan 2 assist sebagai sayap kiri. Catatan tersebut membuatnya menjadi top skor tim di Liga Champions musim ini. Di samping itu, ia pun tiga kali terpilih sebagai Man of the Match dari 12 laga yang dijalani.
6. Kasper Hogh memiliki torehan gol dan assist yang mentereng
Kasper Hogh juga menjadi sumber gol Bodo/Glimt di Liga Champions 2025/2026. Penyerang asal Norwegia itu mencetak 5 gol dan 3 assist dari 12 laga. Torehan tersebut membuat Bodo/Glimt berjaya, terutama pada laga melawan Manchester City, Atletico Madrid, dan leg pertama playoff kontra Inter Milan.
Performa dan semangat juang pemain FK Bodo/Glimt di Liga Champions 2025/2026 patut diapresiasi. Credit point juga layak diberikan kepada beberapa nama selain enam nama di atas. Sondre Brunstad Fed, Fredrik Sjovold, Hakon Evjen, dan Fredrik Bjorkan merupakan beberapa di antaranya.


















