Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Pemain Bologna yang Mencetak 9 Gol di Serie A dalam 4 Musim Beruntun

3 Pemain Bologna yang Mencetak 9 Gol di Serie A dalam 4 Musim Beruntun
ilustrasi suasana laga Serie A di kandang Bologna, stadion Renato Dall'Ara (commons.wikimedia.org/Vincenzo.togni)
Intinya Sih
  • Giuseppe Signori mencetak dua digit gol di Serie A selama empat musim beruntun bersama Bologna pada periode 1998/1999 hingga 2002/2003, menegaskan reputasinya sebagai striker tajam era 1990-an.
  • Marco Di Vaio tampil konsisten dengan torehan minimal 10 gol per musim di Serie A antara 2008/2009 hingga 2011/2012, menjadi andalan utama lini depan Bologna saat itu.
  • Riccardo Orsolini menyamai rekor Signori dan Di Vaio setelah mencetak minimal sembilan gol di Serie A dalam empat musim berturut-turut sejak 2022/2023 hingga 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bologna FC 1909 termasuk salah satu klub papan tengah yang memiliki sejarah panjang di Serie A Italia sejak pertama kali berpartisipasi pada 1929/1930. Beragam pesepak bola top pernah berseragam I Rossoblu, seperti Angelo Schiavio, Joshua Zirkzee, dan Riccardo Calafiori. Sebagian pemain Bologna yang berposisi sebagai penyerang pernah menciptakan rekor mentereng terkait capaian gol di Serie A.

Salah satunya mencetak minimal 9 gol dalam 4 musim beruntun. Dilansir Opta, hanya tiga pemain berikut yang mampu menorehkan catatan apik tersebut.

1. Giuseppe Signori menorehkan 2 digit gol di Serie A dalam 4 musim beruntun pada 1998/1999--2002/2003

Giuseppe Signori merupakan salah satu striker tajam Serie A yang bersinar pada era 1990an. Ia membangun reputasi tersebut ketika menunjukkan kehebatannya dalam mencetak gol secara konsisten selama berseragam Lazio pada Juli 1992--Januari 1998. Signori mencetak total 127 gol dan 21 assist dalam 195 pertandingan di semua kompetisi bersama Lazio. Kariernya sempat mengalami penurunan ketika hanya menciptakan 3 gol dalam 17 laga Serie A saat membela Sampdoria pada paruh kedua 1997/1998. Signori kembali menemukan performa terbaik ketika memutuskan hengkang ke Bologna pada Juli 1998.

Ia secara konsisten mencetak 2 digit gol dalam 4 musim beruntun pada 1998/1999--2002/2003. Signori mengawali kiprahnya bersama Bologna dengan menorehkan 15 gol dalam 28 laga Serie A 1998/1999. Ia lalu menciptakan 15 gol dalam 31 pertandingan Serie A 1999/2000, 16 gol dari 23 penampilan pada 2000/2001, dan 12 gol dalam 24 laga pada 2002/2003. Sayangnya, Signori mengakhiri kariernya di Serie A dengan catatan 6 gol dalam 23 laga pada 2003/2004. Ia memutuskan pindah ke Iraklis Thessaloniki pada Juli 2004.

2. Marco Di Vaio menciptakan dua digit gol pada Serie A 2008/2009--2011/2012

Marco Di Vaio sempat dinilai sebagai salah satu striker top Italia pada era 2000an. Penampilannya mulai mencuri perhatian ketika mencetak 20 gol dalam 33 laga Serie A bersama Parma pada 2001/2002. Di Vaio memutuskan hengkang ke Juventus, tetapi gagal menunjukkan performa terbaik usai hanya mencetak 28 gol dalam 84 laga di berbagai ajang pada 2002--2004. Kariernya sempat mengalami pasang-surut ketika dibeli Valencia pada Juli 2004 dan AS Monaco pada Januari 2006. Di Vaio mulai menunjukkan kebangkitan ketika berseragam Bologna pada 2008--2012.

Ia mampu mencetak 24 gol dalam 38 laga Serie A pada musim debutnya bersama Bologna pada 2008/2009. Di Vaio kemudian mencetak 12 gol dalam 30 laga Serie A 2009/2010, 19 gol dalam 38 pertandingan pada 2010/2011, dan 10 gol dari 37 penampilan pada 2011/2012. Ia memilih hengkang ke klub Major League Soccer (MLS) bersama CF Montreal pada Juni 2012.

3. Riccardo Orsolini mengoleksi minimal 9 gol di Serie A dalam 4 musim beruntun

Riccardo Orsolini sempat berseragam Juventus pada Januari 2017. Ia kala itu dianggap sebagai pemain muda berbakat potensial kala bermian untuk Ascoli setelah mencetak 8 gol dan 6 assist dalam 41 laga Serie B. Sayangnya, kepindahan Orsolini ke Juventus tidak membuahkan hasil positif. Ia tidak mampu mencatat satu pun penampilan bersama Juventus dan ketika dipinjamkan kepada Atalanta, hanya bermain dalam sepuluh laga tanpa pernah mencetak satu pun gol. Manajemen Juventus kemudian meminjamkan Orsolini kepada Bologna pada Januari 2018 dan dibeli secara permanen pada Juli 2019.

Penampilannya perlahan mengalami peningkatan. Awalnya, Orsolini belum mencetak dua digit gol di Serie A pada 2018/2019--2021/2022. Ia kemudian menorehkan 11 gol dalam 32 laga Serie A 2022/2023. Orsolini lalu mencetak 10 gol dalam 33 pertandingan pada 2023/2024 dan 15 gol dalam 30 laga pada 2024/2025. Baru-baru ini, ia menciptakan rekor baru dengan mencetak minimal 9 gol di Serie A dalam 4 musim beruntun pada 2022/2023--2025/2026. Ia menorehkan gol ke-9 pada Serie A 2025/2026 kala Bologna menang 3-2 atas Napoli pada pekan 36. Orsolini berhasil menyamai capaian Signori dan Di Vaio yang menorehkan minimal 9 gol dalam 4 musim beruntun.

Ketiga pemain di atas telah mengukir sejarah bari Bologna sepanjang berkompetisi di Serie A. Mereka menjawab kepercayaan pelatih dengan memberikan kontribusi positif lewat gol dan keterlibatan dalam permainan. Akankah Orsolini mampu menyamai kedua legenda Bologna dengan mencetak dua digit gol di Serie A?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More