5 Pemain Swedia Pertama yang Juara LaLiga, Roony Bardghji Terbaru

- Barcelona menjuarai LaLiga 2025/2026, menjadi momen spesial bagi Roony Bardghji yang meraih gelar pertamanya di Spanyol bersama klub raksasa tersebut.
- Roony Bardghji bergabung dengan empat pemain Swedia lain—Henry Carlsson, Agne Simonsson, Henrik Larsson, dan Zlatan Ibrahimovic—yang pernah menjuarai LaLiga sebelumnya.
- Dalam musim debutnya, Bardghji tampil 20 kali dan mencatat satu gol serta satu assist, menunjukkan potensinya di bawah asuhan pelatih Hansi Flick.
Barcelona sukses merengkuh gelar juara LaLiga Spanyol 2025/2026. Pencapaian ini terasa begitu spesial bagi beberapa rekrutan baru, termasuk Roony Bardghji. Untuk pertama kali dalam kariernya, winger berusia 20 tahun itu merasakan manisnya gelar juara di kasta teratas Spanyol. Ia bergabung dengan empat pemain Swedia lainnya yang pernah meraih pencapaian yang sama per 16 Mei 2026.
1. Henry Carlsson meraih juara bersama Atletico Madrid selama 2 musim beruntun
Henry Carlsson merupakan seorang penyerang Swedia kelahiran 29 Oktober 1917. Sepanjang kariernya, ia memiliki dua trofi LaLiga. Keduanya diraih saat bermain untuk Atletico Madrid pada 1949–1951.
Saat Los Rojiblancos menjuarai LaLiga 1949/1950, Carlsson mencetak 8 gol dan 3 assist dalam 23 laga. Lalu pada musim berikutnya, ia tampil lebih tajam. Carlsson menyumbang 12 gol dan 1 assist dari 26 penampilan untuk Atletico di LaLiga 1950/1951.
2. Henrik Larsson meraih trofi LaLiga dan Liga Champions bersama Barcelona pada 2005/2006
Henrik Larsson menjadi salah satu pemain penting di lini serang Barcelona saat menjuarai LaLiga 2005/2006. Dari total 28 kali kesempatan bermain, ia mengemas 10 gol dan 3 assist. Blaugrana finis di puncak klasemen dan unggul 12 poin dari Real Madrid sebagai runner-up.
Pada musim ini, Larsson juga mempersembahkan trofi Liga Champions Eropa. Ia menyumbang 1 gol dan 2 assist dari 10 penampilan. Dirinya bersinar di final dengan mencetak dua assist yang berbuah kemenangan 2-1 atas Arsenal.
3. Zlatan Ibrahimovic bawa Barcelona juara pada 2009/2010
Zlatan Ibrahimovic hanya semusim merumput di LaLiga, yaitu pada 2009/2010. Dalam waktu yang singkat ini, ia sukses merengkuh gelar juara bersama Barcelona. Ibrahimovic tampil tajam dengan mengemas 16 gol dan 9 assist dalam 29 laga.
Peran krusial Ibrahimovic pada musim itu telah terlihat sejak awal musim. Ia selalu mencetak gol dan membawa Barcelona menang dalam lima laga pertama. Selain itu, dirinya juga mencetak gol kemenangan atas Real Madrid pada pekan 12.
4. Agne Simonsson mencetak sebuah gol saat Real Madrid juara pada 1960/1961
Agne Simonsson tergabung ke dalam skuad Real Madrid pada 1960/1961. Pada musim ini, Los Blancos sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Atletico Madrid yang finis sebagai runner-up. Sementara itu, Barcelona menempati peringkat keempat.
Simonsson hanya berkesempatan bermain dalam tiga laga. Namun, ia tetap mampu memberikan kontribusi sebagai seorang penyerang. Dirinya mencetak 1 gol dan 2 assist yang seluruhnya tercipta dalam kemenangan telak 5-1 atas Real Zaragoza pada pekan 9.
5. Roony Bardghji mencetak satu gol dalam perjalanan Barcelona menjadi juara pada 2025/2026
Roony Bardghji menerima tawaran untuk bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2025. Sepanjang musim LaLiga 2025/2026, ia dimainkan dalam 20 laga. Winger kelahiran 15 November 2005 itu menjawab kepercayaan Hansi Flick dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist.
Gol dan assist tersebut tercipta dalam satu laga yang sama. Bardghji menciptakan assist pada menit 13 saat berduel menghadapi Real Betis pada pekan 15. Lalu pada menit 31, ia menciptakan golnya dengan bantuan assist Pedri. Kontribusi itu berbuah kemenangan 5-3 bagi Barcelona.
Keberhasilan Barcelona menjuarai LaLiga 2025/2026 menjadi awal yang apik bagi karier Roony Bardghji di Spanyol. Meski belum berstatus sebagai pemain utama, winger muda asal Swedia itu mampu menunjukkan potensinya lewat kontribusi gol dan assist saat dipercaya tampil oleh Hansi Flick. Di usia yang masih sangat muda, Bardghji pun berpeluang mengikuti jejak para pendahulunya dari Swedia dengan meraih lebih banyak trofi dan peran yang semakin besar bersama Barcelona.



















