Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Pemain yang Cetak Brace pada Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
ilustrasi menonton pertandingan sepak bola di stadion (pixabay.com/pogo_mm)
  • Empat pemain mencetak brace di babak 16 besar Piala Dunia 2026, yaitu Azzedine Ounahi, Erling Haaland, Jude Bellingham, dan Charles De Ketelaere.
  • Ounahi membawa Maroko menang atas Kanada, Haaland menyingkirkan Brasil, Bellingham memastikan kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko, dan De Ketelaere membantu Belgia kalahkan Amerika Serikat.
  • Keempatnya menjadi kunci kemenangan tim masing-masing dan menunjukkan pentingnya ketajaman lini depan dalam fase gugur menuju perempat final.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Babak 16 besar Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir dengan menyisakan deretan laga sengit yang penuh dengan kejutan besar. Pada fase gugur yang semakin krusial ini, setiap negara mengerahkan kemampuan terbaik demi mengamankan tiket menuju babak perempat final.

​Di tengah ketatnya persaingan, muncul empat pemain yang tampil luar biasa dengan berhasil mencetak brace penting bagi kemenangan negaranya. Berikut adalah empat pemain yang berhasil mencetak brace di babak 16 besar Piala Dunia 2026!

1. Azzedine Ounahi (Maroko) menjadi penentu kemenangan Maroko atas Kanada untuk melaju ke perempat final

Azzedine Ounahi tampil luar biasa sebagai motor serangan utama tim nasional Maroko saat berhadapan dengan Kanada di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gelandang kreatif ini menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol indah yang meruntuhkan pertahanan rapat tim lawan sepanjang pertandingan. Gol pertamanya tercipta lewat sepakannya pada menit ke-50, sementara gol kedua dilesakkan melalui skema serangan balik cepat di menit ke-82.

Kontribusi masif dari Ounahi memastikan Singa Atlas mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Kanada. Performa gemilang ini membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi pilar yang tak tergantikan dalam skuad Maroko. Hasil luar biasa tersebut sekaligus membawa Maroko kembali melangkah dengan penuh percaya diri menuju babak perempat final.

2. Erling Haaland (Norwegia) mencetak brace yang sukses membawa Norwegia menumbangkan Brasil

Penyerang haus gol Erling Haaland kembali membuktikan ketajamannya sebagai salah satu striker paling mematikan di dunia saat bersua tim tangguh Brasil. Menghadapi kawalan super ketat dari lini belakang Tim Samba, ia tetap mampu menemukan celah untuk merobek jala gawang musuh. Bomber andalan milik Manchester City ini sukses mencetak brace yang semuanya dicetak di babak kedua, tepatnya pada menit ke-79 dan menit ke-90.

​Sepasang gol dari Haaland tersebut memaksa Brasil harus angkat koper dari turnamen akbar ini. Kemenangan luar biasa ini juga sekaligus memperpanjang catatan impresif sang striker di papan top skor sementara dengan catatan 7 gol. Dengan performa yang luar biasa ini, pasukan The Vikings kini siap menebar ancaman kepada tim mana pun di fase delapan besar.

3. Jude Bellingham (Inggris) menjadi penentu kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko

Jude Bellingham tampil sangat memukau dalam pertandingan luar biasa yang menyajikan drama jual beli serangan antara Inggris dan tuan rumah Meksiko. Pemain milik Real Madrid ini sukses meruntuhkan konsentrasi pertahanan lawan dengan mencetak dua gol kilat hanya dalam rentang waktu dua menit. Eksekusi klinis pertamanya tercipta pada menit ke-36, yang kemudian langsung disusul dengan gol keduanya pada menit ke-38.

​Torehan brace beruntun tersebut menjadi faktor krusial yang mengamankan langkah skuad Tiga Singa di babak 16 besar ini. Inggris pada akhirnya berhasil menyudahi perlawanan sengit tuan rumah dengan skor akhir 3-2 lewat pertandingan yang sangat dramatis. Kemenangan bersejarah di Azteca Stadium ini semakin menegaskan peran vital Bellingham sebagai motor utama tim untuk melangkah mantap ke babak perempat final.

4. Charles De Ketelaere (Belgia) berhasil membuka keran golnya saat menumbangkan Amerika Serikat

Charles De Ketelaere berhasil membuka keran golnya saat bersua tuan rumah Amerika Serikat di babak 16 besar. Penyerang serba bisa ini tampil sangat cerdik dalam memanfaatkan setiap kelengahan yang terjadi di lini pertahanan tim Negeri Paman Sam. Ketangkasannya terbukti lewat dua golnya yang berhasil ia cetak pada menit ke-9 dan pada menit ke-33.

​Lewat aksi gemilang yang ditunjukkannya dalam laga hidup-mati ini, De Ketelaere akhirnya keluar sebagai men of the match. Ketajamannya yang kembali pulih di depan gawang seolah menjadi jawaban atas ekspektasi tinggi yang selama ini dibebankan kepadanya. Hasil memuaskan tersebut dipastikan bakal mendongkrak rasa percaya diri sang pemain secara signifikan menjelang laga berat di babak perempat final.

​Keberhasilan keempat pemain ini untuk mencetak brace menegaskan betapa pentingnya faktor ketajaman lini depan di fase gugur Piala Dunia 2026. Kini, ujian yang jauh lebih berat sudah menanti mereka di babak perempat final nanti. Menarik untuk melihat kelanjutan aksi magis mereka di babak perempat final nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article