6 Pemain yang Mencetak Brace pada Matchday Ketiga Piala Dunia 2026

- Enam pemain mencetak brace di matchday ketiga Piala Dunia 2026, menjadi penentu kemenangan penting bagi tim mereka dalam perebutan tiket ke babak 32 besar.
- Vinicius Jr, Nicolas Pepe, Leandro Trossard, Pape Gueye, dan Yoane Wissa sukses membawa negaranya lolos berkat dua gol gemilang yang mereka cetak di laga penentuan grup.
- Riyad Mahrez juga tampil impresif dengan dua gol untuk Aljazair meski laga berakhir imbang, sementara persaingan menuju gelar top skor kini semakin memanas.
Matchday ketiga fase grup Piala Dunia 2026 menyajikan tensi tinggi dan aksi memukau dari para bintang lapangan hijau. Di tengah ketatnya persaingan memperebutkan tiket ke babak 32 besar, enam pemain ini sukses mencuri sorotan dengan berhasil menorehkan brace (dua gol) gemilang yang menjadi kunci kemenangan krusial bagi negaranya masing-masing.
Berikut adalah enam pemain yang berhasil mencetak brace di matchday ketiga, sekaligus membantu negaranya lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026!
1. Vinicius Jr (Brasil) mencetak brace yang membuat Brasil kokoh di puncak grup
Vinicius Jr tampil memukau saat membawa Brasil meraih kemenangan gemilang melawan Skotlandia pada laga penentuan matchday ketiga Grup C. Pemain milik Real Madrid ini berhasil mencetak dua gol yang membantu tim Samba mengamankan posisi puncak klasemen grup C. Kecepatan dan kelincahannya di lapangan hijau benar-benar tidak mampu dibendung oleh barisan pertahanan Skotlandia sepanjang pertandingan.
Gol pertamanya tercipta di menit ke-7 setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Skotlandia di area kotak penalti. Vinicius Jr kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-45+3 melalui sundulan setelah ia menerima umpan dari Bruno Guimaraes. Kontribusi besar ini membuktikan bahwa dirinya merupakan salah satu pemain kunci yang sangat diandalkan oleh skuad Brasil pada turnamen kali ini.
2 Nicolas Pepe (Pantai Gading) menjadi bintang dengan bracenya ke gawang Curacao
Nicolas Pepe menjadi pahlawan bagi Pantai Gading saat berhadapan dengan Curacao di pertandingan terakhir fase grup E. Penyerang berpengalaman ini sukses menyarangkan dua gol krusial yang memastikan kemenangan meyakinkan atas Curacao dengan skor akhir 2-0. Ketajaman Pepe di depan gawang memberikan harapan besar bagi timnya untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Gol pembuka Pepe terjadi di menit ke-7, berawal dari umpan Yan Diomande yang langsung disambut dengan sontekan kaki kiri yang masuk ke gawang Curacao. Pada babak kedua, ia berhasil menggandakan keunggulan Pantai Gading melalui golnya di menit ke-64 setelah menerima umpan dari Ibrahim Samgare. Dua gol tersebut menegaskan kembali kualitas Pepe sebagai pemain mematikan yang patut diwaspadai oleh lawan-lawan selanjutnya.
3. Leandro Trossard (Belgia) membantu negaranya lolos ke 32 besar
Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Belgia, Leandro Trossard sukses mencuri perhatian lewat sumbangan brace-nya ke gawang Selandia Baru. Pertandingan melawan Selandia Baru ini menjadi panggung bagi Trossard untuk menunjukkan dominasi penuh timnas Belgia di Grup G. Pergerakan cerdasnya di sepertiga akhir lapangan membuat pertahanan Selandia Baru kewalahan sejak menit awal berjalannya laga.
Trossard membuka keran golnya di menit ke-28 setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Selandia Baru. Di babak kedua, ia kembali mengoyak jala lawan dengan sebuah penyelesaian akhir yang dingin setelah menerima umpan terobosan dari Hans Vanaken. Performa impresif ini memastikan Belgia melaju ke babak 32 besar dengan memuncaki klasemen grup G.
4. Pape Gueye (Senegal) membantu Senegal untuk lolos ke babak selanjutnya
Pape Gueye memberikan penampilan yang tidak terlupakan ketika memimpin lini tengah Senegal dalam laga krusial menghadapi Irak. Gelandang tangguh ini secara mengejutkan keluar sebagai man of the match setelah mencetak dua gol dalam kemenangan besar atas Irak dengan skor 5-0. Dominasi Gueye dalam memutus maupun membangun serangan sukses membawa Senegal meraih tiga poin berharga di pertandingan ini.
Gol pertama Gueye dicetak lewat sebuah tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Irak. Pada pertengahan babak kedua, Gueye sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras yang langsung merobek gawang Irak. Kemenangan luar biasa ini sekaligus mengamankan posisi Senegal untuk bisa terus melanjutkan perjuangan mereka di babak selanjutnya.
5. Yoane Wissa (RD Kongo) mencetak brace yang membuat negaranya lolos ke babak selanjutnya
Yoane Wissa menunjukkan performa impresif saat memimpin lini serang Republik Demokratik Kongo dalam laga melawan Uzbekistan yang berlangsung sengit. Penyerang lincah milik Newcastle United ini berhasil menyarangkan dua gol penting yang memastikan kemenangan dramatis bagi timnya di penghujung fase grup. Kejeliannya dalam mencari ruang kosong membuat barisan pertahanan Uzbekistan selalu kewalahan setiap kali ia mendapatkan penguasaan bola.
Gol pembuka Wissa tercipta di menit ke-68 melalui tendangan penalti setelah Khusanov menjatuhkannya di dalam kotak penalti. Memasuki tambahan waktu babak kedua, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan kaki kanan yang keras dan tajam yang tidak mampu ditepis penjaga gawang Uzbekistan. Kontribusi luar biasa dari Yoane Wissa ini sukses membawa negaranya meraih poin penuh sekaligus membuat negaranya lolos ke babak selanjutnya.
6. Riyad Mahrez (Aljazair) kemenangan Aljazair harus buyar oleh gol penyeimbang di menit akhir
Riyad Mahrez tampil luar biasa saat memimpin Aljazair dalam laga yang sangat dramatis melawan Austria di matchday ketiga grup J. Kapten tim nasional Aljazair ini berhasil mencetak dua gol penting yang hampir saja memberikan kemenangan krusial bagi negaranya di fase grup. Permainan pantang menyerah yang ditunjukkannya sepanjang pertandingan membuat lini pertahanan lawan harus bekerja ekstra keras hingga detik-detik akhir.
Mahrez mencetak gol pertamanya pada menit ke-60 melalui penyelesaian akhir kaki kiri yang tenang, lalu ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol krusial pada menit 90+3. Berkat brace yang memukau tersebut, Aljazair sempat berada di atas angin dengan keunggulan 3-2 atas Austria. Namun, kemenangan di depan mata itu harus buyar ketika Sasa Kalajdzic sukses mencetak gol penyeimbang bagi Austria pada menit ke-90+6 yang memaksa laga berakhir imbang 3-3.
Keberhasilan keenam bintang lapangan ini dalam mencetak brace tidak hanya sukses mengantarkan negara mereka melaju ke babak selanjutnya, tetapi juga membuat persaingan memperebutkan gelar top skor semakin memanas. Menarik untuk dinantikan, seperti apa aksi mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026!


















