Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

12 Pemain yang Cetak Brace pada Matchday Kedua Piala Dunia 2026

12 Pemain yang Cetak Brace pada Matchday Kedua Piala Dunia 2026
Ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)
Share Article

Persaingan babak grup Piala Dunia 2026 semakin membara memasuki matchday kedua dengan banyaknya gol yang tercipta. Sederet megabintang lapangan hijau hingga nama-nama kejutan sukses mencuri perhatian publik lewat torehan sepasang gol (brace) krusial yang menentukan perjuangan negara mereka untuk lolos ke babak selanjutnya.

​Berikut adalah 12 pemain tajam yang tampil menggila dan sukses memborong dua gol di matchday kedua Piala Dunia 2026!

1. Johan Manzambi (Swiss) langsung memberi impak setelah masuk dari bangku cadangan

​Penyerang muda dari klub Freiburg ini berhasil mengguncang panggung Piala Dunia 2026 setelah menjadi bintang kemenangan timnas Swiss pada matchday kedua melawan Bosnia-Herzegovina. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-71, ia tampil sangat meledak-ledak dan berhasil memecah kebuntuan timnya saat menghadapi Bosnia-Herzegovina di SoFi Stadium, Los Angeles. Kontribusi spektakulernya lewat catatan dua golnya sukses membawa Swiss mengunci kemenangan telak 4-1 sekaligus mengantarkan negaranya bertengger di puncak klasemen sementara Grup B.

2. Mateus Cunha (Brasil) membuat Brasil menang dan menyingkirkan Haiti

​Mateus Cunha menunjukkan performa yang luar biasa dalam mengawal lini serang timnas Brasil pada matchday kedua penyisihan Grup C. Strategi matang yang diterapkan pelatih Carlo Ancelotti terbukti ampuh dengan menempatkan Cunha sebagai ujung tombak yang merepotkan barisan pertahanan lawan lewat pergerakan dinamisnya. Sumbangan dua gol dari penyerang milik Manchester United ini tidak hanya membantu Selecao menang besar, melainkan juga memastikan Haiti menjadi tim pertama yang resmi tereliminasi dari Piala Dunia 2026.

3. ​Denis Undav (Jerman) cetak dua gol krusial bagi Jerman

​Denis Undav tampil sebagai pahlawan mutlak bagi timnas Jerman setelah mencetak dua gol krusial pada menit ke-68 dan 90+4 saat melawan Pantai Gading di Toronto. Masuk sebagai super sub di babak kedua, performa heroiknya sukses membawa Die Nationalelf membalikkan keadaan menjadi menang 2-1 dan mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar. Berkat tambahan dua gol ini, Undav kini mengoleksi total 3 gol yang membuatnya menjadi salah satu kandidat dalam perburuan sepatu emas Piala Dunia 2026.

4. ​Brian Brobbey (Belanda) masuk buku sejarah lewat brace tercepat keempat di Piala Dunia

​Dipercaya menjadi starter oleh pelatih Ronald Koeman, Brian Brobbey langsung pamer ketajaman bersama timnas Belanda pada matchday kedua Grup F. Striker milik Sunderland ini mencetak gol pembuka di menit ke-5 memanfaatkan umpan dari Cody Gakpo, sebelum kemudian menggandakan keunggulan melalui sontekan jarak dekat di menit ke-17. Dua gol kilatnya ke gawang Swedia tersebut tercatat dalam buku sejarah sebagai torehan brace tercepat keempat dalam sejarah gelaran Piala Dunia.

5. Cody Gakpo (Belanda) berhasil mencetak brace di babak kedua

​Cody Gakpo tampil sangat dominan di babak kedua dan menyempurnakan pesta gol 5-1 timnas Belanda atas Swedia di Stadion NRG, Houston. Setelah memberikan satu assist untuk Brian Brobbey di babak pertama, penyerang Liverpool ini sukses mencatatkan namanya di papan skor dengan berhasil memborong dua gol di babak kedua hanya dalam kurun waktu sembilan menit setelah turun minum. Performa klinis ini tidak hanya membuat Belanda menang besar atas Swedia, tetapi juga membawa Belanda memuncaki klasemen Grup F.

6. Ayase Ueda (Jepang) jadi man of the match dalam laga ke-1.000 Piala Dunia

​Penyerang milik klub Feyenoord, Ayase Ueda, tampil menggila dan dinobatkan sebagai pemain terbaik saat timnas Jepang melumat Tunisia dengan skor telak 4-0 di Monterrey. Ueda menjadi motor serangan utama Samurai Biru dengan menyumbang dua gol berkelas lewat sepakan jarak jauh serta sundulan cantik, ditambah catatan satu assist untuk gol Junya Ito. Penampilan impresifnya di hadapan ribuan penonton yang memadati Estadio Monterrey ini sekaligus menandai kemenangan bersejarah Jepang dalam laga ke-1.000 sepanjang sejarah bergulirnya Piala Dunia.

7. Mikel Oyarzabal (Spanyol) membuat brace yang bawa Spanyol memuncaki grup H

​Mikel Oyarzabal berhasil membungkam seluruh keraguan publik lewat performa berkelas dunia bersama timnas Spanyol di matchday kedua Grup H. Penyerang andalan Real Sociedad ini tampil sangat efektif di dalam area kotak penalti dengan mencetak dua gol cepat serta menyumbang satu assist untuk gol Lamine Yamal. Efisiensi dari Oyarzabal sukses membawa La Furia Roja menang mutlak 4-0 atas Arab Saudi dan langsung melesat memimpin takhta klasemen grup H.

8. Lionel Messi (Argentina) mencetak brace yang buat dirinya memuncaki daftar top skor

​Megabintang Lionel Messi kembali memamerkan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia dengan berhasil memborong dua gol saat mengantarkan timnas Argentina menaklukkan Austria dengan skor meyakinkan 2-0. Pemain berjuluk La Pulga ini membuka keunggulan La Albiceleste lewat eksekusi kaki kirinya pada menit ke-38, sebelum akhirnya mengunci kemenangan melalui eksekusi berkelas di masa injury time pada menit ke-90+5. Performa gemilang sang kapten tidak hanya memastikan poin penuh bagi Argentina, tetapi juga membuat dirinya memuncaki daftar top skor sementara dengan torehan 5 gol.

9. Kylian Mbappe (Prancis) cetak brace yang membuat Prancis mengalahkan Irak 3-0

​Kylian Mbappe tampil menggila dengan memborong sepasang gol pada menit ke-14 dan ke-54 saat membawa Prancis menang telak 3-0 atas Irak pada matchday kedua fase grup I Piala Dunia 2026. Jalannya pertandingan yang sengit ini sempat diwarnai momen dramatis ketika laga harus dihentikan akibat hujan badai yang disertai petir. Berkat kontribusi magis dari sang kapten, timnas Prancis tidak hanya mengamankan kemenangan mutlak tetapi juga resmi menyegel tiket lolos ke babak 32 besar.

10. Erling Haaland (Norwegia) cetak brace yang memastikan negaranya lolos ke 32 besar

​Erling Haaland tampil sebagai bintang utama saat membawa timnas Norwegia menundukkan Senegal dengan skor ketat 3-2 dalam matchday kedua grup I yang berjalan sangat sengit. Striker mematikan asal klub Manchester City ini sukses memborong dua gol krusial yang bersarang ke gawang Senegal masing-masing pada menit ke-48 dan ke-58. Kontribusi luar biasa dari sang predator kotak penalti tersebut memastikan timnya meraih kemenangan mutlak sekaligus mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar.

11. Ismaila Sarr (Senegal) dua golnya tidak mampu selamatkan Senegal dari kekalahan

​Ismaila Sarr menunjukkan daya juang yang sangat memukau meskipun timnas Senegal pada akhirnya harus mengakui keunggulan Norwegia lewat kekalahan tipis 3-2. Penyerang sayap lincah milik Crystal Palace ini tampil tak kenal lelah sepanjang pertandingan, dan berhasil menyarangkan sepasang gol balasan yang tercipta pada menit ke-53 dan masa perpanjangan waktu di menit ke-90+3. Walaupun gagal membawa timnya terhindar dari kekalahan, sumbangan dua gol impresif dari Sarr membuktikan ketajamannya dalam membongkar celah pertahanan lawan.

12. Cristiano Ronaldo (Portugal) cetak brace yang bungkam para pengkritik

Cristiano Ronaldo tampil menggila dengan memborong dua gol saat membantu timnas Portugal pesta gol 5-0 tanpa balas atas Uzbekistan pada matchday kedua Piala Dunia 2026. Sang megabintang membuka keunggulan timnya dengan tendangan setengah voli sempurna setelah menerima umpan silang dari Joao Cancelo pada menit ke-6, kemudian Ronaldo melengkapi torehan brace miliknya di menit ke-39 lewat serangan balik. Kemenangan telak yang diwarnai performa impresif ini seolah menjadi pembuktian mutlak dari sang kapten bahwa ketajamannya di lini serang Portugal masih jauh dari kata habis.

Aksi gemilang dari 12 pemain yang mencetak brace di atas menjadi bukti betapa tingginya tensi persaingan pada babak grup Piala Dunia 2026. Sangat menarik untuk dinantikan kelanjutan dari aksi magis para predator gol ini di pertandingan pamungkas grup mereka masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Kenapa Negara-negara Afrika Memboikot Piala Dunia 1966?

28 Jun 2026, 14:52 WIBSport