Pembatasan Dihapus, Timnas Indonesia U-23 Bisa Ikut Asian Games 2026

- Komite Olimpiade Asia (OCA) resmi menghapus pembatasan peserta, membuka jalan bagi Timnas Indonesia untuk ikut Asian Games 2026 di Nagoya.
- Kebijakan ini berubah setelah Jepang dan OCA menerima banyak protes dari negara-negara Asia yang merasa dirugikan oleh aturan seleksi sebelumnya.
- OCA juga mempertimbangkan situasi konflik di Timur Tengah yang bisa memengaruhi keikutsertaan tim-tim yang sudah lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia akhirnya dapat berpartisipasi di Asian Games 2026 Nagoya, pada September-Oktober mendatang. Itu setelah Komite Olimpiade Asia (OCA) mengeluarkan kebijakan baru.
Sebelumnya, Pasukan Garuda terancam absen dalam ajang edisi ke-20 tersebut, karena adanya regulasi pembatasan peserta. Kini, pembatasan tersebut resmi dihapus.
1. Kenapa sebelumnya dibatasi?

ASEAN Football melansir, pembatasan ini sebenarnya memang ide dari Negeri Sakura selaku tuan rumah. Komite Olimpiade Jepang (JOC) berencana mengubah tradisi untuk menjadikan cabang olahraga (cabor) sepak bola lebih selektif.
Tim putra hanya menyedikan 16 slot, sementara tim putri empat lebih sedikit. Mereka yang berhak tampil di Asian Games 2026 adalah negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
2. OCA dan Jepang berubah pikiran

JOC kemudian menerima banyak surat keberatan dari negara-negara Asia lain yang merasa dirugikan oleh kebijakan tersebut. Alhasil, OCA memutuskan untuk menghapus regulasi pembatasan peserta di cabang olahraga sepak bola.
Pencabutan pembatasan ini berlaku untuk tim putra dan putri. Semua negara kini diperbolehkan mendaftarkan timnya untuk berpartisipasi di Asian Games 2026.
3. Efek dari konflik di Timur Tengah

Keputusan itu bukan hanya dipengaruhi oleh desakan dari banyak asosiasi negara Asia. OCA juga mempertimbangkan eskalasi konflik yang terus meningkat di Timur Tengah.
OCA khawatir sejumlah tim yang telah lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026, yang sekaligus menjadi jalur menuju Asian Games 2026 akan memutuskan untuk mundur dari turnamen.


















