Penembakan Jelang Piala Dunia 2026, Kamp Inggris Dijaga Ketat

- Penembakan massal terjadi di Kansas City dekat kamp Timnas Inggris, sembilan orang terluka namun seluruh korban dilaporkan stabil dan pelaku masih buron.
- Kamp latihan Inggris dijaga ketat dengan aparat bersenjata, barikade beton, serta zona larangan terbang untuk memastikan keamanan selama Piala Dunia 2026.
- Skuad Inggris yang dipimpin Harry Kane baru akan tiba di Kansas akhir pekan ini setelah laga uji coba melawan Costa Rica sebelum menghadapi Kroasia pada 18 Juni 2026.
Jakarta, IDN Times - Keamanan Piala Dunia 2026 kembali mendapat sorotan tajam. Itu setelah adanya teror penembakan massal di Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari waktu setempat.
Talk Sport melansir, lokasi teror hanya berjarak 10 menit dari kamp Timnas Inggris sepanjang turnamen. Saat insiden mencekam itu terjadi, skuad The Three Lions belum menempati kamp tersebut.
1. Kronologi penembakan membabi buta di pagi hari
Suara rentetan tembakan terdengar memecah keheningan pagi buta sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Polisi yang bergegas ke lokasi kejadian di blok 7900 Troost Avenue mendapati kerumunan massa yang tengah panik dan membubarkan diri.
Sebanyak sembilan korban yang terkena tembakan liar tersebut dilarikan ke rumah sakit (RS) terdekat. Beruntung, seluruh korban dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak menderita luka yang mengancam nyawa, namun polisi belum berhasil menangkap pelaku penembakan.
"Saya terbangun dan mendapati ada lubang peluru di jendela depan rumah kami. Kawasan ini memang sangat tidak terduga bahayanya," kata Kate Fowler, salah seorang warga lokal yang rumahnya tak sengaja tertembus peluru nyasar, dikutip dari Talk Sport.
2. Markas Timnas Inggris dipastikan aman
Menyikapi insiden mengerikan di sekitar kamp, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memilih tak memberikan komentar. Namun, kamp Inggris dan lokasi latihannya dipastikan memakai pengamanan berlapis.
Markas latihan Inggris dikawal ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap. Barikade beton kokoh telah dipasang untuk melindungi area, lengkap dengan zona larangan terbang, khusus untuk menangkal ancaman udara seperti drone. Selain Inggris, Argentina dan Belanda juga diketahui bermarkas di wilayah Kansas City.
3. Skuad Inggris mendarat di Kansas akhir pekan ini
Saat insiden penembakan ini terjadi, Harry Kane masih berada di wilayah Florida, Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Costa Rica dalam rangkaian uji coba terakhirnya, Kamis (11/6/2026) dini hari WIB.
Setelah itu, pasukan Thomas Tuchel baru dijadwalkan bertolak ke kamp, yang rencananya pada akhir pekan ini. Inggris akan menghadapi Kroasia pada laga perdana Grup L, pada 18 Juni 2026 mendatang.


















