Patrik Schick tidak pernah absen mencetak gol dalam empat pertandingan pertama yang dijalaninya bersama Bayer Leverkusen pada 2026/2027. Striker asal Republik Ceko tersebut mencetak satu gol per laga. Sepanjang kariernya, ini merupakan periode ketiga ketika pria yang lahir pada 24 Januari 1996 tersebut mampu membuat gol dalam empat penampilan beruntun.
3 Periode Pertama Patrik Schick Cetak Gol 4 Laga Beruntun

1. Patrik Schick memulai 2026/2027 dengan impresif
Patrik Schick menjadi pemain yang mencetak gol perdana Bayer Leverkusen pada 2026/2027. Mereka berhadapan dengan SV Wehen Wiesbaden sebagai tamu di BRITA Arena pada 22 Agustus 2026 untuk melakoni ronde pertama DFB-Pokal. Leverkusen berhasil pulang dengan kemenangan meyakinkan 4-0. Schick memulai pesta pada menit 43. Personel dengan nomor punggung 14 tersebut menghajar sebuah bola liar di kotak penalti menggunakan kaki kirinya. Leverkusen lantas menambah gol melalui Lucas Vazquez (47’), Nathan Tella (69’), dan Christian Kofane (79’). Schick digantikan Kofane pada menit 65.
Tujuh hari berselang, Schick dan Leverkusen memulai Bundesliga 2026/2027 dengan bermain tandang melawan Elversberg di Ursapharm-Arena an der Kaiserlinde. Naas, mereka kalah 2-3. Hasil ini begitu mengejutkan mengingat sang lawan sebelumnya tidak pernah bermain di kompetisi teratas. Selain itu, Leverkusen juga langsung kebobolan tiga gol oleh Lukas Petkov (8’), Cole Campbell (9’), dan David Mokwa (46’). Schick mencetak gol pertama Leverkusen pada menit 77. Satu gol lain dibuat Kofane pada menit 90+1.
Schick kemudian membantu Leverkusen menang telak 4-0 atas Union Berlin pada 5 September 2026. Ia mencetak gol ketiga pada menit 48 dan mengkreasi gol keempat yang dibuat Ibrahim Maza pada menit 66. Dua gol pertama berasal dari Equi Fernandez (1’) dan Facundo Medina (28’). Gol keempat Schick lantas menyelamatkan Leverkusen dari kekalahan. Mereka imbang dengan Augsburg di WWK ARENA pada 12 September 2026. Schick menggantikan Kofane pada menit 63 dan mengubah papan skor menjadi 2-2 pada menit 89.
2. Patrik Schick mencetak gol dalam empat penampilan beruntun pada November 2024
Sebelum awal 2026/2027, Patrik Schick terakhir kali berhasil mencetak gol hingga penampilan beruntun pada November 2024. Saat itu, ia dan Bayer Leverkusen menjalani 3 pertandingan di Bundesliga dan 1 di Liga Champions Eropa (UCL). Periode ini dimulai dengan melawat ke markas VfL Bochum, Vonovia Ruhrstadion, pada tanggal 9. Schick membawa Leverkusen unggul pada menit 19. Sayangnya, mereka gagal menang akibat gol Koji Miyoshi pada menit 89.
Schick dan Leverkusen baru kembali bertanding 2 pekan berselang. Pasalnya, kompetisi terhenti akibat jeda internasional. Sebagai catatan, Schick tidak masuk skuad Republik Ceko. Schick dan Leverkusen membantai Heidenheim 5-2 pada 23 November 2024. Namun, mereka meraihnya secara comeback. Schick menjadi bintang utama karena memborong tiga gol pada menit 32, 52, dan 71. Dua gol lain berasal dari Exequiel Palacios pada menit 30 dan Granit Xhaka pada menit 82.
Tiga hari kemudian, Schick menyumbang satu gol dalam kemenangan 5-0 atas RB Salzburg di UCL. Pemain setinggi 1,91 meter itu menciptakan gol keempat pada menit 61. Empat gol lain dibuat Florian Wirtz pada menit 8 serta 30, Alejandro Grimaldo pada menit 11, dan Aleix Garcia pada menit 72. Tren mencetak gol Schick pada periode ini kemudian berakhir setelah membobol gawang Union Berlin pada 30 November 2024. Ia melakukannya pada menit 70 yang membuat Leverkusen menang 2-1.
3. Patrik Schick mengemas 5 gol dari 4 penampilan pada November—Desember 2016
Periode pertama ketika Patrik Schick mampu membuat gol dalam empat penampilan beruntun terjadi pda November—Desember 2016. Saat itu, ia memperkuat Sampdoria. Schick memulainya dengan menorehkan brace yang membuat Sampdoria menang 3-0 atas Cagliari dalam laga ronde keempat Coppa Italia 2016/2017 yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris pada 30 November. Schick mencetak dua gol terakhir pada menit 71 dan 90+1.
Pada 4 Desember 2016, Schick dan Sampdoria kembali bermain di Stadio Luigi Ferraris. Mereka menjamu Torino untuk memainkan laga pekan ke-15 Serie A Italia 2016/2017. Sampdoria menang 2-0. Schick mencetak gol penutup pada menit 90+4. Pemain kidal tersebut menciptakan golnya setelah menggantikan Luis Muriel 3 menit sebelumnya. Sementara itu, gol pertama Sampdoria berasal dari Edgar Barreto pada menit 51.
Sayangnya, gol Schick dalam dua penampilan selanjutnya hanya memperkecil kekalahan. Mereka menyerah 1-2 dari Lazio pada 10 Desember 2016. Schick menggantikan Barreto pada menit 56 dan membuat skor berubah menjadi 1-2 pada menit 89. Delapan hari berselang, mereka kalah dengan skor yang sama dari Chievo Verona. Schick menanduk umpan dari Vasco Regini pada menit 90+4. Ia menggantikan Fabio Quagliarella pada menit 56.
Schick kembali mampu mencetak gol dalam empat penampilan beruntun pada awal 2026/2027. Ia dan Leverkusen akan berhadapan dengan NK Celje di Liga Europa pada 16 September 2026. Mampukah Schick membuat gol dalam lima pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya?
Curated For You
- 6 Pemain yang Cetak Brace pada Pekan Ketiga Bundesliga 2026/202716 Sep 2026, 11:08 WIB
- 5 Tim yang Kalah dalam 4 Laga Awal Kasta Atas Inggris Tanpa Cetak Gol16 Sep 2026, 10:14 WIB
- Patrik Schick yang Selalu Cetak Gol per Pekan 3 Bundesliga 2026/202716 Sep 2026, 07:34 WIB