Perkara Penalti 10 Meter yang Bikin Timnas Futsal Kalah dari Thailand

- Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2 dari Thailand di final Piala AFF 2026 setelah unggul lebih dulu lewat gol Andres Putra.
- Pelatih Hector Souto menilai keputusan wasit, termasuk penalti 10 meter akibat pelanggaran berlebih, merugikan timnya dalam laga tersebut.
- Souto tetap bangga dengan perjuangan skuad muda Indonesia yang mampu menembus final meski persiapan minim dan menjadi runner-up.
Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga final Piala AFF 2026. Berlaga di Nonthaburi Hall, Minggu (12/4/2026) malam WIB, tim Garuda kalah 1-2.
Indonesia sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol Andres Putra. Akan tetapi, gara-gara penalti 10 meter, keunggulan itu hilang dan akhirnya kekalahan mendera Indonesia. Kenapa penalti itu bisa terjadi?
1. Bagian dari keputusan merugikan wasit

Penalti 10 meter di futsal adalah penalti yang didapat ketika ada satu tim yang sudah mendapatkan lebih dari lima pelanggaran. Nah, perkara ini yang membuat pelatih Timnas Futsal Hector Souto kesal.
"Saya melihat ada sekitar enam keputusan yang merugikan kami, dan menurut saya tidak semuanya tepat. Pertandingan bahkan harus ditentukan melalui adu penalti 10 meter," ujar Souto selepas laga.
2. Indonesia bisa menyulitkan Thailand

Souto menyebut, sepanjang laga, Indonesia sejatinya bisa menyulitkan Thailand. Meski Thailand diperkuat oleh beberapa pemain yang mentas di Piala Dunia Futsal, mereka keteteran menghadapi semangat pemain Indonesia.
"Dalam beberapa situasi, lawan kesulitan saat menghadapi pemain-pemain kami yang lebih kecil. Kami memiliki banyak peluang, terutama dalam momen-momen krusial," ujar Souto.
3. Ucapan terima kasih Souto kepada para pemain Indonesia

Kendati Indonesia gagal menjadi juara, Souto tetap merasa bangga. Dengan persiapan minim dan skuad yang baru, mereka bisa melenggang ke final dan menjadi runner-up.
"Saya ingin minta maaf karena kami belum menang di final di Piala AFF 2026 lawan Thailand. Namun, jika melihat seluruh konteks yang ada, kami seharusnya merasa bangga, Ini adalah harapan besar untuk masa depan Timnas Futsal Indonesia," ujar Souto.


















