Unggul Lalu Kalah, Itulah Arsenal di Final Liga Champions

- Arsenal kalah dari PSG di final Liga Champions 2025/26 lewat adu penalti 3-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena.
- Kekalahan ini mengulang kisah tahun 2006 saat Arsenal juga sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya tumbang dari Barcelona dengan skor 1-2.
- Meski datang sebagai juara Premier League dan menembus final penuh harapan, Arsenal kembali gagal menunjukkan ketajaman di momen krusial dan harus puas jadi runner-up.
Jakarta, IDN Times - Arsenal sudah dua kali melangkah ke final Liga Champions. Namun, selama dua kali itu juga, tim Meriam London harus menundukkan kepala dengan cara yang serupa.
Terbaru, Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga final Liga Champions 2025/26 di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026). Mereka kalah adu penalti 3-4, usai main imbang 1-1 selama 120 menit.
1. Kalah setelah unggul lebih dulu
Di laga tersebut, Arsenal sebenarnya sempat unggul lebih dulu atas PSG lewat gol Kai Havertz pada babak pertama. Namun, keunggulan itu tak bisa mereka pertahankan di babak kedua, usai kebobolan penalti Ousmane Dembele.
Bermain sepanjang 90 menit, ditambah babak tambahan 30 menit, kedua tim melanjutkan laga ke babak adu penalti. Arsenal akhirnya kalah dengan skor 3-4, padahal sempat unggul lebih dulu 1-0.
2. Situasi yang sama terjadi pada 2006 silam
Pada final Liga Champions 2006, situasi serupa melanda Arsenal saat melawan Barcelona. Mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Sol Campbell, dan keunggulan ini bertahan sampai babak pertama tuntas.
Bedanya, saat itu Arsenal dalam situasi 10 pemain usai Jens Lehmann terkena kartu merah pada menit 18. Alhasil, di babak kedua mereka kesulitan, sehingga Barcelona membalikkan angka via Samuel Eto'o dan Juliano Belletti.
3. Hilang taji lagi di final Liga Champions
Bagi Arsenal, ini jadi kekalahan kedua di final Liga Champions sejak musim 1992/93. Kekalahan pertama didapat pada musim 2005/06 silam, tatkala mereka kalah dari Barcelona dengan skor 1-2.
Ketika itu, Arsenal dilanda harapan tinggi. Apalagi mereka sempat mengalahkan tim-tim macam Real Madrid dan Juventus di fase gugur. Namun, ekspektasi itu buyar lewat sebuah kekalahan di laga penting bernama final.
Musim ini hal serupa terjadi lagi. Arsenal menjawab semua keraguan dengan melaju ke final. Tidak tanggung-tanggung, mereka masuk ke final Liga Champions musim ini sebagai juara Premier League.
Namun saat masa krusial, Arsenal kembali gagal menunjukkan taji,. Dalam laga adu penalti, Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze gagal menjalankan tugas. Final Liga Champions 2025/26 pun kembali berakhir duka.


















