Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pesan Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026: Vamos Argentina

Pesan Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026: Vamos Argentina
Penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 16 Juli 2026. (AFP/Odd Andersen)
Intinya Sih
  • Lionel Messi menyampaikan pesan emosional jelang final Piala Dunia 2026, menekankan bahwa perjalanan bersama tim lebih berharga daripada sekadar mengejar trofi.
  • Messi mengapresiasi seluruh pemain, staf pelatih, dan tim pendukung yang menjaga kekompakan Argentina serta menegaskan bahwa mereka telah menulis sejarah tak terlupakan.
  • Argentina bersiap menghadapi Spanyol di final untuk mempertahankan gelar juara dunia, setelah melalui perjalanan berat dibandingkan performa konsisten Spanyol sepanjang turnamen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mega bintang Argentina, Lionel Messi, menyampaikan pesan emosional beberapa jam sebelum menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Sang kapten menyampaikan pesan untuk rekan setimnya, staf kepelatihan, dan para penggemar Argentina.

Messi menegaskan, perjalanan yang dilalui bersama skuad Albiceleste jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar trofi. Melalui unggahan di Instagram, Messi mengajak seluruh rekan setim menikmati momen bersejarah yang telah mereka ciptakan. 

1. Messi: Perjalanan lebih berharga ketimbang trofi

Menjelang partai puncak Piala Dunia 2026, Lionel Messi mengenang perjalanan panjang Argentina sepanjang turnamen. Menurut Messi, momen kebersamaan dengan seluruh anggota tim menjadi hal yang paling berkesan dibandingkan dengan sekadar mengangkat trofi.

“Yang paling indah dari semua tahun ini tidak pernah hanya sekadar gelar, melainkan seluruh perjalanannya. Berbagi keseharian dengan grup ini, berjuang bersama, bangkit di saat-saat sulit, dan menikmati setiap langkah,” tulis Messi di akun Instagram miliknya (@leomessi).

2. Sebut Argentina sudah ukir sejarah

Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir bersama rekan-rekannya dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coe
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir bersama rekan-rekannya dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coex)

Messi juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, staf pelatih, hingga orang-orang di balik layar yang telah bekerja keras menjaga kekompakan Timnas Argentina selama bertahun-tahun.

"Terima kasih kepada masing-masing rekan setim saya, kepada staf pelatih, dan kepada semua orang yang setiap hari bekerja agar Tim Nasional ini tetap menjadi sebuah keluarga,” tulis Messi

Di akhir pesannya, Messi menegaskan bahwa hasil final Piala Dunia 2026 tidak akan menghapus pencapaian luar biasa yang sudah diraih Argentina. Messi meyakini generasi Albiceleste saat ini telah mencatatkan sejarah yang akan selalu dikenang.

"Apa pun yang terjadi besok, grup ini sudah menulis sebuah sejarah yang tidak akan pernah kita lupakan dan yang tidak akan pernah bisa dihapus oleh siapa pun. VAMOS ARGENTINA,” tulis Messi.

3. Selangkah lebih dekat untuk pertahankan gelar juara

Lionel Messi di laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde, Sabtu (4/7/2026).
Lionel Messi di laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde, Sabtu (4/7/2026). (Photo by CHANDAN KHANNA / AFP)

Argentina hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mempertahankan titel Juara Dunia yang mereka raih pada 2022 lalu. Kali ini, Lionel messi dkk akan berhadapan dengan Spanyol dalam laga puncak pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Kedua tim, punya catatan performa berbeda sepanjang Piala Dunia 2026.

Spanyol tampil lebih konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Tim asuhan Luis de la Fuente hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan dan melaju ke final setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal.

Sebaliknya, perjalanan Argentina jauh lebih berliku. Tim besutan Lionel Scaloni harus melalui perpanjangan waktu saat menghadapi Cape Verde dan Swiss, sebelum bangkit secara dramatis untuk mengalahkan Mesir serta mencetak dua gol pada menit-menit akhir demi menyingkirkan Inggris di semifinal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More