Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Slaven Bilic, Pelatih Baru Kroasia Pengganti Zlatko Dalic

Profil Slaven Bilic, Pelatih Baru Kroasia Pengganti Zlatko Dalic
ilustrasi suporter Kroasia (pexels.com/David Attricki)
  • Zlatko Dalic mundur setelah Piala Dunia 2026, dan HNS menunjuk Slaven Bilic sebagai pelatih Kroasia pada 13 Juli 2026 untuk periode keduanya.
  • Bilic, mantan bek Kroasia peringkat ketiga Piala Dunia 1998, memiliki pengalaman melatih tim nasional serta klub di Eropa dan Asia, terakhir Al Fateh.
  • Pada periode pertama, Bilic meraih 42 kemenangan dari 65 laga dan membawa Kroasia ke perempat final Euro 2008; kini ia ditugaskan memimpin regenerasi menuju Nations League dan Euro 2028.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Era kejayaan sembilan tahun Zlatko Dalic bersama Tim Nasional Kroasia resmi berakhir usai gelaran Piala Dunia 2026. Setelah Dalic memutuskan mundur pada 8 Juli 2026, Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) bergerak cepat dengan mengumumkan kembalinya Slaven Bilic sebagai pelatih baru Vatreni pada 13 Juli 2026. Kembalinya juru taktik 57 tahun ini menandai periode keduanya di Timnas Kroasia.

  1. 1. Menjadi bagian penting dari keberhasilan Kroasia meraih peringkat ketiga Piala Dunia 1998

    Sebelum dikenal sebagai juru taktik eksentrik, Slaven Bilic adalah bek tangguh yang mengoleksi 44 penampilan bersama Kroasia. Dilansir situs resmi West Ham United, ia menjadi pilar kunci saat membawa Kroasia meraih peringkat ketiga Piala Dunia 1998. Bilic bahu membahu bersama para pemain legenda seperti Davor Suker, Zvonimir Boban, Mario Stanic, dan Robert Jarni.

    Selama menjadi pemain profesional, Bilic memulai kariernya di Hajduk Split (1988-1993) dan sempat jalani masa peminjaman ke NK Primorac (1988) serta HNK Sibernik (1988-1989). Namanya baru mencuat ketika memperkuat klub Jerman, Karlsruher SC (1993-1996). Kenyang di Bundesliga, Liga Inggris turut dijajalnya sebagai pemain West Ham United (1996-1997) dan Everton (1997-1999). Setelah itu, ia kembali ke Hajduk Split dan resmi gantung sepatu pada 2000.

  2. 2. Pernah menukangi sejumlah klub Eropa dan Asia, dari West Ham United hingga Beijing Guoan

    Sebagai pelatih, jam terbangnya sudah sangat tinggi. Dilansir Transfermarkt, ia mengawali karier sebagai juru taktik sementara Hajduk Split (2001-2002), sebelum ditarik oleh federasi untuk menangani Timnas Kroasia U-21 (2004-2006). Pada Juli 2006, Bilic kemudian ditunjuk sebagai pelatih Timnas Kroasia senior sebagai pengganti Zlatko Kranjcar. Jabatan tersebut diembannya hingga Juni 2012.

    Setelahnya, Blic mengarsiteki sederet klub Eropa dan Asia. Mulai dari Lokomotiv Moscow (2012-2013), Besiktas (2013-2015), West Ham United (2015-2017), Al-Ittihad (2018-2019), West Bromwich Albion (2019-2020), Beijing Guoan (2021-2022), dan Watford (2022-2023). Klub terakhir yang dilatihnya adalah klub Arab Saudi, Al Fateh, dan membawa tim tersebut finis di peringkat tujuh Saudi Pro League 2023/2024.

  3. 3. Membawa Kroasia lolos perempat final Piala Eropa 2008 di periode pertamanya

    Pada periode pertamanya sebagai pelatih Kroasia (2006–2012), Bilic mencatatkan rekor impresif dengan meraih 42 kemenangan dari 65 pertandingan. Catatan tersebut termasuk menekuk Inggris di kandang dan tandang pada Kualifikasi Piala Eropa 2008. Kroasia dibawanya melangkah hingga babak perempat final Piala Eropa 2008. Namun, ia gagal membawa Vatreni tampil di Piala Dunia 2010 lantaran gagal lolos kualifikasi.

    Dilansir The Independent, pendekatan taktik agresif ditopang riset mendalam terhadap tim-tim lawan. Ini membuat Kroasia menjadi salah satu tim yang sangat disegani di Eropa pada era tersebut. Tak lupa, Bilic turut mengorbitkan deretan pemain muda seperti Luka Modric, Mario Mandzukic, Eduardo da Silva, Vedran Corluka, serta Ognjen Vukojevic. Semuanya adalah pilar Timnas Kroasia U-21 yang sempat dilatih Bilic.

  4. 4. Regenerasi menjadi misi Bilic jelang UEFA Nations League 2026/2027 dan Piala Eropa 2008

    Tugas berat kini menanti Bilic usai menggantikan Zlatko Dalic, yang sukses mengantar Kroasia meraih runner-up Piala Dunia 2018 dan peringkat ketiga Piala Dunia 2022. Bilic diharapkan mampu memimpin regenerasi skuad Kroasia lantaran beberapa pemain kunci mulai masuk usia senja. Sebut saja Luka Modric (40 tahun), Ivan Perisic (37 tahun), dan Andrej Kramaric (35 tahun).

    Fokus utamanya saat ini adalah membangun skuad tangguh menjelang UEFA Nations League 2026/2027 serta lolos ke Piala Eropa 2028. Dilansir Goal, Bilic mengaku siap bekerja di bawah tekanan meski sempat menganggur selama hampir dua tahun. Dengan sederet pengalaman, mampukah Bilic kembali membuat Kroasia bertaji?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More