Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Proses Deteksi Talenta Jadi Fokus FFI, Demi Masa Depan Timnas Futsal

Proses Deteksi Talenta Jadi Fokus FFI, Demi Masa Depan Timnas Futsal
Timnas Futsal Indonesia lawan Iran di final Piala Asia 2026. (IDN Times / Sandy Firdaus)
Intinya Sih
  • FFI fokus mendeteksi talenta muda pasca Piala AFF 2026 untuk membentuk skuad Timnas Futsal U-17 yang akan tampil di turnamen internasional di Spanyol.
  • Pelatih Hector Souto menyoroti tantangan pembinaan futsal usia dini di Indonesia dan pentingnya sistem kompetisi grassroots yang lebih kuat.
  • Souto menilai kepercayaan pada pemain muda sebagai investasi jangka panjang demi menjaga regenerasi menuju target Piala Dunia Futsal 2028 dan 2032.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menyebut saat ini ada sebuah hal yang akan dilakukan untuk menjaga masa depan Timnas Futsal Indonesia.

Dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/3/2026) malam WIB, Michael mengungkapkan saat ini FFI tengah mendeteksi talenta-talenta baru. Hal itu akan dilakukan tak lama setelah Piala AFF 2026.

1. Untuk menentukan skuad Timnas Futsal U-17

Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

FFI melakukan deteksi talenta ini bukan hanya semata karena regenerasi. Pada Juli mendatang, Timnas Futsal U-17 dapat undangan untuk mentas di Spanyol, melawan Brasil, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Maroko.

"Regenerasi itu sangat penting. Oleh karena itu, pasca Piala AFF 2026 nanti, tim kepelatihan akan turun ke daerah-daerah untuk melakukan talent detection secara langsung," kata Michael.

2. Tantangan soal pembinaan futsal di Indonesia

Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, sepakat dengan deteksi talenta ini. Namun, dia mengingatkan bahwa futsal Indonesia masih memiliki tantangan dalam hal sistem kompetisi usia dini.

"Kita masih memiliki tantangan dalam sistem kompetisi usia dini (grassroots). Oleh karena itu, di tim nasional kami harus proaktif membantu pemain muda untuk promosi," kata Souto.

3. Pemain muda adalah investasi

Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Souto menegaskan, percaya pada pemain muda adalah investasi bagi futsal Indonesia. Dengan target lolos Piala Dunia 2028 dan 2032, talent pool Timnas Futsal akan terjaga jika pemain muda diberi kepercayaan.

"Memasukkan pemain berusia 19, 21, atau 22 tahun saat ini adalah investasi bagi FFI dan Timnas Futsal, karena dalam enam atau tujuh tahun ke depan menuju Piala Dunia 2032, merekalah yang akan berada di usia emas," kata Souto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More