Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PSSI Tekankan Perlunya Tambahan Kamera VAR di Super League

PSSI Tekankan Perlunya Tambahan Kamera VAR di Super League
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa di GBK Arena, Selasa (10/3/2026). (IDN Times/Tino).
Intinya Sih
  • PSSI menilai sistem VAR di Super League masih perlu peningkatan, terutama dengan penambahan kamera untuk memperluas sudut pandang dan meningkatkan akurasi keputusan wasit.
  • Yoshimi Ogawa menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat bantu, sehingga edukasi dan pengembangan kualitas wasit tetap menjadi fokus utama PSSI ke depan.
  • Ogawa juga menyoroti pentingnya keseragaman pemahaman antara wasit lapangan, asisten, dan tim VAR agar keputusan pertandingan lebih konsisten dan adil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyebut Video Assistant Referee (VAR) di Super League ternyata masih perlu upgrade. Salah satunya adalah penambahan kamera.

"Sebenarnya kamera garis gawang tidak wajib dalam penggunaan VAR. Tapi kalau ada, tentu akan jauh lebih baik," kata Ogawa kepada awak media di GBK Arena, Kamis (23/4/2026).

1. Bisa meningkatkan akurasi keputusan wasit

Wakil Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa dalam Refereeing Workshop for Media di GBK Arena, Rabu (30/4/2025). (IDN Times/Tino).
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa dalam Refereeing Workshop for Media di GBK Arena, Rabu (30/4/2025). (IDN Times/Tino).

Ogawa mengungkapkan, penambahan kamera VAR bertujuan untuk meningkatkan akurasi keputusan wasit. Sebab, akan banyak sudut pandang yang tersaji bagi wasit dalam mengambil keputusan.

"Kami tidak bisa memaksakan kepada liga profesional. Namun ke depan, jika ada dua kamera di garis gawang, itu akan membuat keputusan lebih adil bagi semua pihak dalam sepak bola," ujar Ogawa.

2. Edukasi pengembangan wasit tetap perlu dilakukan

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Terlepas dari adanya dukungan teknologi, Ogawa mengungkapkan edukasi pengembangan kualitas wasit tetap diperlukan. Pada akhirnya, VAR ataupun teknologi apa pun itu hanya jadi alat bantu.

"Ke depannya, kami akan terus melanjutkan edukasi dand memberikan dukungan untuk pengembangan kualitas wasit," ujar Ogawa.

3. Pemahaman yang sama juga harus diterapkan dalam pemakaian VAR

WhatsApp Image 2025-09-11 at 19.09.42.jpeg
Ruang sistem asisten wasit video atau video assistant referee (VAR) di Stadion H Dimurthala, Kota Banda Aceh. (Dokumentasi Media Officer Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times)

Selain itu, sebelum bicara soal penambahan kamera dan teknologi, Ogawa mengingatkan soal pentingnya wasit, asisten wasit, dan wasit VAR memiliki pemahaman yang sama.

"Jika tidak 100 persen yakin, keputusan harus tetap dilanjutkan, lalu VAR akan melakukan pengecekan. Jika tidak ditemukan bukti yang jelas 100 persen atas sebauh insiden, keputusan awal harus dipertahankan," ujar Ogawa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More