Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rahasia Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Fondasi Kuat Level Akademi

Rahasia Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Fondasi Kuat Level Akademi
Spanyol juara Piala Dunia 2026 (AFP / Odd Andersen)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kesuksesan Spanyol jadi juara Piala Dunia 2026 tidak diraih lewat sulap semalam. Ada proses panjang di baliknya, melibatkan klub-klub yang berlaga di LaLiga.

Sejak 2024, dominasi Spanyol kembali di kancah sepak bola dunia. Sebelum menjuarai Piala Dunia pada 2026, mereka sempat menjadi penguasa Euro 2024 serta meraih emas Olimpiade 2024.

Ternyata ragam prestasi yang didapat oleh Spanyol ini merupakan buah dari sebuah proses pengembangan talenta jangka panjang. Hal itu mulai dilakukan pada 2022 lewat National Plan for the Optimisation and Improvement of Youth Academies.

1. LaLiga tingkatkan pembinaan talenta muda di Spanyol

Dengan program tersebut, LaLiga meningkatkan standar pembinaan talenta dan pengembangan pemain lewat akademi-akademi klub. Profesionalisme akademi juga jadi hal yang digalakkan.

Program ini merancang sebuah strategi komprehensif untuk meningkatkan standar akademi sepak bola profesional di Spanyol. Tujuannya jelas, yaitu untuk membawa sepak bola Spanyol kembali berjaya.

Bagi akademi yang sudah profesional, mereka akan dapat sertifikat dari AENOR. Sertifikasi ini diberikan kepada akademi-akademi yang memenuhi standar tertinggi dalam berbagai aspek.

2. Ditopang oleh piramida kompetisi Spanyol

Piramida sepak bola Spanyol juga turut mempercepat perkembangan pemain. Tim cadangan (reserve team) dari klub-klub LaLiga berkompetisi dalam sistem kompetisi nasional.

Para pemain jebolan akademi ini langsung menghadapi tim-tim senior di kompetisi semi-profesional, bahkan dalam beberapa kasus di level profesional. Mereka langsung merasakan aura kompetitif.

Tak heran juga, Spanyol menjadi negara dengan ekosistem kompetisi sepak bola usia muda paling kompetitif di dunia. Para pemain muda di Spanyol sudah tampil dalam 500 laga resmi dan mendulang pengalaman tinggi.

3. 25 dari 26 skuad juara Spanyol lahir dari pembinaan

Bukti dari penguatan akademi ini terasa. Dari 26 pemain yang mengangkat trofi Piala Dunia 2026, 25 di antaranya merupakan hasil pembinaan akademi klub-klub LaLiga. David Raya jadi pengecualian karena pindah ke Inggris saat masih 16 tahun.

Dengan model pengembangan talenta seperti ini, sepak bola Spanyol jadi salah satu acuan utama dunia soal pembinaan, sekaligus menjadi fondasi keberhasilan berkelanjutan klub-klub LaLiga, serta tim nasionalnya di Piala Dunia 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More