Rapor 4 Wakil Serie A pada Liga Champions Eropa 2025/2026

- Seluruh wakil Serie A, yakni Napoli, Inter Milan, Juventus, dan Atalanta, resmi tersingkir dari Liga Champions 2025/2026 hingga babak 16 besar berakhir.
- Napoli tampil paling mengecewakan dengan finis di posisi ke-30 fase liga, sementara Inter dan Juventus sama-sama gugur di babak playoff knockout.
- Atalanta menjadi wakil Italia terakhir yang bertahan hingga 16 besar sebelum disingkirkan Bayern Munchen dengan agregat mencolok 2-10.
Perjalanan seluruh wakil Serie A Italia di Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 resmi berakhir. Kepastian ini menyusul tersingkirnya Atalanta di babak 16 besar. Dengan gugurnya La Dea, tidak ada lagi utusan dari Negeri Menara Pisa yang tersisa di turnamen antarklub kasta tertinggi Eropa musim ini.
Serie A sendiri mengirimkan empat wakil ke Liga Champions 2025/2026, yakni Atalanta, Juventus, Inter Milan, dan Napoli. Keempat tim tersebut berhak tampil di panggung Eropa setelah berhasil menduduki posisi empat besar di klasemen akhir Serie A 2024/2025. Berikut rapor lengkap perjalanan para wakil Italia di Liga Champions 2025/2026.
1. Napoli menjadi klub Italia tercepat yang gugur pada UCL 2025/2026
Secara mengejutkan, langkah sang juara Serie A 2024/2025, Napoli, harus terhenti lebih awal dibandingkan tiga wakil Italia lainnya. Klub berjuluk I Partenopei ini tersingkir pada fase liga setelah hanya mampu mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan. Raihan tersebut didapat dari hasil dua kemenangan dan dua kali imbang selama berkiprah di fase liga UCL 2025/2026.
Penampilan Napoli memang yang paling mengecewakan di antara wakil Italia lainnya. Mereka hanya mampu mencetak sembilan gol dan kebobolan sebanyak 15 kali dalam delapan laga. Dua kemenangan yang mereka raih seluruhnya terjadi dalam laga kandang, yakni saat menumbangkan Sporting CP 2-1 (1/10/2025) dan unggul 2-1 atas Qarabag (25/11/2025). Hasil buruk ini menempatkan mereka di posisi ke-30 dari 36 peserta pada klasemen akhir UCL 2025/2026.
2. Inter Milan harus angkat koper lebih cepet setelah menderita dua kekalahan dari Bodo/Glimt
Harapan Inter Milan untuk merengkuh gelar juara Liga Champions keempat resmi pupus. Langkah tim asuhan Cristian Chivu terhenti di babak play-off knockout setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Bodo/Glimt. Nerazzurri terpaksa mengakui keunggulan wakil Norwegia tersebut dengan skor agregat 2-5, setelah menderita kekalahan 1-3 dan 1-2 dalam dua leg.
Sejatinya, Inter Milan mengawali kiprah mereka di Liga Champions 2025/2026 dengan cukup menjanjikan. Mereka berhasil mengamankan lima kemenangan dari delapan pertandingan yang dijalani. Sayangnya, tiga kekalahan saat menghadapi Borussia Dortmund, Arsenal, dan Liverpool membuat mereka hanya mengantongi 15 poin, sehingga tertahan di posisi ke-10 dan gagal lolos langsung ke babak 16 besar.
3. Juventus tersingkir dari UCL 2025/2026 meski menang 3-2 atas Galatasaray pada leg kedua
Juventus harus menerima nasib serupa dengan Inter Milan setelah terhenti di babak playoff knockout akibat kalah agregat 5-7. Galatasaray menjadi tim yang menyingkirkan La Vecchia Signora dari Liga Champions 2025/2026 melalui gelontoran tujuh gol dalam dua pertemuan. Gol-gol tersebut bersarang ke gawang Juventus yang dijaga secara bergantian oleh Mattia Perin dan Michele Di Gregorio.
Sebelum bertemu Galatasaray di playoff, Juventus hanya mampu menempati peringkat ke-13 pada klasemen akhir fase UCL 2025/2026. Selama fase tersebut, Si Nyonya Tua lebih sering meraih hasil imbang dibandingkan mencatatkan kemenangan. Dari total delapan pertandingan yang dijalani, mereka mengantongi 3 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 1 kali kalah.
Kemenangan 3-2 yang diraih di kandang sendiri pada laga leg kedua nyatanya tetap gagal membawa Juventus melaju ke babak 16 besar. Hal ini disebabkan oleh kekalahan telak 2-5 saat bertandang ke Turki yang membuat Dusan Vlahovic dan kolega harus tersingkir lebih awal. Kegagalan ini menutup perjalanan Juventus di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim 2025/2026.
4. Atalanta harus menerima kekalahan yang mencolok dari Bayern Munchen di babak 16 besar
Atalanta menjadi wakil terakhir dari Serie A yang tereliminasi dari Liga Champions 2025/2026. Kekalahan telak 1-4 di Allianz Arena pada leg kedua memastikan langkah klub berjuluk La Dea tersebut resmi terhenti. Hasil minor ini sekaligus melengkapi kekalahan besar dari Bayern Munchen pada pertemuan pertama di babak 16 besar dengan skor 1-6.
Perjalanan Atalanta pada fase liga sebenarnya tidak sebagus Juventus dan Inter Milan. Mereka tercatat hanya mampu mengoleksi 4 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 3 kekalahan dari total 8 pertandingan. Perolehan poin tersebut bahkan hanya terpaut tiga angka dari batas posisi klub yang otomatis tersingkir di fase liga.
Akibat finis di zona playoff, Atalanta harus melewati hadangan Borussia Dortmund terlebih dahulu sebelum melaju ke 16 besar. Secara mengejutkan, mereka berhasil menyingkirkan wakil Jerman tersebut meski sempat tertinggal 0-2 pada leg pertama di Signal Iduna Park (18/2/2026). Kemenangan dramatis lewat gol Gol Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Lazar Samardzic pada leg kedua membuat mereka berbalik unggul dengan agregat 4-3.
Liga Champions 2025/2026 menjadi periode yang kurang bersahabat bagi wakil Italia. Seluruh klub Serie A telah gugur saat kompetisi baru berjalan hingga 16 besar. Atalanta menjadi wakil Italia dengan pencapaian terbaik, walaupun langkah mereka harus diakhiri oleh Bayern Munchen dengan agregat skor yang mencolok, yakni 2-10.


















