Real Madrid Mundur dari Founding Clubs, European Super League Gagal

- Real Madrid mundur dari European Super League setelah diskusi dengan UEFA.
- Keputusan diambil demi kepentingan terbaik bagi sepak bola Eropa dan pengalaman fans.
- Mundurnya Madrid dan Barcelona membuat proyek ESL dipastikan gagal, hanya A22 Sports Management yang masih berdiri.
Jakarta, IDN Times - Real Madrid akhirnya mundur dari Founding Clubs untuk menyelenggarakan European Super League (ESL). Keputusan ini diambil Madrid setelah berdiskusi dengan Konfederasi Sepak bola Eropa, UEFA, atas kasus ESL yang sudah berlangsung selama lima tahun terakhir.
Dalam beberapa bulan, Madrid dan UEFA terlibat dalam diskusi intens demi memecahkan masalah atas wacana ESL dan kasus legal yang dihadapi kedua belah pihak. European Football Clubs (EFC) menjadi penengah dalam pembicaraan ini dan pada akhirnya sebuah kesepakatan tercipta.
"Mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi sepak bola Eropa, UEFA, EFC, dan Real Madrid, mengumumkan adanya kesepakatan untuk kestabilan dalam klub Eropa, menghormati prinsip sporting merit dengan keberlangsungan jangka panjang dan penajaman pengalaman fans dalam menggunakan teknologi," begitu pernyataan bersama UEFA dan Madrid.
"Kesepakatan ini juga menegaskan perselisihan legal terkait European Super League dihentikan, ketika prinsip-prinsip yang ada telah dijalankan dan diimplementasikan," lanjutnya.
Keputusan Madrid hanya berselang beberapa hari setelah Barcelona mundur dari proyek ESL. Barcelona diduga tak lagi terlibat karena hubungan politiknya dengan Madrid yang tak harmonis usai Caso de Negreiro. Tapi, dalam pernyataannya, mereka menegaskan ingin mendukung kedamaian sepak bola di Eropa dan akhirnya mundur dari proyek ESL.
Dengan mundurnya Madrid dan Barcelona, proyek ESL dipastikan gagal. Sebab, kini hanya A22 Sports Management yang masih berdiri untuk bisa mewujudkan kompetisi tersebut.


















