6 Rekrutan Arsenal dari Crystal Palace sebelum Eberechi Eze

- Stefan O’Connor hanya membuat satu penampilan bersama Arsenal setelah bergabung dari Crystal Palace pada 2010.
- Eddie McGoldrick bergabung dengan Arsenal pada awal 1993/1994 setelah Crystal Palace terdegradasi.
- Ian Wright menjadi top skor sepanjang masa Arsenal setelah direkrut dari Crystal Palace pada 1991/1992.
Arsenal melanjutkan pergerakan mereka pada bursa transfer musim panas 2025 dengan merekrut Eberechi Eze. The Gunners membeli gelandang Timnas Inggris yang kini berusia 27 tahun ini dari Crystal Palace dengan harga yang dilaporkan mencapai 67,5 juta pound sterling (Rp1,4 triliun). Nilai tersebut menjadikan Eze sebagai penjualan termahal dalam sejarah Crystal Palace. Sementara itu, berdasarkan data dari Transfermarkt, Arsenal hanya pernah menggaet enam personel milik Crystal Palace sebelum Eze. Siapa saja mereka?
1. Stefan O’Connor membuat satu penampilan bersama Arsenal
Stefan O'Connor bergabung dengan Arsenal dari Crystal Palace pada 2010 saat masih berusia 13 tahun. Bek tengah ini hanya membuat satu penampilan bersama tim senior Arsenal. Ia tampil sebagai pengganti selama 13 menit kala The Gunners mengalahkan Galatasaray dengan skor 4-1 di Liga Champions Eropa (UCL) pada 9 Desember 2014. Sisanya, O’Connor menghuni akademi dan dipinjamkan kepada York City (2015—2016) serta MVV Maastricht (2016—2017). O’Connor lantas dilepas permanen kepada Newcastle United pada awal 2017/2018. Sayangnya, ia terpaksa pensiun dini pada 2020 karena serangkaian cedera serius.
2. Eddie McGoldrick bergabung dengan Arsenal pada awal 1993/1994
Crystal Palace menelan pil pahit pada 1992/1993 yang merupakan musim perdana English Premier League (EPL). The Eagles menjadi salah satu tim yang terdegradasi. Arsenal bergerak cepat dalam memanfaatkan situasi ini dengan memboyong salah satu bintang mereka, Eddie McGoldrick. Gelandang Timnas Irlandia tersebut datang pada awal 1993/1994. McGoldrick bertahan di Arsenal sampai akhir 1995/1996. Ia membuat 57 penampilan, 1 gol, dan 6 assist.
3. Ian Wright sempat menjadi top skor sepanjang masa Arsenal
Arsenal membuat kejutan dengan memboyong Ian Wright dari Crystal Palace pada 1991/1992. Saat itu, The Gunners dianggap membuat kesalahan karena merekrut pemain yang belum teruji di level tertinggi. Wright nyatanya berhasil membantah anggapan negatif tersebut. Ia berseragam Arsenal sampai akhir 1997/1998 dan mampu membuat 185 gol. Jumlah ini sempat menjadikan pria asli Inggris tersebut berada di puncak top skor sepanjang masa Arsenal sebelum digeser Thierry Henry.
4. Peter Nicholas kembali ke Crystal Palace setelah 2 musim membela Arsenal
Peter Nicholas meninggalkan Crystal Palace untuk bergabung dengan Arsenal pada awal 1981/1982. Gelandang asal Wales ini membela Arsenal selama 2 musim. Nicholas bermain 75 kali dan mencetak 2 gol serta 1 assist. Setelah tidak lagi terpakai, Crystal Palace pun memutuskan untuk kembali menggunakan jasanya. Nicholas hengkang dari Crystal Palace untuk kedua kalinya pada awal 1985/1986 usai direkrut Luton Town.
5. Kenny Sansom menjadi salah satu bek kiri terbaik Inggris bersama Arsenal
Karier Kenny Sansom makin menanjak setelah bergabung dengan Arsenal dari Crystal Palace pada awal 1980/1981. Ia menjadi bek kiri andalan sampai akhir 1987/1988 dengan catatan 370 penampilan, 6 gol, dan 2 assist. Tidak hanya di level klub, Sansom juga merupakan pilar kunci bagi Timnas Inggris. Ia mengoleksi 86 caps. Sansom meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan Newcastle United.
6. Andy Kennedy membela Arsenal pada 1922—1928
Andy Kennedy merupakan rekrutan pertama Arsenal dari Crystal Palace. Itu terjadi pada 1922. Bek kiri asal Irlandia Utara ini membela Arsenal sampai 1928 sebelum dijual kepada Everton. Kennedy membuat 129 penampilan. Setahun sebelum hengkang, Kennedy mampu membawa Arsenal melaju ke final Piala FA. Sayangnya, mereka kalah dari Cardiff City.
Dari enam nama di atas, hanya Stefan O’Connor yang terbilang sebagai perekrutan yang gagal. Namun, ini bisa dimaklumi karena O’Connor yang diboyong Arsenal dari Crystal Palace saat masih sangat belia. Kini, Eberechi Eze menjadi sosok teranyar yang menyeberang dari selatan ke utara London. Mampukah ia melanjutkan kegemilangan seperti yang sudah ditunjukkannya bersama Crystal Palace?