Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resmi! Zidane Diperkenalkan Sebagai Pelatih Anyar Prancis

Resmi! Zidane Diperkenalkan Sebagai Pelatih Anyar Prancis
Mantan pemain Timnas Prancis, Zinedine Zidane (kiri), berpose bersama Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo (kanan), usai konferensi pers perkenalan pelatih baru Les Bleus di Markas FFF, Paris, Selasa (28/7/2026). (LOU BENOIST / AFP)
Intinya Sih
  • Zinedine Zidane resmi menjadi pelatih Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia 2026, berdasarkan pengumuman FFF pada 28 Juli 2026.
  • Zidane menandatangani kontrak empat tahun hingga 2030 untuk memimpin Prancis menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030, mewujudkan ambisi lamanya melatih negaranya.
  • Zidane mengapresiasi pencapaian Deschamps dan dijadwalkan menjalani debut bersama Les Bleus melawan Turki pada UEFA Nations League, 26 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Zinedine Zidane resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Tim Nasional Prancis, menggantikan Didier Deschamps yang memutuskan mundur pasca-Piala Dunia 2026. Penunjukan sang maestro lapangan tengah ini sekaligus mengakhiri teka-teki panjang sosok juru taktik anyar skuad Les Bleus.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan keputusan tersebut secara formal pada Selasa (28/7/2026). Pria yang acap disapa Zizou itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun untuk memimpin generasi emas Prancis menatap Euro 2028 hingga Piala Dunia 2030.

"Zinedine Zidane resmi menukangi Timnas Prancis dengan masa bakti empat tahun hingga 2030. Pengalaman dan visi kepemimpinannya menjadi pondasi utama Les Bleus meraih kejayaan di panggung internasional," bunyi pernyataan resmi FFF.

1. Pelatih baru Timnas Prancis dan ambisi sang legenda

Langkah FFF mengamankan jasa Zidane bukanlah hal yang mengejutkan publik sepak bola dunia. Terlebih, ia sering mengatakan jika mimpinya melatih tin nasional negaranya.

Pahlawan penentu gelar Piala Dunia 1998 itu kini kembali ke pelukan Les Bleus dengan misi besar. Berbekal deretan pemain bintang di setiap lini, pelatih berusia 54 tahun tersebut bertekad mereplikasi kejayaan masa lalunya dari pinggir lapangan.

"Menangani Timnas Prancis adalah impian dan ambisi besar saya sejak lama. Saya siap mendedikasikan seluruh kemampuan untuk membawa negara ini kembali ke puncak tertinggi dunia," kata Zidane dalam sesi perkenalan resminya.

2. Debut Perdana Komando Zizou Lawan Turki

Sejak berpisah dengan Real Madrid, Zidane konsisten menolak tawaran klub-klub raksasa Eropa demi mengejar impian besarnya melatih tim nasional. Kali ini, impiannya pun terwujud.

"Momen ini adalah impian lama yang akhirnya terwujud dalam karier saya. Saya sengaja menolak banyak tawaran klub selama beberapa tahun terakhir hanya demi memimpin Timnas Prancis," ujarnya.

"Tidak ada prioritas lain bagi saya selain posisi ini. Saya meniti perjalanan panjang dari level junior hingga mencapai tim utama. Seluruh jiwa dan raga akan saya curahkan agar tim ini terus menang, karena itulah satu-satunya ambisi saya," lanjut Zidane.

3. Ucacapkan terima kasih untuk Didier Deschamps dan kapan jalani debut?

Resmi menjadi suksesor Didier Deschamps, Zidane pun mengucapkan terima kasih untuk koleganya itu. Terlebih, kerja keras Deschamps sudah memberikan gelar bergengsi Piala Dunia 2018.

"Saya memuji kerja keras Didier, dan ini merupakan kesempatan mengatakan kepadanya, bagus sekali. Sesuatu yang baru akan dimulai, tetapi tujuannya selalu satu: menang. Saya akan mengerahkan segenap upaya demi tim ini. Saya sangat menanti untuk bergabung dengannya," beber Zidane.

Para pendukung Les Bleus tidak perlu menunggu lama untuk melihat racikan strategi sang legenda. Pelatih berusia 54 tahun itu dijadwalkan langsung melakoni laga debut resminya pada pertengahan September 2026.

Kylian Mbappe dan kawan-kawan akan berada di bawah komando Zinadine Zidane saat menghadapi Turki dalam lanjutan UEFA Nations League, 26 September 2026. Pertandingan tersebut bakal menjadi panggung pembuktian awal dari era baru sepak bola Prancis.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More