Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Saatnya Irak Ubah Persepsi Publik Soal Perang di Piala Dunia 2026

Saatnya Irak Ubah Persepsi Publik Soal Perang di Piala Dunia 2026
Ilustrasi bendera Irak. (pixabay.com/jorono)
Intinya Sih
  • Irak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia, menandai kembalinya mereka ke ajang tersebut setelah 40 tahun absen.
  • Asisten pelatih Rene Meulensteen menilai kelolosan ini jadi peluang besar bagi Irak untuk mengubah persepsi dunia yang selama ini identik dengan perang.
  • Meulensteen menyebut momen ini sebagai waktu bagi rakyat Irak untuk berbahagia dan mulai menjalani kehidupan yang lebih normal setelah masa-masa sulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Selama bertahun-tahun, Irak dilanda persepsi buruk di mata dunia dengan selalu diasumsikan sebagai negara perang. Kini, Irak berusaha mengubah persepsi itu lewat Piala Dunia 2026.

Irak baru saja memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 usai menang atas Bolivia dalam laga final interkonfederasi, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Setelah 40 tahun, akhirnya mereka kembali ke pesta sepak bola terbesar dunia itu.

1. Persepsi buruk masih tersemat ke Irak

Asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen, mengakui saat ini persepsi orang terkait perang di Irak itu masih terpatri di benak publik. Tak heran memang, karena sejak dulu sampai sekarang, perang kerap berkecamuk di Irak.

"Harus diakui, banyak negara Barat sampai saat ini ketika ditanya soal Irak, hal pertama yang muncul dalam pikiran mereka adalah perang," ujar Meulensteen, dilansir The Athletic.

2. Piala Dunia 2026 bantu ubah persepsi

Meulensteen menyebut, kelolosan ke Piala Dunia 2026 sangat berarti bagi Irak. Selain membawa kebahagiaan, kelolosan ini akan jadi cara bagi Irak mengubah persepsi di mata dunia.

"Kelolosan ke Piala Dunia 2026 akan jadi peluang bagi kami mengubah persepsi. Ada aura positif dan energi besar bagi kami untuk mengubah persepsi soal perang itu," kata Meulensteen.

3. Saatnya Irak berbahagia

Meulensteen mengungkapkan, Irak sudah melalui banyak masa sulit. Trauma itu masih ada, tetapi sekarang seluruh publik di Irak berbahagia jelang Piala Dunia 2026.

"Irak adalah negara yang sudah banyak melalui masa sulit. Sekarang, mereka sudah lolos ke Piala Dunia 2026 dan saatnya berbahagia. Ini adalah saatnya mereka hidup normal," kata Meulensteen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More