Leon Goretzka menjadi wajah baru di English Premier League 2026/2027. Ia merapat ke kasta teratas Inggris usai bergabung dengan Aston Villa dengan status free transfer. Sebelum mengambil tantangan baru di Inggris, Goretzka lebih dahulu menghabiskan kariernya di sepak bola Jerman. Ia pernah memperkuat VfL Bochum dan Schalke 04 sebelum menjelma sebagai salah satu gelandang penting Bayern Munich.
Sepak Terjang Leon Goretzka sebelum Datang ke EPL pada 2026

1. Leon Goretzka langsung mengunci tempat utama di skuad VfL Bochum pada musim profesional pertamanya
Leon Goretzka merupakan produk akademi VfL Bochum. Penampilan apik bersama tim junior di beberapa kelompok umur lantas membuatnya mendapat kesempatan emas untuk promosi ke skuad utama. Ia resmi mendapat penawaran kontrak profesional pada musim panas 2012.
Debut Goretzka di Bochum terjadi ketika dimainkan selama 79 menit dalam duel kontra Dynamo Dresden pada pekan pembuka Bundesliga 2 Jerman 2012/2013. Beroperasi di sisi kanan lini serang, ia sukses menyumbang gol yang berbuah kemenangan tipis 2-1 bagi timnya. Kontribusi itu menjadi awal yang baik bagi Goretzka untuk menunjukkan potensi besarnya di level senior.
Goretzka lantas menutup musim profesional pertamanya dengan torehan 4 gol serta 8 assist untuk Bochum. Selama periode ini, ia menegaskan kemampuannya untuk beroperasi di lini serang maupun tengah dengan sama baiknya. Selain mencetak gol pada laga pertama, momen apiknya juga terjadi ketika mencetak gol dan assist dalam kemenangan 4-0 atas Paderborn.
2. Permainan Leon Goretzka semakin matang di Schalke
Penampilan menawan di VfL Bochum langsung membuat Schalke tertarik dengan potensi yang dimiliki Leon Goretzka. Pemain kelahiran 6 Februari 1995 itu lantas dipinang dengan mahar sebesar 3,25 juta euro (Rp67 miliar) pada musim panas 2013, semusim setelah menembus skuad utama Bochum. Kepindahan ini sekaligus menjadi awal dari kiprah Goretzka di kasta teratas Jerman.
Di Schalke 04, Goretzka terus berkembang dari talenta muda menjadi gelandang serbabisa yang semakin matang. Ia mampu menjalankan berbagai peran di lini tengah, baik sebagai gelandang bertahan, pengatur permainan, maupun pemain yang beroperasi lebih melebar. Kecerdasan membaca ruang, kemampuan mengalirkan bola secara vertikal, serta etos kerja tinggi membuatnya menjadi sosok penting bagi Schalke, sekaligus mulai menunjukkan jiwa kepemimpinan meski usianya masih relatif muda. Perkembangannya mencapai titik penting pada musim-musim terakhir, ketika pergerakannya tanpa bola dan kemampuan melakukan penetrasi dari lini kedua turut membantu Schalke finis sebagai runner-up Bundesliga Jerman 2017/2018.
Selama 5 musim berseragam Schalke, Goretzka mendapat kesempatan bermain dalam 147 laga dengan kontribusi 19 gol serta 16 assist. Meski tak mempersembahkan trofi, ia mencatatkan beberapa momen penting. Salah satu aksi terbaiknya terjadi ketika mencetak gol penentu kemenangan atas Werder Bremen pada pekan 4 Bundesliga 2017/2018.
3. Leon Goretzka memenangi berbagai trofi bergengsi di Bayern Munich
Berkat progres yang begitu positif, Leon Goretzka akhirnya merapat ke Bayern Munich pada musim panas 2018. Ia bergabung dengan raksasa Jerman tersebut secara gratis seiring kontrak yang berakhir di Schalke. Kepindahan ini sekaligus membuka jalan baginya untuk merasakan berbagai gelar bergengsi.
Di Bayern Munich, Goretzka menjelma menjadi gelandang yang jauh lebih komplet dan berpengalaman. Ia tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan fisik, daya jelajah, serta kecerdasan dalam membaca situasi pertandingan. Perannya semakin penting dalam berbagai skema permainan, terutama ketika Bayern membutuhkan gelandang yang mampu membantu pertahanan sekaligus melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Konsistensinya di level klub juga membuat Goretzka menjadi salah satu pemain yang diandalkan dalam pertandingan-pertandingan besar.
Goretzka mengakhiri perjalanannya bersama Die Roten pada musim panas 2026 usai mengemas 51 gol dan 53 assist dalam 312 laga. Ia juga sukses mempersembahkan 16 trofi, termasuk 1 trofi Liga Champions Eropa serta 7 trofi Bundesliga. Bayern Munich menjadi klub terakhirnya sebelum meninggalkan Jerman.
Kepindahan ke Aston Villa pun menjadi babak baru dalam perjalanan karier Goretzka setelah lebih dari 1 dekade berkiprah di Jerman. Premier League akan menjadi kompetisi baru baginya untuk membuktikan kualitas yang telah terasah melalui pengalaman panjang di level tertinggi. Menarik untuk melihat sejauh mana Goretzka mampu memberikan pengaruh bagi Aston Villa pada musim 2026/2027.
Curated For You
- 3 Rekrutan Termahal Nottingham Forest dari EPL per 28 Agustus 202628 Agu 2026, 19:14 WIB
- 3 Rekrutan Termahal Tottenham Hotspur yang Cetak Gol pada Laga Debut28 Agu 2026, 17:34 WIB
- 5 Penjualan Termahal LOSC Lille per 27 Agustus 2026, Terbaru Bouaddi!28 Agu 2026, 13:22 WIB