Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tim Indonesia Day, Kala Atlet Asian Games Kejutkan Warga di Mal

Tim Indonesia Day, Kala Atlet Asian Games Kejutkan Warga di Mal
Tim Indonesia Day yang digelar di Lippo Mal Kemang, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) (IDN Times / Satria Permana)
  • Tim Indonesia memperkenalkan atlet Asian Games 2026 kepada publik di Lippo Mal Kemang; 86 dari 432 atlet hadir, termasuk peraih emas Olimpiade Veddriq Leonardo dan Rizky Juniansyah.
  • Menpora Erick Thohir mengapresiasi persiapan kontingen serta memastikan pendanaan dan layanan atlet terjamin. Ia meminta publik memberi dukungan menjelang Asian Games yang tersisa 21 hari.
  • Skuad final Indonesia mencakup 435 atlet dari 35 cabang olahraga, berangkat dalam lima gelombang ke Aichi-Nagoya. Kontingen utama dijadwalkan berangkat 16-17 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Tim Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2026, Aichi-Nagoya, diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara yang digelar di Lippo Mal, Kemang, Sabtu (29/8/2026). Dalam momen tersebut, seluruh atlet yang akan berlaga di Asian Games 2026 dibawa lebih dekat kepada masyarakat demi mendapat dukungan.

Sebanyak 86 dari 432 atlet yang berlaga, termasuk dua peraih emas Olimpiade 2024, Veddriq Leonardo serta Rizky Juniansyah, menghadiri acara tersebut. Mereka diperkenalkan kepada publik dan dibawa lebih dekat agar bisa berinteraksi secara langsung.

Kehadiran mereka memang sempat menjadi perhatian pengunjung mal. Bahkan, tak jarang ada yang meminta foto bersama dengan para atlet.

  1. 1. Atlet harus didorong dan didukung

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengapresiasi persiapan yang dilakukan seluruh elemen dalam menghadapi Asian Games 2026, termasuk memperkenalkan dan mendekatkan atlet kepada masyarakat.

    Erick merasa, publik harus bisa mendukung setiap perjuangan para atlet. Apalagi, Asian Games tinggal 21 hari lagi dan seluruh persiapan sudah berada dalam tahap akhir.

    "Tentunya, saya mengapresiasi Chief de Mission (Todotua Pasaribu), yang sudah berjibaku dan memastikan persiapan atlet. Tak cuma itu, tetapi juga memastikan atlet dan ofisial mendapatkan pelayanan selama berada di Nagoya dan Tokyo. Karena, memang ada beberapa pertandingan yang digelar di Tokyo juga. Chief de Mission dan Pak Okto (Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari), juga sudah memastikan pendanaan dari Kemenpora terjamin," kata Erick, saat ditemui di lokasi.

  2. 2. Diharapkan bisa memotivasi atlet

    Tim Indonesia Day yang digelar di Lippo Mal Kemang, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) (IDN Times / Satria Permana)
    Tim Indonesia Day yang digelar di Lippo Mal Kemang, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) (IDN Times / Satria Permana)

    Melalui Tim Indonesia Day, Erick berharap atlet semakin termotivasi karena mendapatkan energi tambahan dari dukungan publik. Dan, menurut Erick, sudah sepantasnya atlet bisa memberikan yang terbaik karena sudah menjalani persiapan panjang dengan penuh pengorbanan.

    "Saya mengetuk, seluruh kemampuan para atlet, agar jerih payah mereka, ketika persiapan selama ini, pengorbanan dengan meninggalkan orang tua, cedera, dan kehidupan anak-anak muda yang ditinggalkan, demi mengibarkan bendera merah-putih. Artinya, saya mengingatkan mereka juga, ayo sama-sama kita jaga. Ini kesempatan buat kita, nanti 21 hari lagi ujungnya untuk berkompetisi. Saya harap bisa fokus," ujar Erick.

  3. 3. Ada lima gelombang keberangkatan

    Chief de Mission Indonesia untuk Asian Games, Todotua Pasaribu, menyatakan saat ini skuad Indonesia untuk berlaga sudah final. Sebanyak 435 atlet dari 35 cabang olahraga akan diberangkatkan ke Aichi-Nagoya, sesuai dengan pengumuman awal.

    "Sudah sesuai, 435 atlet yang akan berangkat dari 35 cabang olahraga. Keberangkatan atlet nantinya ada lima gelombang. Ada yang duluan, karena kan pertandingannya lebih dulu. Kontingen besarnya sekitar tanggal 16 sampai 17 September 2026," ujar Todotua.

    Salah satu cabang olahraga yang berangkat lebih dulu adalah Mixed Martial Arts. Awalnya mereka berangkat pada H-1 pertandingan atau 19 September 2026, tetapi pada akhirnya keberangkatannya bisa dipercepat.

    "Kami itu bertanding 20 September. Sebelumnya, kami berangkat 19 September, jadi hampir tidak ada waktu istirahat. Tapi berkat jajaran CdM dan tim, kami bisa berangkat lebih cepat," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More