Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pemain Mesir yang Pernah Bela Trabzonspor sebelum Mo Salah

3 Pemain Mesir yang Pernah Bela Trabzonspor sebelum Mo Salah
ilustrasi bola di pertandingan sepak bola (pexels.com/Chris L)
  • Trabzonspor dikabarkan merekrut Mohamed Salah pada bursa musim panas 2026, melanjutkan sejarah klub dengan pemain asal Mesir.
  • Trezeguet tampil paling produktif: mencetak 25 gol dan 16 assist dalam 76 laga, serta membantu Trabzonspor menjuarai Piala Super Turki 2022/2023.
  • Sayed Moawad hanya tampil empat kali sebelum kembali ke Mesir, sementara Ayman Abdelaziz menjadi pemain Mesir pertama dan pernah menjabat kapten Trabzonspor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bursa transfer musim panas 2026 dihebohkan dengan langkah Trabzonspor yang mendaratkan Mohamed Salah. Namun, jauh sebelum megabintang tersebut datang ke Papara Park, klub berjuluk Bordo-Mavililer ini sendiri memang memiliki jejak sejarah yang panjang bersama para talenta dari Mesir. Sebagai gambaran, ini tiga pemain Mesir yang pernah membela Trabzonspor sebelum Mohamed Salah.

  1. 1. Trezeguet diboyong dari Aston Villa dengan biaya 4 juta euro

    ​Trabzonspor resmi mendaratkan penyerang sayap Timnas Mesir, Mahmoud Hassan alias Trezeguet, dari klub English Premier League (EPL), Aston Villa, pada Juli 2022. Klub harus merogoh kocek sebesar 4 juta euro (sekitar Rp69 miliar) demi mengamankan tanda tangan pemain yang terkenal dengan kelincahannya tersebut. Sejak didatangkan, ia pun langsung menjelma sebagai mesin gol sekaligus kreator serangan utama di sisi kiri penyerangan Trabzonspor.

    Sepanjang membela Trabzonspor, Trezeguet sukses membukukan 25 gol dan 16 assist dari total 76 penampilan di semua kompetisi. Trezeguet berhasil membawa mereka menjuarai Piala Super Turki 2022/2023. Kecepatan akselerasi, kemampuan dribel yang mumpuni, serta penyelesaian akhir yang tajam membuatnya menjadi salah satu winger paling menakutkan di Super Lig sebelum akhirnya melanjutkan kariernya ke Qatar bersama Al-Rayyan.

  2. 2. Sayed Moawad dinilai gagal bersaing setelah didatangkan dari Ismaily SC

    Trabzonspor mendatangkan bek kiri asal Mesir, Sayed Moawad, dari klub Mesir, Ismaily SC, pada paruh kedua 2007/2008. Moawad didatangkan dengan harapan mampu memberikan warna baru di skuad berkat reputasi dan pengalamannya di Mesir. Namun, kepindahan ini justru menjadi pengalaman pertama dan satu-satunya bagi Moawad di sepak bola Eropa.

    Masa baktinya di Turki diwarnai kegagalan akibat sulitnya beradaptasi dengan skema taktik tim serta perbedaan cuaca ekstrem. Moawad hanya mampu mencatatkan empat penampilan dan tidak bisa mengamankan posisi reguler di skuad utama Bordo-Mavililer. Karena dinilai gagal bersaing, Trabzonspor memutuskan tidak memermanenkan statusnya. Moawad mengakhiri petualangannya di Eropa dengan kembali ke Mesir untuk membela Al Ahly.

  3. 3. ​Ayman Abdelaziz menjadi pemain Mesir pertama yang membela Trabzonspor

    ​Gelandang bertahan asal Mesir, Ayman Abdelaziz, mengenakan seragam Trabzonspor pada Januari 2007 setelah ditebus dari sesama klub Turki, Genclerbirligi Ankara. Trabzonspor mengeluarkan dana sebesar 1 juta euro (sekitar Rp17 miliar) untuk mengangkut pemain yang sudah sangat mengenal atmosfer Super Lig. Kepindahannya ke Papara Park pun membuatnya mencatatkan sejarah sebagai pemain Mesir pertama yang membela Trabzonspor. Kehadiran Abdelaziz saat itu diproyeksikan sebagai penyeimbang lini tengah sekaligus memberikan kedalaman skuad.

    ​Selama membela Trabzonspor, Abdelaziz berhasil mencatatkan total 55 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 2 gol dan 10 assist. Abdelaziz terkenal dengan kedisiplinan posisi, ketegasan dalam memutus serangan lawan, serta jiwa kepemimpinan yang kuat di lapangan. Jiwa kepemimpinannya yang kuat itu bahkan membuatnya sempat dipercaya sebagai kapten utama tim. Namun, usai menuntaskan pengabdiannya di Trabzonspor pada pertengahan 2008, Abdelaziz dijual kepada klub Mesir, Zamalek SC, dengan biaya transfer 500 ribu euro (sekitar Rp8,6 miliar).

    Rekam jejak dari tiga pemain asal Mesir sebelum Mohamed Salah mempunyai cerita sendiri bagi sejarah Trabzonspor. Kedatangan Salah kini diharapkan mampu membawa tim bersaing di kancah domestik maupun Eropa. Publik Bordo-Mavililer berharap pengalaman serta ketajamannya mampu membantu Trabzonspor merengkuh trofi-trofi bergengsi musim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More