Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Siapa Pengganti Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026?

Siapa Pengganti Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026?
Asap mengepul dari area ke arah Pangkalan Udara Al Udeid, yang merupakan markas Angkatan Udara Emir Qatar dan pasukan asing termasuk AS, di Doha pada 28 Februari 2026, menyusul serangan yang dilaporkan dilakukan oleh Iran. (MAHMUD HAMS/AFP)
Intinya Sih
Timeline
  • Iran mempertimbangkan mundur dari Piala Dunia 2026 akibat situasi politik dan keamanan, termasuk ketegangan dengan Amerika Serikat serta kesulitan menggelar pemusatan latihan.
  • Jika Iran benar-benar mundur, FIFA berpotensi menunjuk Irak sebagai pengganti langsung atau memberi kesempatan Uni Emirat Arab melalui jalur play-off interkontinental.
  • Keputusan resmi belum diambil karena Federasi Sepak Bola Iran masih menunggu persetujuan Menteri Olahraga, sementara FIFA terus memantau perkembangan situasi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wacana Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 membuat pertanyaan besar di kalangan publik. Sebab, satu slot yang seharusnya diisi oleh Iran, bakal kosong dan harus diisi segera.

Iran sejauh ini tergabung di Grup G bersama Mesir, Belgia, dan Selandia Baru. FIFA harus dengan cepat mengambil keputusan untuk mengisi slot yang akan ditinggalkan Iran andai nantinya benar-benar mundur.

Lantas, bagaimana aturannya?

1. Irak bisa promosi langsung, UEA dari play-off

Sesuai dengan handbook FIFA, tim dengan peringkat tertinggi di luar kualifikasi bisa saja lolos secara langsung dan menggantikan Iran. Dalam kasus ini, ada dua negara yang bisa saja menjadi pengganti Iran, yakni Irak dan Uni Emirat Arab.

Irak sebenarnya harus menjalani play-off interkontinental setelah dalam kualifikasi zona Asia mampu mengalahkan UEA. Skema promosi bukan gak mungkin terjadi dan UEA harus melalui play-off interkontinental terlebih dulu.

2. Keputusan resmi belum diambil

Opsi mundur sampai sekarang masih belum diambil oleh Iran. Presiden Federasi Sepak bola Iran, Mehdi Taj, masih menunggu persetujuan Menteri Olahraga. Andai sudah ada lampu hijau, baru Iran akan menarik diri dari Piala Dunia 2026.

"Dengan apa yang terjadi dan serangan Amerika Serikat, kami sepertinya tak bisa ikut Piala Dunia. Tapi, hanya Menteri Olahraga yang bisa memutuskannya," ujar Taj dilansir Give Me Sports.

3. Iran memang dibuat susah Amerika jelang Piala Dunia 2026

Pertimbangan Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 tak cuma didasari atas agresi Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). Banyak faktor yang membuat Iran bisa mundur dari Piala Dunia.

Tak cuma masalah sporting karena tim nasionalnya sulit menggelar pemusatan latihan di tengah situasi perang, faktor politik juga jadi alasan mengapa Iran bisa saja mundur dari Piala Dunia 2026. Masalah secara politis sudah muncul ketika sejumlah ofisial Iran gagal mendapatkan visa Amerika Serikat, termasuk Presiden Federasi Sepak bola Iran, Mehdi Taj, ketika undian berlangsung pada akhir 2025 lalu.

Akhirnya, Iran melakukan boikot terhadap undian Piala Dunia 2026. Kini, dengan apa yang terjadi, Iran memiliki alasan lain untuk menarik diri.

FIFA, sampai saat ini, juga masih memantau situasi yang berkembang. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, enggan berkomentar lebih banyak dan berharap Iran tetap ikut karena mau Piala Dunia menjadi momen menyatukan semua pihak.

"Kami mengadakan undian final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim," kata Grafstorm.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More