Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sisi Lain Aston Villa yang Jadi Daya Pikat Fans, Jiwa Sosial Tinggi!

Sisi Lain Aston Villa yang Jadi Daya Pikat Fans, Jiwa Sosial Tinggi!
Starting XI Aston Villa saat melawan Indonesia All Stars di SUGBK, Sabtu (1/8/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Tur pramusim Aston Villa di Jakarta menarik perhatian fans Indonesia; mereka menang 3-1 atas Indonesia All Stars di SUGBK dengan skuad yang hampir lengkap.
  • Fans Indonesia menunjukkan kepedulian pada kehidupan pribadi pemain, sementara Aston Villa dikenal aktif mendukung sekolah, yayasan sosial Acorns, dan kegiatan bagi masyarakat membutuhkan.
  • Pendukung berharap Unai Emery membangun skuad lebih solid pada 2026/27, memanfaatkan dana penjualan Morgan Rogers demi bertahan dan melaju lebih jauh di Liga Champions.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rangkaian tur pramusim klub Premier League, Aston Villa, ke Indonesia sukses menyita perhatian publik pencinta sepak bola tanah air. Kehadiran Villa ke Jakarta juga menghadirkan sebuah fakta baru.

Dalam kunjungannya, The Villans bersua Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (1/8/2026). Mereka berhasil menang dengan skor 3-1, lewat gol Emiliano Buenda, Ross Barkley, dan Brian Madjo.

Juara Liga Europa musim 2025/26 itu datang hampir dengan skuad lengkap. Sejumlah pemain bintang juga diturunkan, seperti Tyrone Mings, hingga Alejandro Garnacho yang baru dipinjam dari Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Fakta menariknya, tribune SUGBK cukup ramai saat Villa menghadapi Indonesia All Stars. Laga ini menjadi bukti kalau basis penggemar mereka di Indonesia cukup banyak. Di balik permainan ngotot khas Premier League, klub asal Birmingham ini ternyata menyimpan sisi kemanusiaan yang jarang tersorot.

1. Perhatian fans pada kehidupan pribadi pemain

Selebrasi para pemain Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (1/8/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah).
Selebrasi para pemain Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (1/8/2026). (IDN Times/Manggar Tirta Alamsyah).

Dalam sesi jumpa pers jelang laga yang dipadukan dengan agenda meet and greet bersama fans, The Villans Indonesia berbondong-bondong datang ke Hotel Mulia, Senayan. Salah satunya Edwin Sugiaurto, yang mendapat kesempatan untuk menghadiri kedua sesi tersebut.

Pria asal Surabaya yang sudah mendukung Villa sejak 1997 itu melontarkan pertanyaan unik, yang mungkin tidak diketahui banyak orang. Pertanyaannya berhasil menyentuh Unai Emery dan Tyron Mings.

"Kami pengin membuktikan bahwa fans Indonesia peduli sama mereka, dan kami pengin memberikan sesuatu yang lebih ringan, enggak harus soal teknis yang berat," kata Edwin yang senang mendapat kesempatan bertanya langsung.

2. Aktif bantu sekolah dan kegiatan yayasan sosial

-
Pemain Aston Villa, Tyrone Mings (kiri) dan pelatih Aston Villa, Unai Emery (kanan) dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026). (IDN Times/Tino).

Selain performa mentereng, Edwin membongkar fakta kalau para pemain Aston Villa memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap lingkungan sekitar. Seperti Tyrone Mings yang aktif mengelola yayasan pribadi untuk membagikan makanan kepada tunawisma dan mereka yang membutuhkan.

Secara kelembagaan, klub juga menjalin kerja sama erat dengan yayasan sosial Acorns dan secara rutin menyumbangkan sebagian keuntungan mereka. Para pemain bintang ini tidak segan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk menjadi guru selama sehari, menyapa anak-anak, hingga memantau bakat sepak bola terpendam.

"Mereka tidak hanya perform di lapangan, tapi mereka sering mampir ke yayasan-yayasan yang membutuhkan. Itu yang saya suka dari Aston Villa, mereka punya jiwa sosial yang cukup tinggi," ujar pria berusia 35 tahun tersebut.

3. Ekspektasi buat Villa di musim 2026/27

-
Fans Aston Villa, Edwin Sugiaurto. (IDN Times/Tino).

Berbicara mengenai ekspektasinya kepada Villa untuk musim depan, Edwin cukup optimistis. Harapan awal Edwin adalah Emery dapat membangun skuad yang lebih solid, karena persaingan musim 2026/27 diprediksi bakal ketat.

Beruntung, Villa mendapat suntikan dana segar dari hasil penjualan Morgan Rogers ke Chelsea. Penjualan fantastis itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendatangkan pemain berkualitas.

"Mudah-mudahan Aston Villa tetap bisa bertahan di Champions League, dulu perempat final, sekarang mungkin bisa lebih tinggi lagi," harap Edwin.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More