Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sponsor Piala Dunia 2026 Bermasalah, LaLiga Langsung Ultimatum FIFA

Sponsor Piala Dunia 2026 Bermasalah, LaLiga Langsung Ultimatum FIFA
Bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda (Dokumentasi Adidas)
Intinya Sih
  • LaLiga dan LFP Media mengultimatum FIFA setelah ExpressVPN diumumkan sebagai sponsor tambahan Piala Dunia 2026.
  • Presiden LaLiga, Javier Tebas, menolak keras kerja sama tersebut karena ExpressVPN pernah dihukum di Prancis atas kasus pembajakan siaran olahraga.
  • FIFA menegaskan telah melakukan verifikasi menyeluruh dan memastikan kemitraan dengan ExpressVPN tidak merugikan pemegang hak maupun pihak terkait lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - LaLiga, bersama dengan LFP Media dari Prancis, mengajukan ultimatum kepada FIFA. Hal itu terkait dengan adanya ExpressVPN sebagai sponsor Piala Dunia 2026.

Jadi, pada 11 Juni 2026 lalu, FIFA secara tiba-tiba mengumumkan ExpressVPN sebagai sponsor tambahan untuk Piala Dunia 2026. Sontak, hal ini membuat LaLiga dan LFP Media geram.

1. ExpressVPN sudah dijatuhi hukuman di Prancis

Ternyata, sebelum ditetapkan sebagai sponsor, ExpressVPN sudah dijatuhi hukuman via putusan pengadilan di Prancis. Hal itu seiring pembajakan yang kerap dilakukan ExpressVPN, terutama untuk siaran olahraga.

"Kesepakatan FIFA dan ExpressVPN ini jelas tidak sejalan dengan prinsip perlindungan hak siar," ujar Presiden LaLiga, Javier Tebas, dalam keterangan resmi.

2. Tebas sudah kirim surat ke Infantino

Tebas, yang memang aktif dalam menyuarakan pemberantasan pembajakan konten olahraga, langsung mengirim surat kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, tak lama setelah kesepakatan itu terjalin.

Dalam surat itu, Tebas menyampaikan keberatan yang tegas terkait kerja sama FIFA dan ExpressVPN. Keberatan ini bahkan bernada ultimatum.

"Dengan fakta FIFA menjalin kemitraan bersama sebuah perusahaan yang layanannya secara aktif memfasilitasi pembajakan konten olahraga mengirimkan pesan yang sangat buruk kepada seluruh ekosistem sepak bola."

"Selain itu, hal ini juga berpotensi memengaruhi proses hukum yang saat ini masih berlangsung. LaLiga, beIN Sports Prancis, Canal+, dan berbagai organisasi olahraga lainnya telah mengajukan tuntutan hukum terhadap ExpressVPN di berbagai yurisdiksi."

"Kontrak sponsorship dengan FIFA ini memberikan kesan legitimasi kepada sebuah perusahaan yang telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena memfasilitasi akses terhadap konten bajakan," tulis Tebas dalam suratnya.

3. Bagaimana respons dari FIFA?

Terkait ultimatum LaLiga, FIFA lewat suratnya menyatakan proses verifikasi dan evaluasi menyeluruh sudah dilakukan dalam penentuan sponsor Piala Dunia 2026. Termasuk, dalam hal ini kerja sama mereka dengan ExpressVPN.

"Kami telah menelaah secara saksama berbagai implikasi yang mungkin timbul dari sponsorship ini (ExpressVPN di Piala Dunia 2026) dan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kerja sama tersebut tidak merugikan upaya para pemegang hak maupun para pemangku kepentingan lainnya," tulis FIFA.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More