Stephen Eustaquio Bikin Rekor di Piala Dunia, Samai Andrea Pirlo

- Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Afrika Selatan lewat gol Stephen Eustaquio di injury time.
- Eustaquio mencatat lima peluang dari bola mati dan menyamai rekor Andrea Pirlo sebagai pemain yang menciptakan lima atau lebih peluang di fase gugur Piala Dunia.
- Selain mencetak gol penentu, Eustaquio tampil dominan dengan 67 sentuhan, 43 operan sukses, enam perebutan bola, serta lima umpan silang akurat sepanjang laga.
Jakarta, IDN Times - Kanada berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai membekuk Afrika Selatan 1-0, Senin dini hari WIB (29/6/2026). Stephen Eustaquio menjadi pahlawan dalam kemenangan tersebut.
Eustaquio tampil mencolok dalam laga ini. Ia akhirnya mencetak gol kemenangan Kanada di injury time, setelah menjadi momok bagi pertahanan Afrika Selatan sejak wasit meniup peluit kick-off duel di Los Angeles Stadium ini.
1. Samai rekor Andrea Pirlo
Gol Eustaquio lahir berkat blunder yang dilakukan Afrika Selatan, pada menit 90+2. Eustaquio mendapat bola liar di dekat kotak penalti, lalu menyambarnya dengan tembakan keras yang meluncur deras ke pojok bawah gawang.
Magis Eustaquio memang berhasil menyihir Los Angeles Stadium. Ia menjadi otak serangan Les Rouges, dengan menciptakan sejumlah peluang. Kreasinya tak hanya dari permainan terbuka, melainkan juga dari skema bola mati.
Dari situasi bola mati, gelandang berusia 29 tahun itu berhasil menciptakan lima peluang. Eustaquio pun menyamai rekor legenda Italia, Andrea Pirlo, yang menciptakan lima atau lebih peluang dari skema bola mati di fase gugur Piala Dunia.
2. Statistik Eustaquio lawan Afrika Selatan
3. Gol penentu Eustaquio ukir rekor
Berdasarkan data Squawka, Eustaquio mencatatkan 67 sentuhan bola dan sukses melepaskan 43 dari 48 operan. Ia juga menjadi motor serangan Kanada dengan menciptakan lima peluang, terbanyak di antara seluruh pemain di lapangan, termasuk dua peluang emas.
Kontribusinya tak hanya terlihat saat menyerang. Eustaquio enam kali merebut penguasaan bola, memenangi lima duel, melakukan tiga tekel, serta mengirim empat umpan ke sepertiga akhir lapangan. Akurasi umpannya dari sisi sayap juga impresif dengan lima umpan silang tepat sasaran dari tujuh percobaan, terbanyak dalam laga tersebut.
Gol tersebut juga mengukir catatan istimewa, sebagai sebagai gol penentu kemenangan pertama yang tercipta di injury time waktu normal dalam fase gugur Piala Dunia sejak Nacer Chadli edisi 2018.
Kala itu, gol telat Chadli sukses membantu Belgia menyingkirkan Jepang di 16 besar Piala Dunia 2018. Di babak selanjutnya, Kanada akan bersua pemenang dalam duel Belanda kontra Maroko, yang akan kick-off pada Selasa pagi WIB (30/6/2026).















