Sudah Keok dari Cagliari, Juventus Juga Torehkan Catatan Buruk

- Juventus kalah 0-1 dari Cagliari dalam laga Serie A 2025/26.
- Juventus mendominasi pertandingan dengan 78% ball possession dan 21 percobaan ke gawang.
- Meski dominan, Juventus mencatatkan sejarah kelam sebagai tim pertama yang kalah meski menguasai bola minimal 78 persen dalam sejarah Serie A.
Jakarta, IDN Times - Juventus menelan kekalahan mengejutkan saat bertandang ke markas Cagliari pada laga lanjutan Serie A 2025/26. Hasil ini bukan hanya merugikan posisi Bianconeri di klasemen, tetapi juga mencatatkan sejarah kelam dalam kompetisi domestik Italia.
Bermain di Stadion Unipol Domus, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB, Juventus harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang Cagliari dicetak Luca Mazzitelli pada babak kedua.
Secara permainan, Juventus tampil sangat dominan. Tim asuhan Luciano Spalletti menguasai bola hingga 78 persen dan mengurung pertahanan Cagliari sepanjang laga.
1. Juventus sebetulnya mendominasi sepanjang pertandingan
Tekanan beruntun dilancarkan Si Nyonya Tua dengan total 21 percobaan ke gawang. Sebaliknya, Cagliari hanya mampu melepaskan tiga tembakan selama 90 menit pertandingan.
Dominasi Juventus juga terlihat dari situasi bola mati. Mereka memperoleh 18 tendangan sudut, sementara Cagliari hanya satu kali mendapatkan sepak pojok.
2. Juventus buat rekor minor, kalah saat penguasaan bola mencapai 78 persen
Dari sisi statistik lanjutan, Juventus mencatatkan expected goals sebesar 1,17. Angka tersebut jauh di atas milik Cagliari yang hanya mencapai 0,20.
Namun, seluruh dominasi itu berujung ironi. Berdasarkan catatan Opta sejak pengumpulan data dimulai pada 2004, Juventus menjadi tim pertama dalam sejarah Serie A yang kalah meski menguasai bola minimal 78 persen.
3. Cagliari tampil lebih disiplin
Luciano Spalletti menilai hasil tersebut harus diterima timnya. Ia mengakui Cagliari tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.
"Cagliari pantas menang, karena mereka berjuang untuk setiap bola, bermain bertahan dan mencoba melakukan serangan balik. Kami tidak cukup gigih dalam mempersiapkan situasi, ada pertandingan yang berjalan seperti ini, kami akan terus maju," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Kekalahan ini membuat Juventus tetap tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan 39 poin dari 21 pertandingan. Posisi tersebut masih rawan tergeser jika AS Roma mampu meraih hasil positif saat menghadapi Torino.
















