Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suporter PSIS Tolak Arema FC Berkandang di Semarang

Suporter PSIS Tolak Arema FC Berkandang di Semarang
Para suporter PSIS Semarang melakukan aksi solidaritas dengan menyalakan lilin dan berdoa bersama di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (2/10/2022) malam. (Instagram/@panserbiru2001)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rencana Arema FC buat menggunakan Stadion Jatidiri Semarang sebagai kandang di putaran kedua Liga 1 musim 2022/23, mendapat ganjalan. Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru, menggaungkan penolakan tersebut.

Solidaritas terhadap Aremania menjadi alasan mengapa penolakan ini digaungkan. Panser Biru bersimpati atas Aremania yang hingga kini belum mendapatkan keadilan atas Tragedi Kanjuruhan.

"Kami, Panser Biru, dengan alasan kemanusiaan dan bentuk solidaritas terhadap saudara kami korban Kanjuruhhan, demi menjaga supaya tidak terjadi efek menimbulkan gejolak suporter di Semarang yang bisa mengganggu keamanan, maka MENOLAK dengan keras AREMA FC berkandang di Semarang," begitu bunyi surat Panser Biru yang ditandatangani Ketua Umum Galih Eko Putranto.

1. Luka mereka, luka kami juga

Surat bernomor 012/22/12-2022 tersebut juga disebarkan pihak Panser Biru di media sosial. Lewat akun instagramnya, secara tegas mereka menyatakan sikap atas rencana Arema FC berkandang di Semarang.

"Kami sesama suporter, pasti memiliki rasa yang sama saat teman-teman Aremania belum mendapatkan keadilan. Luka mereka, luka kami juga," begitu caption Panser Biru di akun instagramnya, @panserbiru2001.

2. Banyak yang mendukung aksi Panser Biru

Stadion Kanjuruhan masih dipenuhi peziarah yang datang untuk berdoa di hari kelima pasca kejadian. (IDN Times/Gilang Pandutanaya)
Stadion Kanjuruhan masih dipenuhi peziarah yang datang untuk berdoa di hari kelima pasca kejadian. (IDN Times/Gilang Pandutanaya)

Unggahan itu sudah mendulang 13 ribu likes dari warganet di media sosial Instagram. Akun @arema.revolution juga sudah menyampaikan rasa terima kasih atas solidaritas Panser Biru.

"Joshhh matur suwun dulu," begitu balasan @arema.revolution.

3. Sanksi sosial buat Arema FC terus berdatangan

Stadion Kanjuruhan masih dipenuhi peziarah yang datang untuk berdoa di hari kelima pasca kejadian. (IDN Times/Gilang Pandutanaya)
Stadion Kanjuruhan masih dipenuhi peziarah yang datang untuk berdoa di hari kelima pasca kejadian. (IDN Times/Gilang Pandutanaya)

Arema FC memang mendapatkan sanksi dilarang main di kawasan Malang. Kini, manajemen harus bersusah payah menemukan stadion yang bisa menerima mereka.

Sebab, sanksi sosial atas kasus ini terus berdatangan. Baik suporter hingga pengelola stadion, belum mau menerima Arema akibat proses peradilan para tersangka Tragedi Kanjuruhan belum menemui putusan yang tegas.

Share Article
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More

Piala Dunia 2026: Prancis Keteteran dengan Suhu Panas Amerika Serikat

01 Jun 2026, 16:22 WIBSport