Susunan Pemain Asing Persija Bakal Dirombak Musim Depan

- Pelatih Shin Tae Yong berencana merombak susunan pemain asing Persija, namun tetap mempertahankan sebagian besar pemain lokal untuk musim depan.
- Manajemen Persija memberi kepercayaan penuh kepada Shin Tae Yong dalam menentukan skuad, sementara klub fokus memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhannya.
- Tujuh pemain dilepas setelah musim berakhir, termasuk Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Maxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, dan Alaaeddine Ajaraie.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, sudah memiliki gambaran soal skuad musim depan. Salah satunya, dia akan merombak susunan pemain asing yang ada di tim saat ini.
"Untuk pemain asing, kemungkinan susunannya akan banyak berubah. Namun, rencana saya adalah untuk mempertahankan sebagian besar pemain lokal yang kami bisa," kata Shin dalam sesi jumpa pers.
1. Shin akan melengkapi Persija

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, yakin Shin akan melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada di Persija. Alhasil, dia diberi kepercayaan penuh untuk membentuk skuad sesuai dengan skema yang ingin dia terapkan.
"Saya yakin sekali bahwa nanti pemilihan pemain-pemain dari coach Shin Tae Yong akan melengkapi skuad Persija ini di musim ini semoga bisa membuat proses untuk menuju juara itu lebih cepat," kata Prapanca.
2. Persija beri keleluasaan bagi Shin meramu tim

Tidak cuma itu, Prapanca menyebut Persija memberi keleluasaan pada Shin untuk meramu skuad musim depan. Manajemen hanya akan memberi dukungan saja.
"Jadi saya yakin sekali pemilihan pemain skuad secara full itu nanti diserahkan penuh oleh Coach Shin," kata Prapanca.
3. Persija lepas tujuh pemain

Saat ini, Persija sudah merombak skuad pasca Super League 2025/26 tuntas. Ada tujuh pemain yang mereka lepas, dengan dua pemain yang pergi karena pinjaman tuntas.
Dilansir keterangan resmi Persija, pemain-pemain yang dilepas adalah Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Maxwell Souza, dan Allano Lima karena kontrak berakhir, serta Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie yang masa peminjamannya usai.

















