Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tahapan Transfer Pemain Bola, Bukan Sekadar Pamer Jersey
ilustrasi pertandingan sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
  • Transfer pemain dimulai jauh sebelum bursa dibuka melalui pemantauan scout dan analis data, yang menilai performa, usia, potensi nilai, serta sisa kontrak target.
  • Pendekatan dilakukan lewat agen dengan izin klub pemilik; bila diperlukan pemain mengajukan transfer request, lalu klub membahas biaya, cicilan, bonus, gaji, kontrak, dan hak citra.
  • Setelah tes medis serta izin kerja, data kedua klub harus cocok di FIFA TMS untuk pengesahan transfer; pemain kemudian diperkenalkan melalui konten media sosial klub.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bursa transfer selalu menyajikan drama yang bikin deg-degan. Kabar yang berseliweran di media sosial kerap berakhir bahagia saat melihat foto sang pemain memegang jersey klub barunya. Namun, di balik jepretan kamera dan senyuman manis rekrutan baru, ada proses rumit terjadi di belakang layar. Penasaran seperti apa prosesnya? Yuk, simak tahapan transfer pemain bola berikut ini!

1. Pemantauan mendalam oleh tim pemandu bakat dan analis data

Proses transfer kerap dimulai berbulan-bulan sebelum jendela transfer dibuka. Tim pemandu bakat (scout) dan analis data bertugas mengamati performa target secara langsung maupun lewat data statistik. Dilansir The Athletic, nilai transfer seorang pemain tidak hanya ditentukan oleh performanya saat ini, tetapi juga oleh usia, potensi nilai pada masa depan, serta sisa durasi kontrak di klubnya sekarang.

2. Pemain incaran mulai didekati melalui sang agen dan diketahui klub

Di balik negosiasi, agen atau perantara memegang peranan sangat penting. Agen bertugas menyampaikan keinginan kliennya kepada klub pembeli. Pada tahap ini, klub harus berhati-hati agar tidak melanggar aturan tapping up, yaitu praktik ilegal menghubungi pemain secara langsung tanpa izin tertulis dari klub pemiliknya. Biasanya, tahapan ini yang paling mudah bocor kepada media, kebanyakan secara sengaja.

3. Jika klub pemilik enggan memberi izin, sang pemain menyerahkan transfer request

Jika klub pemilik enggan menjual, tetapi si pemain bersikeras untuk pindah, ia dapat mengajukan permintaan transfer (transfer request) secara formal. Dilansir Goal, dokumen resmi ini menjadi sinyal terbuka bahwa sang pemain sudah tidak ingin bertahan lama-lama di klubnya sekarang. Walau tidak menjamin kepindahan 100 persen, langkah ini biasanya memaksa klub pemilik untuk mau duduk di meja negosiasi.

4. Proses negosiasi dimulai, membahas nilai transfer hingga syarat personal (personal terms)

Setelah klub pembeli melayangkan penawaran resmi, kedua klub akan melakukan negosiasi mengenai besaran harga, struktur cicilan, hingga bonus (add-ons). Jika nilai transfer disepakati, giliran agen pemain mematangkan syarat personal dengan klub baru. Hal-hal tersebut meliputi besaran gaji, bonus performa jika mencetak gol atau mencapai menit bermain tertentu, durasi kontrak, hingga hak citra (image rights). Tahapan ini selalu berjalan alot dan biasanya butuh waktu berhari-hari.

5. Setelah negosiasi, calon pemain menjalani tes medis dan kepengurusan izin kerja

Calon pemain baru wajib menjalani tes medis guna memastikan tidak ada masalah yang berisiko muncul pada kemudian hari. Tes tersebut meliputi pemeriksaan fisik menyeluruh, evaluasi fungsi jantung dan darah, serta pemindaian MRI pada sendi dan otot untuk mendeteksi riwayat cedera tersembunyi sebelum kontrak ditandatangani. Dilansir OneFootball, untuk liga seperti English Premier League, klub juga harus mengurus izin kerja (work permit) pemain melalui sistem berbasis poin yang ditetapkan otoritas setempat federasi dan kementerian selepas Britania Raya keluar dari Uni Eropa.

6. Mengunggah data kepada FIFA sebagai bagian dari verifikasi bahwa transfer berhasil

Setelah semua tes medis selesai dan calon pemain baru dinyatakan lolos, kedua klub wajib mengunggah data kepada FIFA Transfer Matching System (TMS). Dilansir LawInSport, detail informasi dari kedua klub harus cocok 100 persen dan biasanya hanya butuh waktu beberapa menit. Jika ada data yang tidak sesuai atau terlambat, transfer dipastikan gagal. Setelah dokumen terverifikasi liga dan otoritas FIFA, transfer dinyatakan sah secara hukum. Namun, keseluruhan proses penerbitan International Transfer Certificate (ITC) memakan waktu hingga maksimal 7 hari kerja sejak asosiasi sepak bola asal mengajukan permintaan.

7. Sang pemain baru kemudian diperkenalkan klub melalui media sosial

Setelah verifikasi FIFA keluar dan transfer dinyatakan sah, giliran tim media yang beraksi. Mereka menyiapkan video perkenalan, sesi foto dengan jersey klub baru, serta wawancara perdana yang dikemas secara eksklusif. Konten peresmian sang rekrutan anyar kemudian diunggah ke media sosial dan selalu disambut antusias para suporter klub.

Drama panjang di balik layar pun berakhir, menandai dimulainya babak baru dalam karier sang pemain. Kendati demikian, proses transfer memang butuh ketelitian tinggi serta keterlibatan banyak pihak. Dari tujuh tahapan di atas, mana yang menurutmu paling menegangkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article