Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Azerbaijan 2026

5 min read
5 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Azerbaijan 2026
Sebastian Vettel saat menjalani pekan balap F1 GP Azerbaijan 2018. (commons.wikimedia.org/ibrahimferhadli)
  • GP Azerbaijan 2026 menjadi seri ke-15 Formula 1 dan berlangsung 24–26 September di Sirkuit Jalanan Baku, dengan balapan digelar Sabtu, 26 September pukul 18.00 WIB.
  • Pirelli membawa kompon C3, C4, dan C5 sebagai paket ban paling lunak; aspal Baku yang mulus diperkirakan mendukung strategi satu pit stop serta stint soft lebih panjang.
  • Pekan balap diprediksi cerah tanpa hujan, tetapi embusan angin berpotensi memengaruhi aerodinamika. Jadwal balapan dimajukan ke Sabtu untuk mengakomodasi Hari Peringatan Azerbaijan pada 27 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Formula 1 bakal menggelar pekan balap GP Azerbaijan yang berlangsung pada 24--26 September 2026. Ini menjadi seri ke-15 dalam kalender kejuaraan musim ini. Sirkuit Jalanan Baku akan menjadi tuan rumah GP Azerbaijan.

Ada sejumlah hal menarik mengenai GP Azerbaijan 2026. Salah satunya terkait balapan yang digelar pada Sabtu sore waktu setempat. Apa saja fakta menjelang pekan balap GP Azerbaijan kali ini?

  1. 1. Sirkuit Baku pertama kali melangsungkan balapan Formula 1 pada 2016 dengan menjadi tuan rumah GP Eropa

    Sirkuit Jalanan Baku pertama kali masuk kalender Formula 1 pada 2016. Ketika itu, sirkuit sepanjang 6,003 kilometer tersebut menjadi tuan rumah GP Eropa. Nico Rosberg merupakan pembalap pertama yang meraih kemenangan di sana.

    Pembalap asal Jerman itu berhasil finis di depan Sebastian Vettel dengan keunggulan 16,696 detik. Rosberg juga menorehkan grand slam kedua dalam kariernya di kejuaraan. Itu terjadi setelah Rosberg meraih pole position, memenangi balapan, mencatatkan waktu tercepat, dan memimpin balapan dari awal hingga akhir.

    Sejak saat itu, Sirkuit Baku rutin masuk kalender Formula 1 hingga saat ini sebagai tuan rumah GP Azerbaijan. Seri balap tersebut sempat absen pada 2020. Adanya pembatasan memasuki negara akibat COVID-19 menjadi penyebab batalnya pekan balap GP Azerbaijan kala itu.

  2. 2. Sergio Perez dan Max Verstappen menjadi pembalap yang mengoleksi kemenangan terbanyak di Sirkuit Baku

    Sirkuit Baku telah melangsungkan sembilan seri balap mengacu data StatsF1 per 23 September 2026. Dari jumlah tersebut, ada tujuh pembalap yang berhasil finis sebagai pemenang. Sergio Perez dan Max Verstappen tercatat sebagai pembalap dengan torehan kemenangan terbanyak di Sirkuit Baku.

    Keduanya sama-sama meraup dua kemenangan. Uniknya, Perez dan Verstappen membukukan kemenangan saat memperkuat Red Bull. Perez naik podium tertinggi pada 2021 dan 2023, sedangan Verstappen mencetak kemenangan pada 2022 dan 2025. Daftar pembalap yang membukukan kemenangan di Sirkuit Baku adalah sebagai berikut:

    1. Sergio Perez - 2 kemenangan;
    2. Max Verstappen - 2 kemenangan;
    3. Nico Rosberg - 1 kemenangan;
    4. Daniel Ricciardo - 1 kemenangan;
    5. Lewis Hamilton - 1 kemenangan;
    6. Valtteri Bottas - 1 kemenangan;
    7. Oscar Piastri - 1 kemenangan.

  3. 3. Pirelli membawa paket ban paling lunak untuk pekan balap GP Azerbaijan 2026

    Pirelli menyediakan paket ban paling lunak dalam pekan balap GP Azerbaijan 2026. Pemasok ban asal Italia itu menyediakan ban C3 (hard), C4 (medium), dan C5 (soft). Pembalap nantinya akan memperoleh 2 set ban hard, 3 set ban medium, dan 8 set ban soft.

    Tambahan satu set ban soft tersedia bagi pembalap yang berhasil lolos kepada sesi kualifikasi ketiga (Q3). Semua pembalap wajib memakai minimal dua jenis ban slick berbeda saat balapan dalam kondisi trek kering. Pirelli juga tetap membawa paket ban intermediate dan full wet jika diperlukan.

    Pirelli memprediksi tim akan melakukan strategi satu kali pit stop saat balapan. Itu dapat terjadi karena faktor aspal trek yang relatif mulus. Selain itu, beberapa ruas jalan yang menjadi bagian sirkuit telah mengalami pengaspalan ulang. Area yang diaspal ulang berdampak di tikungan 2, 3, dan 4. Hal ini menyebabkan daya cengkeram menjadi lebih rendah.

    "Aspal yang relatif mulus dan tidak terlalu abrasif akan menghasilkan tingkat keausan dan degradasi ban yang sangat rendah. Strategi pit stop menjadi skenario yang paling mungkin dilakukan. Ban soft memungkinkan stint sangat panjang. Ini seperti yang terjadi baru-baru ini di Sirkuit Monza. Sirkuit tersebut punya karakteristik serupa dengan Sirkuit Baku," bunyi pernyataan resmi Pirelli dilansir Formula 1.

  4. 4. Pekan balap GP Azerbaijan akan berlangsung dalam kondisi cerah tanpa adanya peluang hujan

    Pekan balap Formula 1 GP Azerbaijan 2026 diperkirakan berlangsung dalam kondisi cerah tanpa adanya peluang hujan. Sesi latihan bebas pertama dan kedua yang dihelat pada Kamis (24/9/2026) berlangsung dengan suhu udara dalam kisaran 22--28 derajat Celsius. Suhu trek diprediksi bakal mencapai 49 derajat Celsius.

    Suhu relatif rendah terjadi pada Jumat (25/9/2026) saat penyelenggaraan sesi latihan ketiga dan kualifikasi. Suhu udara berada dalam rentang 20--24 derajat Celsius. Adapun suhu trek berpotensi menyentuh angka 41 derajat Celsius. Kecepatan angin rata-rata berada pada kisaran 24,5 km/jam. Namun, pembalap perlu mencermati potensi embusan angin yang mencapai 64,8 km/jam karena dapat sedikit memengaruhi aspek aerodinamika mobil ketika melaju di lintasan.

    Balapan yang dihelat pada Sabtu (26/9/2026) bakal berlangsung dengan suhu yang berkisar dalam rentang 20--26 derajat Celsius. Suhu trek nantinya bakal mencapai 43 derajat Celsius. Kecepatan angin rata-rata sebesar 15,5 km/jam dengan embusan terkencang bakal menyentuh angka 43,2 km/jam.

  5. 5. Balapan di Sirkuit Baku digelar pada Sabtu untuk mengakomodasi Hari Peringatan Azerbaijan

    Balapan GP Azerbaijan umumnya digelar pada Minggu sore waktu setempat. Namun, hal berbeda terjadi pada edisi musim ini. Balapan di Sirkuit Baku bakal dilangsungkan pada Sabtu sore.

    Perubahan jadwal tersebut dilakukan guna mengakomodasi Hari Peringatan Azerbaijan yang jatuh pada 27 September. PlanetF1 melansir, hari nasional tersebut ditetapkan pada Desember 2020. Penetapan terjadi beberapa pekan setelah kesepakatan gencatan senjata dalam Perang Nagorno-Karabakh Kedua yang melibatkan Azerbaijan, Armenia, dan Artsakh. Tanggal 27 September 2020 merupakan tanggal dimulainya perang yang terjadi di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh.

    Promotor GP Azerbaijan dan pihak pemerintah mengajukan permohonan untuk memajukan tanggal penyelenggaraan balapan agar dapat memperingati hari nasional. Pengajuan tersebut mendapat persetujuan Formula 1. Adapun jadwal lengkap GP Azerbaijan 2026 dapat dilihat dalam daftar berikut:

    • Kamis, 24 September 2026
      • Sesi latihan bebas pertama: 15:30--16:30 WIB;
      • Sesi latihan bebas kedua: 19:00--20:00 WIB;
    • Jumat, 25 September 2026
      • Sesi latihan bebas ketiga: 15:30--16:30 WIB;
      • Kualifikasi: 19:00--20:00 WIB;
    • Sabtu, 26 September 2026
      • Balapan: 18:00 WIB.

    Penggemar motorsport tentu tak boleh melewatkan seri balap GP Azerbaijan 2026. Apalagi, balapan di sirkuit jalanan ini kerap menghadirkan drama seru. Siapa yang nantinya naik podium tertinggi? Menarik untuk ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More