Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tim Formula 1 yang Meraih Kemenangan Menggunakan Mesin Honda

6 Tim Formula 1 yang Meraih Kemenangan Menggunakan Mesin Honda
ilustrasi pembalap Honda di Formula 1 (pexels.com/Adriaan Greyling)
Intinya Sih
  • Honda akan kembali ke Formula 1 pada musim 2026 sebagai pemasok mesin untuk Aston Martin setelah sukses besar bersama Red Bull pada 2021.
  • Sepanjang sejarahnya, Honda mencatat total 89 kemenangan di Formula 1 melalui enam tim berbeda, termasuk McLaren, Williams, dan Red Bull.
  • McLaren menjadi tim tersukses dengan 44 kemenangan bersama Honda, disusul Williams dengan 23 kemenangan dan Red Bull dengan 16 kemenangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musim 2026 menandai kembalinya Honda sebagai salah satu pemasok mesin di Formula 1 sejak menjadi juara dunia bersama Red Bull pada 2021. Honda akan menyuplai mesin bagi Aston Martin. Namun, musim 2026 sepertinya akan menjadi musim yang sulit bagi Aston Martin dan Honda jika melihat berbagai masalah sepanjang pramusim.

Honda sejatinya merupakan salah satu produsen mesin terbaik dalam sejarah Formula 1. Pabrikan asal Jepang tersebut telah meraup 89 kemenangan. Berikut enam tim yang pernah meraih kemenangan menggunakan mesin Honda per 3 Maret 2026.

1. AlphaTauri meraih kemenangan mengejutkan di GP Italia 2020 melalui Pierre Gasly

AlphaTauri atau yang sekarang dikenal sebagai Racing Bulls menggunakan mesin Honda pada 2018--2021. Meski bukanlah tim papan atas, AlphaTauri pernah sekali meraih kemenangan di Formula 1 melalui Pierre Gasly di GP Italia 2020.

Kemenangan tersebut cukup mengejutkan karena Gasly memulai balapan dari posisi kesepuluh. Gasly beruntung karena mengganti ban tepat satu lap sebelum safety car masuk pada lap ke-19. Kondisi tersebut membuat posisi Gasly bisa tetap berada di lintasan ketika para pembalap lain memasuki pit lane. Gasly juga diuntungkan karena Lewis Hamilton mendapat penalti 10 detik.

2. Lotus meraih dua kemenangan menggunakan mesin Honda pada 1987

Lotus bekerja sama dengan Honda sebagai pemasok mesin pada musim 1987 setelah Renault mundur dari Formula 1. Lotus cukup kompetitif meski bukan pesaing utama dalam perebutan gelar juara dunia. Terlebih mereka memiliki pembalap sekelas Ayrton Senna di balik kemudi.

Senna memberikan dua kemenangan bagi Lotus pada 1987. Kemenangan tersebut dicetak secara beruntun di GP Monako dan GP Detroit. Kerja sama Lotus dan Honda berakhir setelah musim 1988 karena Honda memilih fokus bersama McLaren.

3. Honda tiga kali meraih kemenangan sebagai konstruktor

Honda lebih dulu turun sebagai konstruktor sebelum menjadi pemasok mesin. Debut mereka terjadi pada 1964 dengan Ronnie Bucknum sebagai pembalap. Semusim berselang, Honda meraih kemenangan perdana di GP Meksiko melalui Richie Ginther. Honda meraih satu kemenangan lagi di GP Italia 1967 melalui John Surtees sebelum mundur setelah musim 1968.

Setelah absen sangat panjang, Honda kembali masuk sebagai konstruktor pada 2006. Musim itu mereka meraih satu kemenangan di GP Hungaria melalui Jenson Button. Sayang, Honda kembali mundur dari Formula 1 setelah musim 2008 akibat krisis ekonomi global.

4. Red Bull meraih 16 kemenangan selama menggunakan mesin Honda

Red Bull memilih Honda sebagai pemasok mesin pada 2019 setelah berpisah dengan Renault. Padahal, Honda punya rekam jejak buruk pada era turbo hybrid. Keputusan tersebut pada akhirnya berbuah manis dengan gelar juara dunia yang diraih Max Verstappen pada 2021. Kerja sama Red Bull dan Honda menghasilkan total 16 kemenangan.

Kerja sama tersebut tak berlangsung lama karena Honda mundur dari Formula 1 setelah musim 2021. Namun, Honda tak meninggalkan Red Bull begitu saja. Mereka memberikan mesin tersebut yang kemudian disulap menjadi Red Bull Powertrains (RBPT). Honda juga masih memberikan beberapa dukungan teknis. Mesin RBPT terbukti masih sangat kompetitif dengan memberikan tiga gelar juara dunia bagi Verstappen.

5. Williams mencatatkan 23 kemenangan selama bekerja sama dengan Honda

Williams memutuskan berpisah dengan Ford-Cosworth sebagai pemasok mesin karena hasil buruk pada 1983. Williams memutuskan menggunakan mesin Honda untuk seri terakhir di GP Afrika Selatan. Hasilnya Keke Rosberg berhasil finis di urutan kelima.

Kemenangan pertama Williams menggunakan mesin Honda disumbangkan Rosberg di GP Monako 1983. Setelah itu, Williams tampil sebagai salah satu tim paling dominan di Formula 1. Mereka meraup total 23 kemenangan serta meraih gelar juara dunia melalui Nelson Piquet pada 1987. Kebersamaan keduanya berakhir setelah musim 1987.

6. McLaren jadi yang terbanyak meraih kemenangan bersama Honda dengan 44 kemenangan

McLaren menikmati masa kejayaan bersama Honda pada 1988--1992. Bagaimana tidak, McLaren mampu meraup 44 kemenangan selama periode tersebut. Kerja sama keduanya mengantar Alain Prost menjadi juara dunia pada 1989 dan Ayrton Senna pada 1988, 1990, dan 1991.

McLaren dan Honda kembali menjalin kerja sama pada 2015. Sayang, kali itu mesin tubro hybrid buatan Honda justru gagal total. Tak hanya gagal meraih kemenangan, McLaren bahkan menjadi salah satu tim terburuk di lintasan. Hasil yang mengecewakan membuat McLaren memutuskan untuk berpisah setelah musim 2018.

Honda memilik sejarah bagus sebagai pemasok mesin di Formula 1. Lantas, apa yang bisa diberikan Honda kepada Aston Martin pada 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More