3 Tim Kazakhstan yang Pernah Tampil di Kompetisi Eropa

- Shakhter Karagandy tampil di Liga Europa 2013/2014- Shakhter Karagandy pertama kali tampil di kompetisi Eropa pada 2008/2009.- Mereka menjadi tim Kazakhstan pertama yang tampil di putaran final kompetisi antar klub Eropa.
- Astana jadi tim Kazakhstan yang paling sering tampil di kompetisi antar klub Eropa- Astana merupakan tim Kazakhstan pertama yang tampil di putaran final Liga Champions pada 2015/2016.- Mereka menjadi tim Kazakhstan yang paling sering tampil di putaran final kompetisi antar klub Eropa dengan tujuh penampilan.
- Kairat berhasil lolos ke Liga Champions 2025/2026- Kairat menjadi tim Kazakhstan kedua setelah Astana yang mampu tampil
Kazakhstan merupakan negara yang cukup unik karena memilih untuk bergabung dengan UEFA dibanding AFC meski berlokasi di Asia. Kazakhstan mulai bergabung dengan UEFA pada 2002. Sebelumnya, mereka sempat bermain di bawah naungan AFC pada 1994--2002.
Sejak bergabung dengan UEFA, performa Kazakhstan tak terlalu bagus baik di level klub maupun tim nasional. Tim-tim asal Kazakhstan cukup jarang berkompetisi di turnamen antar klub Eropa, seperti Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa. Mereka juga tak mampu melaju jauh jika berhasil lolos ke putaran final.
Buruknya performa tim asal Kazakhstan membuat lolosnya Kairat ke putaran final Liga Champions 2025/2026 terbilang mengejutkan. Terlebih mereka mengalahkan raksasa Skotlandia, Celtic, pada babak playoff kualifikasi. Kairat menjadi 1 dari 3 tim Kazakhstan yang pernah menembus putaran final kompetisi antar klub Eropa.
1. Shakhter Karagandy tampil di Liga Europa 2013/2014
Shakhter Karagandy pertama kali berkesempatan tampil di kompetisi Eropa pada 2008/2009. Sayang, mereka saat itu takluk dari wakil Hungaria, Debrecen, pada babak kualifikasi. Setelah itu, Shakhter sempat beberapa kali tampil babak kualifikasi Liga Europa maupun Liga Champions tetapi selalu gagal menembus putaran final.
Shakhter akhirnya berhasil tampil di putaran final Liga Europa 2013/2014. Mereka saat itu sebenarnya lebih dulu mengikuti kualifikasi Liga Champions. Namun, kekalahan atas Celtic membuat Shakhter harus rela turun ke Liga Europa. Shakhter mencetak sejarah sebagai tim Kazakhstan pertama yang tampil di putaran final kompetisi antar klub Eropa.
Shakhter tergabung di Grup L bersama AZ Alkmaar, PAOK Thessaloniki, dan Maccabi Haifa. Shakhter tak bisa berbuat banyak menghadapi tiga tim tersebut. Mereka menjadi juru kunci karena hanya mencetak 2 poin hasil dari 2 kali imbang kontra AZ dan Maccabi Haifa.
Shakhter kembali berkesempatan tampil di kompetisi antar klub Eropa pada 2014/2015 di Liga Europa dan 2021/2022 di Liga Konferensi Eropa. Sayang, mereka gagal lolos ke putaran final karena takluk pada babak kualifikasi. Pada 2014/2015, Shakhter kalah dari Hajduk Split, sementara pada 2021/2022 kalah dari Maccabi Tel Aviv.
2. Astana jadi tim Kazakhstan yang paling sering tampil di kompetisi antar klub Eropa
Astana merupakan tim Kazakhstan pertama yang tampil di putaran final Liga Champions. Prestasi apik tersebut tercipta pada 2015/2016. Astana mencapai fase grup setelah mengalahkan Maribor, HJK, dan Apoel Nicosia pada babak kualifikasi.
Astana tergabung ke Grup C bersama tiga tim yang cukup sering tampil di Liga Champions, yakni Galatasaray, Benfica, dan Atletico Madrid. Astana yang kurang pengalaman tak bisa berbuat banyak. Mereka finis sebagai juru kunci dengan empat poin. Meski begitu, mereka sempat menahan imbang ketiga tim tersebut.
Selain Liga Champions, Astana pernah empat kali tampil di putaran final Liga Europa pada 2016--2020. Prestasi terbaik mereka adalah menembus babak 32 besar pada 2017/2018 sebelum takluk dari Sporting CP. Sementara, mereka selalu terhenti pada fase grup pada 3 musim lainnya.
Astana juga pernah berkompetisi di putaran final Liga Konferensi Eropa sebanyak dua kali pada 2023/2024 dan 2024/2025. Sayang, mereka tak mampu menembus fase gugur dalam dua edisi tersebut. Astana menjadi tim Kazakhstan yang paling sering tampil di putaran final kompetisi antar klub Eropa dengan tujuh penampilan.
3. Kairat berhasil lolos ke Liga Champions 2025/2026
Kairat yang merupakan juara Liga Kazakhstan 2024 mendapat kesempatan untuk tampil di Liga Champions 2025/2026. Namun, mereka harus memulai kiprah mereka dari babak pertama kualifikasi. Kairat sukses mengalahkan Olimpija Ljubljana, Kuopion Palloseura, dan Slovan Bratislava untuk menantang Celtic pada playoff.
Kairat jelas menjadi tim yang tidak diunggulkan menghadapi raksasa Skotlandia tersebut. Namun, mereka sukses menahan imbang Celtic tanpa gol dalam dua leg. Kairat kemudian menang melalui adu penalti untuk mengunci satu tiket ke putaran final Liga Champions.
Kairat menjadi tim Kazakhstan kedua setelah Astana yang mampu tampil di putaran final Liga Champions. Sebelumnya, langkah mereka dua kali terjegal pada babak kualifikasi. Kairat takluk dari Artemdia Bratislava pada 2005/2006 dan Red Star Belgrade pada 2021/2022.
Performa terbaik Kairat di kompetisi Eropa sebelumnya adalah tampil di putaran final Liga Konferensi Eropa 2021/2022. Sayang, langkah mereka saat itu terhenti pada fase grup. Kairat menjadi juru kunci Grup H yang juga dihuni FC Basel, Qarabag, dan Omonia.
Tiga tim di atas mencetak sejarah bagi sepak bola Kazakhstan dengan menembus putaran final kompetisi Eropa. Namun, hanya Astana yang mampu lolos ke fase gugur. Lantas, apakah Kairat mampu berbicara banyak di Liga Champions 2025/2026 ini? Menarik untuk disaksikan.