Transfer Kilat Casemiro ke Manchester United, Uang Jadi Alasannya?
Banyak pihak belum percaya bahwa Casemiro benar-benar meninggalkan Real Madrid demi Manchester United. Transfer ini cukup mengejutkan karena terjadi sangat cepat.
Ketertarikan Setan Merah pada sang gelandang awalnya dinilai sebagai rumor belaka. Namun, tanpa banyak drama, dalam hitungan hari manajemen Manchester United berhasil meyakinkan sang pemain. Beberapa pihak menilai transfer ini tidak lepas dari uang sebagai alasan utama. Benarkah?
1. Casemiro resmi menjadi milik Manchester United
Real Madrid telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa gelandang andalannya ini meninggalkan Santiago Bernabeu musim panas ini. Dia bakal menuju Manchester United setelah ditebus dengan mahar 60 juta euro atau sekitar Rp895 miliar.
Pemain asal Brasil ini menjadi rekrutan keempat Setan Merah setelah Christian Eriksen, Lisandro Martinez, dan Tyrell Malacia. Dia bakal menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun hingga 2026.
2. Sudah merasakan hampir semua gelar di level klub bersama Real Madrid
Casemiro adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini. Dia telah mendapatkan segalanya bersama Real Madrid. Selama 9 tahun di Santiago Bernabeu, dia mempersembahkan 5 gelar Liga Champions, 3 LaLiga, dan 3 FIFA Club World Cup. Sebuah catatan fantastis yang hanya sedikit pemain mampu menyamainya.
Musim ini Real Madrid berpeluang besar mempertahankan gelar, baik LaLiga maupun Liga Champions sehingga keputusan meninggalkan Los Blancos demi Manchester United, yang sedang terpuruk, cukup aneh. Sang pemain dikabarkan ingin merasakan petualangan baru dan Premier League dinilai tempat yang tepat bagi karier dia selanjutnya. Sepanjang kariernya di Eropa, Casemiro hanya pernah berkostum Porto sebagai pemain pinjaman di luar Real Madrid.
3. Hijrah ke Manchester United sangat masuk akal
Banyak pihak menilai uang menjadi alasan utama di balik transfer Casemiro ini. Sang pemain dilaporkan bakal menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Manchester United. Saat ini rekor gaji tertinggi dipegang Cristiano Ronaldo di angka 510 ribu pound sterling atau sekitar Rp9 miliar per pekan.
Sementara itu, peringkat kedua ditempati David De Gea di angka 375 ribu pound sterling atau sekitar Rp6,6 miliar per pekan. Casemiro diyakini akan mendapatkan bayaran di kisaran nilai tengah keduanya. Pemain 30 tahun ini juga mendapatkan kontrak jangka panjang selama 4 tahun dengan opsi tambahan 1 tahun.
Ini adalah sebuah tawaran yang akan sangat sulit ditolak untuk pemain yang telah berkepala tiga. Mereka membutuhkan sebuah jaminan di penghujung kariernya. Hal yang bakal sulit Casemiro dapatkan di Real Madrid.
4. Real Madrid telah bersiap menghadapi kondisi ini
Apa pun alasan Casemiro meninggalkan Real Madrid, itu cukup masuk akal demi mengamankan kariernya. Pasalnya, Real Madrid telah mempersiapkan calon penerusnya pada diri Edouard Camavinga dan Aurélien Tchouaméni.
Kontraknya di Real Madrid hanya menyisakan 1 tahun lagi. Jika mendapatkan kontrak baru, El Real diyakini hanya akan memberikan kontrak jangka pendek. Beberapa musim terakhir Real Madrid sendiri sedang meregenerasi skuad utamanya.
Mereka tak segan melepas pemain bintang, seperti yang terjadi pada Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos. Keputusan Casemiro menerima pinangan Manchester United cukup cerdik.
5. Bisakah Casemiro membawa Setan Merah keluar dari krisis?

Masalahnya saat ini adalah mampukah Casemiro membawa Setan Merah keluar dari krisis? Ketika di Real Madrid, dia berduet dengan dua gelandang terbaik dunia, Toni Kroos dan Luka Modric. Namun, di Manchester United dia kemungkinan berduet dengan Fred, Bruno Fernandes, dan Scott McTominay.
Harus diakui ketiganya kerap tampil inkonsisten dan tidak memiliki mentalitas juara. Belum lagi proses adaptasi yang memakan waktu, tuntutan fans, dan kritkan media Inggris yang sangat pedas. Musim lalu, eks Real Madrid lainnya, Raphael Varane dan Cristiano Ronaldo, tak mampu berbuat banyak. Lalu, bagaimana dengan Casemiro?
Terwujudnya transfer Casemiro dalam waktu yang singkat layak diacungi jempol. Manajemen Manchester United cukup serius memperbaiki berbagai masalah yang saat ini menjangkiti klub. Namun, ini belumlah cukup karena masalah Setan Merah cukup kompleks.



















