Trauma SEA Games 2025 Jadi Bensin Timnas Futsal di Piala Asia 2026
- Amril akui ada penurunan saat lawan Vietnam
- Luka yang harus jadi pemicu semangat
- Tidak boleh puas dengan emas SEA Games
Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia memang meraih emas SEA Games 2025. Namun, ternyata ada trauma yang melanda di ajang itu, dan hal tersebut dijadikan bensin bagi Piala Asia 2026 nanti.
Asisten pelatih Timnas Futsal, Amril Daulay, menyebut ada satu trauma yang melanda tim saat SEA Games 2025. Trauma itu ada dalam kekalahan lawan Vietnam, dan ternyata terperam dalam batin para pemain.
1. Amril akui ada penurunan saat lawan Vietnam

Ditemui di Cibubur, Senin (5/1/2026), Amril mengakui ada penurunan yang dialami para pemainnya di laga lawan Vietnam saat SEA Games 2025. Hasilnya, Timnas Futsal harus mereguk kekalahan di laga tersebut, dan itu jadi trauma.
"Kita lihat performa mereka saat SEA Games 2025, sempat ada penurunan lawan Vietnam, finishing mereka tak maksimal sehingga kami kalah. Di situ, mereka merasa tertampar," ujar Amril.
2. Luka yang harus jadi pemicu semangat
Amril menyebut, luka saat laga lawan Vietnam di SEA Games 2025 harus jadi pemicu semangat Timnas Futsal, terutama di Piala Asia 2026. Alhasil, apa yang terjadi lawan Vietnam disulap bak trauma bagi para pemain.
"Jadi untuk ke depannya kita bisa ingat, kalau tidak maksimal, nanti mungkin di Piala Asia merasakan hal itu lagi (kekalahan dari Vietnam), jadi seperti kayak bikin trauma, mereka tidak mau lagi merasakan hasil yang tidak enak seperti itu," kata Amril.
3. Tidak boleh puas dengan emas SEA Games

Amril mengingatkan kepada para pemain Timnas Futsal, tak boleh puas dengan raihan emas SEA Games 2025. Memang secara keseluruhan mereka bagus, tetapi ruang perbaikan itu tetap ada.
"Secara keseluruhan dari SEA Games 2025, Timnas Futsal sudah cukup baik, tapi kita tidak bisa puas di situ, masih banyak area-area lain yang bisa kita tingkatkan lagi agar lebih maksimal di Piala Asia 2026," ujar Amril.



















