Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak di Serie A per 25 Februari 2026

5 Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak di Serie A per 25 Februari 2026
ilustrasi permainan sepak bola (unsplash.com/My Profit Tutor)
Intinya Sih
  • Serie A musim 2025/2026 masih dikuasai Inter Milan dengan 64 poin, sementara AC Milan dan Napoli belum mampu memberi tekanan berarti di papan atas.
  • Lima kiper tampil menonjol dengan jumlah penyelamatan terbanyak: Emil Audero, Arijanet Muric, Elia Caprile, Ivan Provedel, dan Marco Carnesecchi.
  • Performa gemilang para penjaga gawang ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas tim mereka di tengah ketatnya persaingan Serie A musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perebutan posisi papan atas Serie A Italia 2025/2026 mungkin belum seketat yang dibayangkan banyak orang. Inter Milan masih memimpin dengan 64 poin. AC Milan dan Napoli memang membayangi, tapi belum cukup memberikan ancaman nyata. Sorotan utama justru mengarah kepada panasnya rivalitas di papan tengah maupun bawah. Bagaimana tiap tim berusaha untuk memperbaiki posisinya atau bertahan di Serie A musim berikutnya.

Di tengah persaingan tersebut, peran penjaga gawang tak boleh dilupakan. Mereka garis pertahanan terakhir yang wajib tampil maksimal di tiap laga. Satu penyelamatan bisa sama berharganya dengan satu gol kemenangan.

Menariknya, jika merujuk pada data versi Fotmob dan Opta, ada lima kiper yang tampil menonjol dengan jumlah penyelamatan paling banyak. Bagaimana performa mereka sampai pekan ke-26 Serie A 2025/2026?

1. Emil Audero (96) mampu tampil konsisten bersama Cremonese

Emil Audero dipinjam Cremonese dari Como 1907 sejak musim panas 2025. Sejak awal, Cremonese bisa dikatakan cukup tepat memilih Emil Audero sebagai penjaga gawang utama mereka pada 2025/2026. Kiper utama Timnas Indonesia ini telah melakukan pencegahan gol sebesar 1,99 dan sanggup melakukan 96 penyelamatan. Ia juga mampu mengadang 1 tendangan penalti lawan dari 3 kesempatan. Namun, Cremonese masih terjebak di posisi ke-17 Serie A saat ini.

2. Arijanet Muric masih terpilih sebagai kiper utama Sassuolo

Arijanet Muric baru bergabung dengan Sassuolo pada Agustus 2025. Kiper berusia 27 tahun itu datang dengan status pinjaman dari klub English Premier League, Ipswich Town, sampai Juni 2026 mendatang. Di bawah arahan Fabio Grosso, penjaga gawang asal Kosovo ini telah membukukan pencegahan gol sebesar 2,46 dan sukses melakukan 92 penyelamatan. Ia pun mampu membawa timnya bersaing di papan tengah Serie A saat ini.

3. Elia Caprile tampil stabil bersama Cagliari

Elia Caprile berlabuh ke Cagliari pada musim panas 2025. Mantan kiper Italia U-21 ini dipermanenkan Cagliari dari Napoli setelah semusim berstatus sebagai pinjaman. Ia langsung menjadi pilihan utama Fabio Pisacane di posisi penjaga gawang pada 2025/2026. Ini dianggap pilihan yang cukup tepat karena ia mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Elia sukses mencatatkan pencegahan gol sebesar 4,06 dan mampu melakukan 92 penyelamatan. Sayangnya, Cagliari masih tertahan di posisi ke-13 Serie A saat ini.

4. Ivan Provedel berhasil menunjukkan kemampuannya bersama Lazio

Ivan Provedel telah menjadi bagian dari Lazio sejak Agustus 2022. Kiper senior berusia 31 tahun itu selalu menjadi pilihan utama Maurizio Sarri musim ini. Eks kiper Spezia tersebut kembali menampilkan performa menonjol di bawah mistar gawang Lazio. Ia melakukan pencegahan gol sebesar 6,44 dan melakukan 87 penyelamatan. Aksinya cukup lengkap dengan menghalau 1 tendangan penalti lawan dari 4 kesempatan. Lazio dibawanya bertengger di papan tengah Serie A saat ini.

5. Marco Carnesecchi sukses jadi kiper andalan Atlanta

Marco Carnesecchi bergabung bersama Atalanta pada Juli 2019. Walaupun sempat dipinjamkan kepada sejumlah klub Italia, perlahan kemampuannya mulai berkembang di bawah asuhan Atlanta Raffaele Palladino. Pada paruh musim 2025/2026 ini, Carnesecchi tercatat melakukan pencegahan gol sebesar 7,93 dan mampu menyelamatkan gawangnya sebanyak 83 kali. Saat ini, Ia berpeluang mengantarkan timnya menembus persaingan papan atas Serie A 2025/2026.

Refleks cepat, pengambilan posisi, hingga keberanian dalam duel 1 lawan 1 menjadi kunci keberhasilan mereka melakukan berbagai aksi gemilang. Saat laga terlihat berat sebelah di atas lapangan, penyelamatan demi penyelamatan mereka sering kali mengubah momentum dan hasil pertandingan. Tak berlebihan jika menyebut mereka sebagai fondasi kokoh pertahanan dalam perjalanan klub masing-masing di Serie A musim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More